Isuzu Traga. Autogear.id/Alun Segoro
Isuzu Traga. Autogear.id/Alun Segoro

Test Drive

Pembuktian DNA Irit Isuzu Traga Lewat Kencan Sehari

Ekawan Raharja • 07 Oktober 2022 10:00
Bekasi: Sejauh ini Isuzu sudah melengkapi diri dalam penerapan kebijakan standar emisi gas buang Euro 4. Bahkan pabrikan asal Jepang saat ini telah mempersiapkan semua line up produknya dengan mesin Euro 4, sesuai dengan spesifikasi yang sudah ditentukan oleh pemerintah.
 
“Selama ini kami gencar mengedukasi seputar emisi gas buang. Dengan semua line up produk yang sudah mengusung mesin berteknologi Euro 4. Karenanya kami yakin dapat menjawab tantangan terkait target penurunan emisi gas buang,” tutur Technical Product Support Division Head PT Isuzu Astra Motor Indonesia (IAMI), Beny Dwyanto, di Isuzu Training Center Pondok Ungu, Bekasi, Jawa Barat pada Kamis (6-10-2022).
 
Instruktur Training Center PT IAMI, Thomas Aquino Wijanarka, mengatakan sejak 10 tahun lalu produk-produk yang digunakan sudah mengusung mesin Common Rail. “Perlu diketahui, salah satu komponen utama dalam penerapan standar Euro 4 adalah mesin Common Rail,” tukasnya di lokasi yang sama.
 
Thomas menambahkan dengan adanya sejumlah perangkat pendukung kebijakan Euro 4 pada mesin Common Rail yang ada, membuat semua kendaraan semakin bekerja secara optimal. Terutama dari sisi efisiensi, aman, nyaman, ketangguhan, dan ramah lingkungan.
 
“Kalau bicara irit, selama ini memang DNA kami adalah kendaraan irit dan efisien. Dengan menggunakan mesin Euro 4, maka mobil-mobil kami semakin efisien, namun tetap dapat diandalkan, menjadi real partner para penggunanya,” tuturnya.
 

Pengetesan Efisiensi Isuzu Traga

Dalam kesempatan membuktikan DNA tadi, tim Autogear berpeluang menjajal Isuzu Traga yang merupakan singkatan dari Extra Lega. Traga adalah kendaraan niaga pick up untuk menggantikan model Bison dan menyaingi Mitsubishi Colt L300.
 
Selama menjajal Traga, tim ditantang untuk menjadi eco driver. Pengemudi yang ekonomis, irit dan efisien, dalam pengkonsumsian bahan bakar kendaraannya. Mengendarai mobil pikap ini dengan sejumlah tantangan yang dipersiapkan, kemudian dicari siapa pengemudi yang paling eco driving dalam kegiatan kali ini.
 
Untuk menentukannya, panitia memiliki alat yang disebut Health Report. Fungsinya merekam data yang ada di kendaraan yang dikemudikan masing-masing peserta. Autogear.id merasakan bagaimana Traga ini terasa ringan, mudah dikendalikan, kendati pada bak belakangnya terisi puluhan karung pasir dengan berat total 1,4 ton.
 
Melibas setiap tantangan yang disajikan dalam perlombaan tersebut, berbekal transfer ilmu yang diberikan sang instruktur. Alhasil, pada akhir lomba Autogear.id berhasil menyabet juara kedua dengan catatan Health Report 10.30 poin, dengan waktu mengendarai kurang dari 5 menit. (Alun Segoro/Autogear.id)
 
(ERA)




LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif