Seoul: Kia Motors siap mengungkapkan mobil konsep terbarunya, yaitu All-Electric dengan nama Niro EV. Mobil sekaligus menjadi harapan dan visi Kia akan mobilitas masa depan di Consumer Electronics Show 2018 (CES) yang bakal berlangsung di pada Minggu (7/1/2018) akhir pekan ini.
Menggabungkan kekuatan desain Kia dengan powertrain baterai-listrik yang mereka klaim sangat efisien, konsep baru ini mewakili eksistensi Kia untuk melangkah ke depan. Mereka bahkan menegaskan sudah siap memasuki elektrifikasi dunia otomotif global.
Konsep ini juga dilengkapi dengan mesin antarmuka dengan manusia yang tidak pernah terlihat sebelumnya atau human machine interface (HMI) dan sistem pencahayaan ‘motion graphic’ yang baru. Potensi teknologi inilah yang mereka manfaatkan untuk pengenalan pasar beberapa tahun ke depan.
Selain konsep baru Kia, brand ini akan mengungkapkan berbagai fitur dan inovasi baru sebuah kendaraan di ajang CES 2018. Pameran interaktif Kia “Beyond Autonomous Driving’ menggabungkan teknologi yang sudah ada dan teknologi masa depan untuk menjelaskan rencana perusahaan mengenai kendaraan otonomus.
Kia akan menghadirkan tiga ruang pamer dengan desain pameran kokpit yang bergaya dan interaktif. Tujuiannya untuk menunjukkan bagaimana mereka menggabungkan teknologi baru untuk meningkatkan komunikasi dan interaksi antara penghuninya dan kendaraan. Ini termasuk teknologi baru advance drive assistance dan perintis fungsi HMI, serta koneksi 5G dalam mobil pertama di dunia.
“Kia melakukan eksplorasi bagaimana cara mengadaptasi teknologi baru ini untuk para pelanggannya. Di CES, kami berbagi strategi dan visi untuk mobilitas masa depan dan menghadirkan berbagai teknologi canggih yang diharapkan oleh pelanggan kami,” ujar Wakil Ketua dan Kepala Pusat R&D Hyundai-Kia, Dr. Woong-Cheol Yang.
Komitmen Kia menghadirkan kendaraan ramah lingkungan dan menyongsong era elektrifikasi otomotif dunia, patut diacungi jempol. Mengingat mereka juga punya cara tersendiri untuk membuat kompetisi teknologi mobil listrik ini jadi lebih seru. Tinggal melihat, sejauh mana keunggulan teknologi mereka atas merek-merek lainnya.
Seoul: Kia Motors siap mengungkapkan mobil konsep terbarunya, yaitu All-Electric dengan nama Niro EV. Mobil sekaligus menjadi harapan dan visi Kia akan mobilitas masa depan di Consumer Electronics Show 2018 (CES) yang bakal berlangsung di pada Minggu (7/1/2018) akhir pekan ini.
Menggabungkan kekuatan desain Kia dengan powertrain baterai-listrik yang mereka klaim sangat efisien, konsep baru ini mewakili eksistensi Kia untuk melangkah ke depan. Mereka bahkan menegaskan sudah siap memasuki elektrifikasi dunia otomotif global.

Konsep ini juga dilengkapi dengan mesin antarmuka dengan manusia yang tidak pernah terlihat sebelumnya atau human machine interface (HMI) dan sistem pencahayaan ‘motion graphic’ yang baru. Potensi teknologi inilah yang mereka manfaatkan untuk pengenalan pasar beberapa tahun ke depan.
Selain konsep baru Kia, brand ini akan mengungkapkan berbagai fitur dan inovasi baru sebuah kendaraan di ajang CES 2018. Pameran interaktif Kia “Beyond Autonomous Driving’ menggabungkan teknologi yang sudah ada dan teknologi masa depan untuk menjelaskan rencana perusahaan mengenai kendaraan otonomus.

Kia akan menghadirkan tiga ruang pamer dengan desain pameran kokpit yang bergaya dan interaktif. Tujuiannya untuk menunjukkan bagaimana mereka menggabungkan teknologi baru untuk meningkatkan komunikasi dan interaksi antara penghuninya dan kendaraan. Ini termasuk teknologi baru advance drive assistance dan perintis fungsi HMI, serta koneksi 5G dalam mobil pertama di dunia.
“Kia melakukan eksplorasi bagaimana cara mengadaptasi teknologi baru ini untuk para pelanggannya. Di CES, kami berbagi strategi dan visi untuk mobilitas masa depan dan menghadirkan berbagai teknologi canggih yang diharapkan oleh pelanggan kami,” ujar Wakil Ketua dan Kepala Pusat R&D Hyundai-Kia, Dr. Woong-Cheol Yang.

Komitmen Kia menghadirkan kendaraan ramah lingkungan dan menyongsong era elektrifikasi otomotif dunia, patut diacungi jempol. Mengingat mereka juga punya cara tersendiri untuk membuat kompetisi teknologi mobil listrik ini jadi lebih seru. Tinggal melihat, sejauh mana keunggulan teknologi mereka atas merek-merek lainnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(UDA)