Amerika Serikat: Tak sedikit yang belum mengenal tentang ketangguhan Jeep Cherokee lawas. Pabrikan mobil Amerika inipun dikenal dengan pembuat jenis sport utility vihicle (SUV), dan hingga kini sudah mengeluarkan beragam modelnya.
Dilansir dari Autoguide, Jeep Cherokee lawas tahun produksi 1975 mejeng di situsnya. 42 tahun perjalanannya, mobil bergenre sporty utilitarian itu sudah menempuh jarak sejauh 71.500 mil atau sekitar 114.000 km.
Melihat jumlah ordometernya, jam terbang yang ditunjukkan Jeep klasik ini bukanlah hal yang mengejutkan. Tapi yang menarik dari SUV ini adalah kelengkapan aksesorisnya yang nampak masih orisinil di bagian luar dan dalam, termasuk warna catnya.
Pernak-pernik orisinil terlihat pada bagian pelek dan ban yang menggunakan model strip putih. Kemudian interior masih menggunakan bawaan asli pabrik dari tahun 70an, dengan aksen warna hitam kombinasi grafis di bagian samping.
Hal menarik lainnya adalah, Jeep Cherokee lansiran 1975 ini mengusung mesin AMC 401 V8, dan disebut sebagai mesin terbesar yang pernah dipasang pada Jeep.
Tenaga yang dihasilkan diklaim mencapai 215 daya kuda, dikawinkan dengan transmisi otomatis 3-kecepatan dan dikirim ke keempat roda menggunakan Jeep 'QuadraTrac' permanent four-wheel-drive.
Meski terbilang tidak dalam kondisi sempurna, tapi setidaknya bisa memberikan gambaran bagi pecinta otomotif, bahwa mejaga orisinilitas mobil sangat penting dan wajib dimiliki untuk sebuah mobil klasik.
Amerika Serikat: Tak sedikit yang belum mengenal tentang ketangguhan Jeep Cherokee lawas. Pabrikan mobil Amerika inipun dikenal dengan pembuat jenis sport utility vihicle (SUV), dan hingga kini sudah mengeluarkan beragam modelnya.
Dilansir dari Autoguide, Jeep Cherokee lawas tahun produksi 1975 mejeng di situsnya. 42 tahun perjalanannya, mobil bergenre sporty utilitarian itu sudah menempuh jarak sejauh 71.500 mil atau sekitar 114.000 km.
Melihat jumlah ordometernya, jam terbang yang ditunjukkan Jeep klasik ini bukanlah hal yang mengejutkan. Tapi yang menarik dari SUV ini adalah kelengkapan aksesorisnya yang nampak masih orisinil di bagian luar dan dalam, termasuk warna catnya.
Pernak-pernik orisinil terlihat pada bagian pelek dan ban yang menggunakan model strip putih. Kemudian interior masih menggunakan bawaan asli pabrik dari tahun 70an, dengan aksen warna hitam kombinasi grafis di bagian samping.
Hal menarik lainnya adalah, Jeep Cherokee lansiran 1975 ini mengusung mesin AMC 401 V8, dan disebut sebagai mesin terbesar yang pernah dipasang pada Jeep.
Tenaga yang dihasilkan diklaim mencapai 215 daya kuda, dikawinkan dengan transmisi otomatis 3-kecepatan dan dikirim ke keempat roda menggunakan Jeep 'QuadraTrac' permanent four-wheel-drive.
Meski terbilang tidak dalam kondisi sempurna, tapi setidaknya bisa memberikan gambaran bagi pecinta otomotif, bahwa mejaga orisinilitas mobil sangat penting dan wajib dimiliki untuk sebuah mobil klasik.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(UDA)