DP untuk membeli kendaraan baru kini menjadi 40 persen. Auto2000
DP untuk membeli kendaraan baru kini menjadi 40 persen. Auto2000

Pembiayaan Kendaraan

Cegah Risiko Kredit Macet, Perusahaan Pembiayaan Naikkan Standar DP

Otomotif industri otomotif Virus Korona jual beli mobil Kredit Kendaraan virus corona covid-19
Ekawan Raharja • 15 April 2020 13:33
Jakarta: Pandemik covid-19 memang memiliki dampak signifikan terhadap ekonomi di Tanah Air, termasuk pasar otomotif yang terkena getahnya. Pembelian otomotif lesu dan diprediksi oleh Gabungan Industri Kendaraan Bermotor (Gaikindo) hingga akhir tahun akan mengalami penurunan hingga 40 persen.
 
Selain daya beli yang turun, kondisi ini juga diperparah dengan perusahaan pembiayaan yang menaikan down payment (DP) untuk pembelian kendaraan bermotor.
 
Direktur Eksekutif Institute for Development of Economics and Finance (Indef), Tauhid Ahmad, menjelaskan hal tersebut memang menjadi penanda krisis sedang terjadi. Dengan kata lain, perusahaan pembiayaan ingin agar masyarakat menahan dulu keinginan membeli mobil atau motor baru dengan cara menaikan syarat kredit kendaraan.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Situasi sekarang memang serba salah, kenaikkan DP saat ini ya artinya memang situasi sedang krisis. Saat krisis nggak ada yang namanya pembelian itu menjadi prioritas," kata Tauhid dikutip dari Autogear.id.
 
Lebih lanjut, Tauhid Ahmad setuju dengan kebijakan perusahaan pembiayaan yang menaikkan DP pembelian kendaraan. "Menurut saya menaikan DP malah akan mengurangi kesempatan orang untuk membeli. Itu memang benar, karena mengantisipasi efek buruknya," beber Tauhid.
 
Sementara itu, dalam kesempatan yang berbeda, Corporate Secretary & Legal Compliance Division Head Mandiri Tunas Finance, Arif Reza Fahlepi juga mengakui kalau bisnis pembiayaan saat ini tak ingin mengambil resiko. Artinya, bisnis pembiayaan dalam situasi seperti sekarang ini memang tidak mengejar volume. Hal ini pula yang menjadi landasan menaikkan DP pembelian kendaraan baru.
 
"Dari sisi multifinance juga nggak mau ambil risiko tinggi. Kita juga menahan diri untuk memberikan pinjaman kepada konsumen baru," papar Arif.
 
Mandiri Tunas Finance (MTF) menjadi salah satu leasing yang menaikkan DP kredit mobil baru menjadi 40 persen. Padahal, sebelumnya besaran untuk mengajukan kredit kendaraan cukup dengan membayar mahar DP 20 persen.
 
(UDA)


FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif