Area showroom Dealer Mazda Simprug Jakarta. Medcom.id/Ekawan Raharja
Area showroom Dealer Mazda Simprug Jakarta. Medcom.id/Ekawan Raharja

Bos Mazda Indonesia Akui Kenaikan Harga BBM Pengaruhi Konsumen Membeli Mobil

Ekawan Raharja • 16 Juli 2026 15:04
Ringkasnya gini..
  • Mazda mengakui kenaikan harga BBM membuat sebagian konsumen lebih berhati-hati dalam membeli mobil.
  • Perusahaan menjaga minat pembeli dengan menawarkan nilai tambah produk meski ada perubahan perilaku konsumen.
  • Mazda Indonesia mengedepankan keunggulan produk dan nilai yang diterima konsumen
DKI Jakarta: Kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) mulai memengaruhi perilaku konsumen dalam membeli mobil. Kondisi tersebut diakui oleh Mazda Indonesia yang melihat sebagian calon pelanggan menjadi lebih berhati-hati sebelum memutuskan melakukan pembelian kendaraan.
 
Chief Operating Officer Mazda Indonesia, Ricky Thio, mengatakan kenaikan harga BBM turut menjadi salah satu faktor yang dipertimbangkan konsumen. Meski demikian, perusahaan berupaya menjaga minat pembeli dengan menonjolkan nilai tambah yang ditawarkan setiap produk.
 
"Ya, ada, beberapa pelanggan kami ada yang tanya, ada yang jadi berpikir-pikir, tapi, tugas kita adalah memberikan jawaban, menjelaskan dari segi nilai-nilai yang beda," kata Ricky pada Rabu (15-7-2026) di Simprug Jakarta Selatan.

Menurut Ricky dampak kenaikan harga BBM terhadap pasar otomotif memang tidak bisa diabaikan. Namun besarnya pengaruh tersebut masih dapat dikelola melalui strategi yang tepat dalam memberikan edukasi kepada konsumen.

Baca Juga:
Aira ev Tampil Perdana, Intip Perjalanan 9 Tahun Wuling di Indonesia


"Jadi, saya rasa bohong kalau misalnya ada pergerakan yang cukup besar di pasar atau di masyarakat tidak memberikan dampak apa-apa," ia menambahkan.
 
Ricky mengungkapkan ada sejumlah konsumen yang menunda atau kembali mempertimbangkan rencana pembelian kendaraan setelah harga BBM mengalami kenaikan. Namun ia tidak merinci jumlah maupun persentase perubahan tersebut.
 
"Ada, satu dua pasti ada. Tidak mungkin sama sekali tidak ada. Kalau saya bilang sama sekali tidak ada, itu artinya saya bohong. Tapi, bagaimana cara kita mengelolanya saja, dan bagaimana kita bisa tetap stabil," katanya.
 
Untuk menjaga penjualan tetap stabil, Mazda Indonesia mengedepankan keunggulan produk dan nilai yang diterima konsumen. Strategi tersebut diharapkan mampu menjaga daya tarik kendaraan Mazda di tengah meningkatnya biaya operasional kendaraan akibat kenaikan harga BBM.
 
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda
(UDA)




TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan