Program APM

Uji Kemampuan, Super Ace dan Xenon Bakal Jelajahi Sumatera

Ahmad Garuda 13 Juli 2018 19:16 WIB
tata motors
Uji Kemampuan, Super Ace dan Xenon Bakal Jelajahi Sumatera
Tata Xenon HD dan Super Ace HT bakal buktikan performa sejauh 2.500 km estafet dari Aceh hingga Jakarta untuk menjelajah pasar tradisional. Tata Motors
Jakarta: Menguji performa mobil niaga, bukan hanya dengan membawa beban dengan bobot muatan ekstrim, namun juga daya tahan hingga performanya saat digunakan dalam waktu yang lama. Konsep itulah yang kemudian ditelurkan oleh Tata Motors untuk menghidupkan pasar tradisional yang mulai ditinggalkan masyarakat.

Pengetesan performa hingga kemampuan dua produk mereka yaitu Tata Super Ace HT dan Xenon HD, mereka usung dengan tema besar Jelajah Pasar Nusantara 2018. Konsep ini mereka pilih sebagai langkah besar untuk membangkitkan kembali tren berdagang dan berbelanja di pasar tradisional. Lantaran metode berdagang ini menjadi kekuatan perekonomian bangsa Indonesia selama ini.

"Kami memang sengaja menantang beberapa teman untuk melakukan pengetesan ekstrim ini. Total jarak tempuh yang akan mereka jalani adalah sejauh 2.500 kilometer yang akan ditempuh dari pasar Peunayong di Aceh hingga ke Jakarta. Terdapat tujuh kota yang akan disinggahi tim penguji ini dan mereka akan memenuhi beberapa tantangan yang kami berikan. Tujuannya untuk menghidupkan pasar tradisional yang mulai ditinggalkan," ujar Presiden Direktur PT Tata Motors Distribusi Indonesia (TMDI), Biswadev Sengupta dalam pernyataan resminya.

Biswadev melanjutkan bahwa Jelajah Pasar Nusantara 2018 ini akan diawali dari seri Sumatera. Total waktu perjalanan yang mereka siapkan adalah selama 20 hari dengan menyinggahi kota-kota yang sudah ditunjuk. Mereka akan ikut melakukan aktifitas unik yang bentuknya bisa beragam.


Menurut koordinator regu yang akan melakukan pengetesan ini yaitu Endi Supriatna, bahwa tantangan yang akan mereka jawab kali ini sangat berbeda dari tantangan test drive lainnya. Mereka akan mengunjungi pasar-pasar tradisional dengan membawa muatan penuh. Ragam transaksi jual beli atau bisa jadi barter barang dengan bobot yang kurang lebih sama akan mereka lakukan.

Muatan ini akan mereka pasok ke beberapa stop point seperti panti asuhan, sekolah-sekolah yang memang wilayah jangkauannya dipilih yang jalurnya cukup ekstrim. Perjalanan ini nantinya diprediksi akan berlangsung selama 20 hari mulai 20 Juli hingga awal Agustus mendatang.

"Jalur yang akan kami pilih yaitu jalur lintas utara Sumatera. Jalur ini merupakan jalur utama transportasi sejak dahulu kala. Model penyampaian informasinya nanti, sebagai bayangan mungkin akan diisi bobot dengan berat satu ton atau lebih. Kami juga belum tahu, ragam barang seberat hingga satu ton itu apa saja."

Biswadev menambahkan bahwa Tata Motors sangat berharap program ini bisa berjalan dengan lancar. Ini akan jadi program percontohan untuk wilayah Indonesia lainnya.

Untuk seri pertama ini akan berawal dari perjalanan akan dimulai dari pasar Peunayong-Aceh, menuju Lhoksukon, bergerak ke Binjai, lanjut ke Pekanbaru, mampir di Jambi, Palembang, Lampung, lalu menyeberang hingga Jakarta.

Sekilas tentang kedua mobil yang akan digunakan dalam jelajah ini yaitu, Super Ace HT adalah kendaraan niaga ringan yang baru diluncurkan 2017 lalu. Mengusung mesin diesel berkapasitas 1.405 cc yang dilengkapi dengan teknologi turbo charged intercooled. Meski tenaga maksimalnya hanya 70 daya kuda, namun bicara torsi, mobil ini sanggup memuntahkan 135 Newton meter di putaran mesin cukup kecil yaitu 2.500 RPM.

Sementara untuk Xenon HD menawarkan mesin diesel dua kali lipat kapasitas mesin Super Ace HT yaitu 3.000 cc tanpa turbo. Bicara soal kekuatan berlari mobil ini tak jauh berbeda dengan Super Ace HT yaitu hanya 75 daya kuda. Tapi kalau bicara soal torsi, puntiran tenaga dari mesinya mencapai 275 Nm yang sudah bisa dirasakan di 1.350-1.600 RPM. Artinya, mobil ini rasanya takkan kesulitan untuk menggendong bobot 1 ton hingga 3 ton (maks).



(UDA)

metro tv
  • Opsi Opsi
  • kick andy Kick Andy
  • economic challenges Economic Challenges
  • 360 360

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id