Defogger ini cukup membantu untuk mengusir embun dari kaca mobil. Yourmechanic
Defogger ini cukup membantu untuk mengusir embun dari kaca mobil. Yourmechanic

Mengenal Dua Tipe Defogger Mobil

Otomotif tips knowledge
M. Bagus Rachmanto • 10 Desember 2019 12:39
Jakarta: Beberapa mobil saat ini sudah dilengkapi dengan deffoger di kaca. Tentu pemilik mobil harus tahu fungsi fitur ini dan kapan waktu yang tepat untuk mengaktifkan deffoger.
 
Menurut laman resmi Hyundai, defogger ada di kaca mobil untuk mencegah untuk terjadinya pengembunan di kaca. Fitur ini sangat berguna saat kondisi cuaca basah atau musim hujan. Dengan itu visibilitas bisa lebih maksimal dan mengurangi risiko terjadinya kecelakaan.
 
Defogger bisa termasuk sebagai salah satu upaya meningkatkan keselamatan berkendara, khususnya saat berkendara di musim hujan atau salju. Fitur ini tentu cocok di Indonesia yang memiliki curah hujan yang tinggi.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Biasanya ada dua tipe defogger yang terpasang pada mobil. Satu yang terhubung dengan AC (air conditioner) dan tipe lain yang terpasang langsung di kaca. Cara kerja keduanya mirip dengan memanfaatkan pemanas untuk mencegah atau menghilangkan pengembunan kaca.
 
Defogger model pertama yang terhubung dengan AC, pengoperasiannya jelas dan mudah. Bisa melalui tombol atau kenop pemutar untuk memilih mode AC. Pada tipe ini, bisa digunakan saat sedang berkendara dalam kodisi hujan lebat dan mulai terjadi pengembunan di kaca depan. Segera aktifkan defogger agar pandangan ke depan tidak terganggu.
 
Waktu yang Tepat Menggunakan Defogger
 
Sementara tipe kedua, umum terpasang pada kaca belakang. Bentuknya seperti garis atau sejumlah filamen yang menempel pada kaca. Kala sistem aktif, arus listrik melewati filamen itu dan menghasilkan panas. Kemudian dari panas itu yang mencegah pengembunan atau pembekuan sehingga kaca tetap jelas untuk dipandang.
 
Banyak yang beranggapan tak membutuhkan defogger di kondisi daerah tropis. Padahal tak cuma saat musim dingin saja defogger bisa digunakan. Musim saat curah hujan tinggi juga bakal membutuhkan defogger kalau kerap berkendara dengan mobil saat hujan turun.
 
Namun pastikan juga deffoger non aktif ketika tidak diperlukan. Menurut situs resmi Daihatsu, penggunaan defogger secara terus menerus bisa membuat kaca mobil retak. Hal itu dapat dipicu karena kaca memuai akibat perubahan suhu yang ditimbulkan oleh defogger.
 
Selain itu, defogger masuk dalam daftar komponen pengguna arus listrik yang cukup besar di mobil. Penggunaannya akan membuat aki harus menyuplai tenaga ekstra. Pemakaian yang tidak terkontrol bisa menyebabkan aki mobil cepat lemah.

 

(UDA)

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif