Kabupaten Tangerang: Kendaraan niaga tidak hanya bisa dimanfaatkan untuk segmen-segmen logistik, pariwisata, tambang, hingga perkebunan. Di tengah kebutuhan masyarakat yang kian kompleks, kendaraan niaga bisa memanfaatkan peluang dari indsustri kreatif seperti yang dilakukan oleh Isuzu. Merek asal Jepang ini menunjukan pemanfaatan kendaraan niaga di industri kreatif melalui salon berjalan yang merupakan hasil kolaborasi dengan ParagonCorp dan Karoseri Delima Mandiri.
Communication Management Department Head PT Isuzu Astra Motor Indonesia, Puti Annisa Moeloek, mengatakan kebutuhan pelaku usaha saat ini semakin beragam sehingga membutuhkan kendaraan niaga yang mampu beradaptasi dengan model bisnis yang terus berkembang. Di tengah kebutuhan masyarakat yang terus berkembang dan beragam, kolaborasi bisa menjadi salah satu cara untuk menghadirkan inovasi yang relevan dengan kebutuhan zaman.
"Kami memandang kendaraan niaga bukan hanya sebagai alat transportasi, tetapi sebagai solusi yang mampu mendorong produktivitas dan pertumbuhan bisnis pelanggan. Melalui kolaborasi bersama Delima Mandiri dan ParagonCorp melalui brand Putri, kami ingin menunjukkan inovasi dapat lahir dari sinergi lintas industri. Isuzu Traga Salon Studio menjadi contoh bagaimana kendaraan niaga dapat dikembangkan menjadi ruang usaha yang fungsional, efisien, dan memberikan nilai tambah bagi pelaku usaha," ungkap Annisa di GIIAS 2026.
Annisa menegaskan perusahaan akan terus mengembangkan kolaborasi dengan berbagai mitra, mulai dari perusahaan karoseri hingga pemilik merek, agar pelanggan memperoleh solusi kendaraan yang benar-benar sesuai dengan karakter bisnis mereka.
"Kami percaya kebutuhan mobilitas bisnis akan terus berkembang. Karena itu, Isuzu tidak hanya menghadirkan kendaraan yang tangguh dan andal, tetapi juga membangun kolaborasi dengan berbagai mitra, mulai dari perusahaan karoseri hingga pemilik merek, agar pelanggan memperoleh solusi kendaraan yang benar-benar sesuai dengan karakter bisnis mereka."
Salon berjalan ini memanfaatkan basis kendaraan Traga untuk diubah menjadi ruang salon yang dirancang secara ergonomis untuk mendukung berbagai aktivitas layanan kecantikan. Product Manager PT Delima Mandiri, Albertus Whitney, menjelaskan proses pembangunan karoseri dilakukan melalui pendekatan yang mengutamakan kebutuhan operasional pelanggan.
"kami mengembangkan Traga Salon Studio dengan mengedepankan aspek fungsional, kenyamanan, keamanan, serta efisiensi ruang kerja. Kolaborasi ini membuktikan bahwa kendaraan niaga dapat diubah menjadi fasilitas bisnis bergerak yang siap mendukung operasional pelanggan di berbagai sektor industri," sambung Whitney.
Personal Care Creative Demand Creation Lead Putri, Rifina Afandi, menilai kolaborasi ini sebagai contoh bagaimana inovasi lintas industri dapat menghadirkan pengalaman salon yang lebih dekat, relevan, dan sesuai dengan kebutuhan perawatan rambut setiap konsumen.
"Melalui Putri Salon Studio, kami menghadirkan perwujudan ‘Salon Result Hair, Everyday’ sebagai cara baru menikmati perawatan rambut ala salon yang lebih mudah dijangkau, lebih cepat, dan tetap profesional, sekaligus semakin dekat dan relevan dengan keseharian konsumen," ungkap Rifina.
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda
FOLLOW US
Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan