Jakarta: Changan Lumin menjadi compact car teranyar yang dipasarkan untuk konsumen di Indonesia. Mobil seharga Rp199 juta (on the road DKI Jakarta) itu menawarkan pengalaman berkendara yang 'simple' dan sat set untuk melintasi lalu lintas perkotaan.
Test driver medcom.id mendapatkan kesempatan untuk menjajal Lumin berkeliling Jakarta. Sensasi pertama yang dirasakan adalah interior terasa lega. Dengan panjang 3.270 mm, lebar 1.700 mm, dan tinggi 1.590 mm; memberikan ruang yang angat lega untuk penumpang dengan tinggi 165 cm.
Pengoperasian Lumin juga sangat sederhana, karena untuk menghidupkan mobil cukup dengan menekan tombol start/stop sembari menginjak pedal rem. Di area tengah dasboard tersedia tombol pengaturan AC, sehingga memudahkan untuk menghidupkannya.
Di bagian konsol tengan terdapat knob sebagai pengganti tuas transmisi, mode berkendara, dan power window. Tombol-tombol yang terpusat di tengah ini memudahkan pengemudi untuk melakukan kontrol terhadap mobil.
Baca Juga:
Modal Rp180 Jutaan, Dapat Honda Brio Satya S CVT
Knob diputar ke posisi D di mode berkendara eco, pedal gas diinjak, maka mobil pun mulai berjalan. Terasa tarikan pertama Lumin tergolong halus, instan torsi khas mobil listrik yang ditawarkan tidak sampai mengagetkan pengemudi.
Performa yang ditawarkan oleh Lumin untuk penggunaan sehari-hari tergolong lebih cukup. Para insinyur di China memberikan motor listrik sebagai penggerak di roda depan dengan tenaga 35 kw dan torsi 83 Nm.
Baterainya berkuran 28.08 kWh dengan jarak tempuhnya sampai 301 KM. Selama perjalanan juga tidak perlu was-was karena tersedia fitur Fast Charging sampai 35 kW.
Jadi sebagai orang yang pertama kali mengendarai Lumin, rasanya bisa segera menguasai mobil ini. Semua dibuat sederhana dan memudahkan pengemudi dalam pengoperasian mobil. Cocok buat orang-orang yang butuh mobil sat-set.
Jakarta: Changan Lumin menjadi compact car teranyar yang dipasarkan untuk konsumen di Indonesia.
Mobil seharga Rp199 juta (on the road DKI Jakarta) itu menawarkan pengalaman berkendara yang 'simple' dan sat set untuk melintasi
lalu lintas perkotaan.
Test driver
medcom.id mendapatkan kesempatan untuk menjajal Lumin berkeliling Jakarta. Sensasi pertama yang dirasakan adalah interior terasa lega. Dengan panjang 3.270 mm, lebar 1.700 mm, dan tinggi 1.590 mm; memberikan ruang yang angat lega untuk penumpang dengan tinggi 165 cm.
Pengoperasian Lumin juga sangat sederhana, karena untuk menghidupkan mobil cukup dengan menekan tombol start/stop sembari menginjak pedal rem. Di area tengah dasboard tersedia tombol pengaturan AC, sehingga memudahkan untuk menghidupkannya.
Di bagian konsol tengan terdapat knob sebagai pengganti tuas transmisi, mode berkendara, dan power window. Tombol-tombol yang terpusat di tengah ini memudahkan pengemudi untuk melakukan kontrol terhadap mobil.
Knob diputar ke posisi D di mode berkendara eco, pedal gas diinjak, maka mobil pun mulai berjalan. Terasa tarikan pertama Lumin tergolong halus, instan torsi khas mobil listrik yang ditawarkan tidak sampai mengagetkan pengemudi.
Performa yang ditawarkan oleh Lumin untuk penggunaan sehari-hari tergolong lebih cukup. Para insinyur di China memberikan motor listrik sebagai penggerak di roda depan dengan tenaga 35 kw dan torsi 83 Nm.
Baterainya berkuran 28.08 kWh dengan jarak tempuhnya sampai 301 KM. Selama perjalanan juga tidak perlu was-was karena tersedia fitur Fast Charging sampai 35 kW.
Jadi sebagai orang yang pertama kali mengendarai Lumin, rasanya bisa segera menguasai mobil ini. Semua dibuat sederhana dan memudahkan pengemudi dalam pengoperasian mobil. Cocok buat orang-orang yang butuh mobil sat-set.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(UDA)