Layanan towing untuk mobil yang terkena banjir. Asuransi Astra
Layanan towing untuk mobil yang terkena banjir. Asuransi Astra

Ini Tips Antisipasi Banjir & Klaim Asuransi Mobil

Ekawan Raharja • 28 Januari 2026 08:34
Ringkasnya gini..
  • Peringatkan hujan lebat hingga ekstrem di sejumlah wilayah Indonesia awal 2026.
  • Masyarakat diminta siaga, siapkan tas darurat, amankan rumah dan evakuasi kendaraan.
  • Jika mobil terendam, jangan nyalakan mesin dan segera hubungi asuransi untuk hindari gagal klaim.
Jakarta: Memasuki awal 2026, curah hujan dengan intensitas tinggi masih terjadi di berbagai wilayah Indonesia. Kondisi ini meningkatkan risiko banjir yang berpotensi mengganggu aktivitas masyarakat serta menimbulkan kerugian materiil seperti mobil terendam banjir.
 
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memperkirakan, sebagian dari wilayah Jakarta dan sekitarnya akan diguyur hujan lebat, Selasa, 27 Januari 2026. BMKG juga sudah mengeluarkan peringatan dini cuaca ekstrem selama lima hari, yakni 26-30 Januari 2026. 
 
Selain curah hujan tinggi, peningkatan debit sungai juga menjadi faktor utama penyebab banjir. Warga yang tinggal di sekitar aliran sungai diimbau memantau ketinggian air secara berkala. Khusus Jakarta dan sekitarnya, informasi kondisi pintu air dapat diakses melalui situs resmi posko banjir DKI Jakarta.

Langkah Antisipasi Banjir

Untuk meminimalkan risiko, masyarakat dapat melakukan sejumlah langkah berikut:

1. Pantau informasi resmi

Ikuti pembaruan cuaca dari BMKG, BNPB, dan pemerintah daerah. Simpan nomor darurat seperti Ambulans (119), Pemadam Kebakaran (113), SAR/BASARNAS (115), Posko Bencana Alam (129), BNPB (117), serta Garda Akses 24 Jam (1500112/WhatsApp 08950 1 500 112).

Baca Juga:
Komponen di Kendaraan Ini, Wajib Dicek Usai Libas Banjir

2. Siapkan tas darurat

Isi dengan air minum, makanan tahan lama, pakaian hangat, obat-obatan, perlengkapan P3K, senter, serta dokumen penting dalam wadah kedap air.

3. Amankan rumah

Pindahkan barang berharga ke tempat lebih tinggi dan matikan aliran listrik, air, serta gas untuk mencegah korsleting dan risiko kecelakaan.

4. Kenali rute evakuasi

Pastikan mengetahui jalur evakuasi dan lokasi pengungsian terdekat.

5. Evakuasi kendaraan

Pindahkan kendaraan ke lokasi lebih tinggi. Jika tidak memungkinkan, cabut kabel aki, tutup knalpot, dan keluarkan barang berharga dari dalam mobil.

Jika Mobil Terendam Banjir

Apabila kendaraan sudah terendam, pemilik disarankan tidak panik dan melakukan langkah berikut:

Baca Juga:
Toyota Siapkan Tiga Mobil Listrik Baru di IIMS 2026

1. Pastikan posisi mobil aman

Jika memungkinkan, pindahkan ke tempat lebih tinggi. Untuk pemilik asuransi Garda Oto, dapat menghubungi Garda Siaga melalui aplikasi myGarda atau Garda Akses 24 Jam.

2. Lepaskan kabel negatif aki

Langkah ini mencegah korsleting listrik dan kerusakan komponen kelistrikan. Terminal negatif biasanya ditandai simbol minus (-) dengan kabel hitam.

3. Cek kondisi oli

Jika oli berubah warna menjadi putih seperti susu, kemungkinan telah tercampur air dan perlu dikuras di bengkel resmi.

4. Jangan menyalakan mesin

Menyalakan mesin saat terendam dapat merusak komponen dan menyebabkan korsleting.

Pemilik kendaraan juga diimbau tidak melakukan perbaikan sendiri sebelum menghubungi pihak asuransi untuk menghindari potensi gagal klaim. Dalam Polis Standar Asuransi Kendaraan Bermotor Indonesia (PSAKBI) pasal 3 ayat 4 disebutkan bahwa asuransi tidak menjamin kerusakan jika kendaraan dikemudikan secara paksa dalam kondisi rusak atau tidak laik jalan.
 
“Di tengah cuaca ekstrem yang masih melanda, kewaspadaan, kepedulian, dan kebersamaan juga menjadi perlindungan yang berharga. Dengan saling berbagi informasi, mematuhi imbauan pemerintah, serta mempersiapkan diri sejak dini, kita dapat meminimalkan risiko dari banjir dan menjaga keselamatan orang-orang tercinta. Tentunya, keselamatan pelanggan kami menjadi yang utama, sehingga jika ada situasi darurat pelanggan dapat langsung menghubungi Garda Siaga melalui aplikasi myGarda atau Garda Akses 24 Jam,” ujar Head of PR, Marcomm, & Event Asuransi Astra, Laurentius Iwan Pranoto, melalui keterangan resminya.
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(UDA)




TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan