Menteri Ekraf apresiasi sinergi untuk membesarkan industri kreatif di bidang balap mobil oleh Dewa United Motorsports. medcom-uda
Menteri Ekraf apresiasi sinergi untuk membesarkan industri kreatif di bidang balap mobil oleh Dewa United Motorsports. medcom-uda

DUMS Bangun Industri Kreatif di Dunia Balap, Begini Tanggapan Menteri Ekraf

Ahmad Garuda • 30 Maret 2026 11:36
Ringkasnya gini..
  • Partisipasi Dewa United Motorsports tahun ini membangun industri kreatif di dunia balap tanah air, ditanggapi dengan baik oleh banyak pihak.
  • Kemenkraf melihat banyak hal yang bisa disentuh untuk membuat balap mobil di Indonesia bisa menjadi industri yang menghasilkan dalam segi finansial.
  • Bagi Kemenkraf RI sendiri, industri kreatif dan konten di dunia balap bisa menjadi nilai menarik
Jakarta - Partisipasi Dewa United Motorsports tahun ini membangun industri kreatif di dunia balap tanah air, ditanggapi dengan baik oleh banyak pihak. Termasuk dari Kementerian Ekonomi Kreatif Republik Indonesia (Kemenkraf RI). 
 
Mereka bahkan melihat bahwa sinergi ini diwujudkan melalui dukungannya dalam peluncuran tim Dewa United Motorsports untuk musim balap 2026 pada Minggu (29/3/2026) di PIK-2, Jakarta Utara. Kemenkraf RI melihat banyak hal yang bisa disentuh untuk membuat dunia balap mobil di Indonesia bisa menjadi industri yang menghasilkan dalam segi finansial. 
 
Terutama dalam industri kreatif yang melibatkan banyak pihak. Bagi Kemenkraf RI sendiri, industri kreatif dan konten di dunia balap bisa menjadi nilai menarik lantaran bisa menjadi subsektor film, video serta konten digital yang bisa menjadi IP Indonesia di mata dunia. 

"Dunia balap bukan hanya soal balapan, tetapi telah berkembang menjadi ekosistem yang menghubungkan olah raga, hiburan, dan kreativitas. Di balik satu kompetisi, ada peran desainer, kreator konten, hingga pelaku UMKM yang ikut bergerak," ungkap Menteri Ekonomi Kreatif Republik Indonesia, Teuku Riefky Harsya.

Baca Juga:
Dewa United Motorsport Pasang Target Tinggi di Kompetisi Balap 2026


Ia melanjutkan bahwa pemerintah melihat inisiatif ini sebagai contoh konkret kolaborasi lintas sektor yang mampu mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif. Ke depan, mereka juga mendorong penguatan ekosistem melalui Master Plan Ekonomi Kreatif Nasional.
 
Termasuk menjadikan modifikasi otomotif sebagai subsektor baru yang membuka lebih banyak peluang bagi talenta kreatif lokal. Dengan begitu banyak peluang usaha yang bisa tercipta. Sehingga, paradigma selama ini yang tercipta tentang tim balap butuh sponsor, bisa saja bergeser. 
 
Justru, sponsor yang membutuhkan tim balap untuk exposure brand. Dengan sinergi yang dilakukan tersebut, kolaborasi ini akan membangun motorsport creative ecosystem Indonesia melalui konten, brand, dan experience. 
 
"Kami melihat dukungan dari Kemenkraf dan para stake holder ini sangat positif sekali. Apalagi, secara visi dan misi juga sejalan untuk membangun dunia balap di Tanah Air. Tidak sekadar prestasi, tetapi juga bisa menghidupkan industri kreatif dari dunia balap itu sendiri," pungkas Muliana Saleh pereli yang juga merupakan CEO Dewa United Motorsports.

Baca Juga:
Jangan Asal Ngegas, Begini Cara Biar Motor Matic Tak Boros Bensin


Melalui sinergi ini juga Dewa United Motorsports berusaha untuk membangun impiannya untuk membawa nama Indonesia di kancah balap Internasional.
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(UDA)




TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan