Jakarta: Pada Jumat (16-1-2026) terjadi kebakaran mobil DFSK Gelora E di ruas Tol Lingkar Luar Jakarta (JORR) arah Cilandak menuju Ragunan. Pihak PT Sokonindo Automobile memastikan bahwa kebakaran tersebut bukan disebabkan dari baterai.
Director of Sales Center PT Sokonindo Automobile, Cing Hok Rifin, membeberkan hasil pemeriksaan internal menunjukan sejumlah komponen kelistrikan masih dalam kondisi utuh. battery pack, kabel tegangan tinggi, Power Distribution Unit (PDU), soket, dinamo motor, On Board Charger (OBC), hingga Motor Control Unit (MCU) masih dalam kondisi baik.
“Kebakaran terlihat dari dalam kabin lalu ke atas (api). Jadi kita bisa pastikan bukan karena baterai. Kemungkinan besar kebakaran terjadi dari kabin depan lalu merembet ke jok baris kedua,” kata Cing Hok Rifin pada Selasa (20 Januari 2026) di Pondok Indah Jakarta Selatan.
Tim Medcom.id juga sudah melihat secara langsung unit yang terbakar. Kemudian untuk komponen utama mobil listrik, seperti baterai dan OBC, tidak terbakar. Bagian baterai pun masih utuh tanpa ada bekas-bekas terbakar.
Baca Juga:
Pulang Kerja Naik Mobil, Inget Jalanan Ganjil Genap di Jakarta
Gelora E minibus yang terbakar menggunakan baterai berteknologi Lithium-ion dengan kapasitas 42 kWH, memberikan jarak tempuh sejauh 300 km. Gelora E menawarkan kemampuan pengisian cepat dengan dukungan fast charging, memungkinkan pengisian ulang dari kapasitas baterai 20 persen hingga 80 persen hanya dalam 80 menit.
Sedangkan untuk penyebab kebakaran sendiri belum diketahui. Nantinya akan ada pihak ketiga yang akan melakukan investiasi dan bakal memberikan keterangan.
“Masih dalam tahap investigasi, kita tidak bisa memutuskan sumbernya dari apa, nanti pihak ketiga saja yang akan memberikan keterangan lebih lanjut,” tambahnya.
Jakarta: Pada Jumat (16-1-2026) terjadi kebakaran mobil
DFSK Gelora E di ruas Tol Lingkar Luar Jakarta (
JORR) arah Cilandak menuju Ragunan. Pihak PT Sokonindo Automobile memastikan bahwa kebakaran tersebut bukan disebabkan dari baterai.
Director of Sales Center PT Sokonindo Automobile, Cing Hok Rifin, membeberkan hasil pemeriksaan internal menunjukan sejumlah komponen kelistrikan masih dalam kondisi utuh. battery pack, kabel tegangan tinggi, Power Distribution Unit (PDU), soket, dinamo motor, On Board Charger (OBC), hingga Motor Control Unit (MCU) masih dalam kondisi baik.
“Kebakaran terlihat dari dalam kabin lalu ke atas (api). Jadi kita bisa pastikan bukan karena baterai. Kemungkinan besar kebakaran terjadi dari kabin depan lalu merembet ke jok baris kedua,” kata Cing Hok Rifin pada Selasa (20 Januari 2026) di Pondok Indah Jakarta Selatan.
Tim Medcom.id juga sudah melihat secara langsung unit yang terbakar. Kemudian untuk komponen utama mobil listrik, seperti baterai dan OBC, tidak terbakar. Bagian baterai pun masih utuh tanpa ada bekas-bekas terbakar.
Gelora E minibus yang terbakar menggunakan baterai berteknologi Lithium-ion dengan kapasitas 42 kWH, memberikan jarak tempuh sejauh 300 km. Gelora E menawarkan kemampuan pengisian cepat dengan dukungan fast charging, memungkinkan pengisian ulang dari kapasitas baterai 20 persen hingga 80 persen hanya dalam 80 menit.
Sedangkan untuk penyebab kebakaran sendiri belum diketahui. Nantinya akan ada pihak ketiga yang akan melakukan investiasi dan bakal memberikan keterangan.
“Masih dalam tahap investigasi, kita tidak bisa memutuskan sumbernya dari apa, nanti pihak ketiga saja yang akan memberikan keterangan lebih lanjut,” tambahnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(UDA)