LCGC hanya fokus untuk pasar lokal. MTVN/A.Harry Budiawan
LCGC hanya fokus untuk pasar lokal. MTVN/A.Harry Budiawan

LCGC Diklaim Hanya Fokus untuk Pasar Lokal

Ainto Harry Budiawan • 12 Agustus 2016 16:50
medcom.id, BSD City: Program pemerintah akan mobil murah dan hemat bahan bakar atau sering disebut low cost green car (LCGC) jadi salah satu program unggulan untuk industri otomotif nasional. Mobil ini semakin menjangkau banyak lapisan masyarakat.
 
Tapi sayang, dalam Indonesia International Auto Conference (IIAC) yang berlangsung di hari kedua GAIKINDO Indonesia International Auto Show (GIIAS) yaitu Jumat (12/8/2016), dikatakan kalau LCGC hanya cocok untuk pasar domestik. Sedangkan untuk pasar global mobil ini tidak banyak dibutuhkan.
 
Hal ini dikatakan oleh perwakilan Frost & Sullivan, Vivek Vaidya dalam presentasinya. "LCGC fokus pasar lokal dengan harga yang affordable, serta fitur-fiturnya standar," paparnya di ICE, BSD City.

Vivek melanjutkan, seharus pengembangan mobil juga difokuskan untuk pada tiga unsur. "Pasar potensial, diferensiasi dari kompetitor dan kemampuan bersaing di pasar lokal," katanya.
 
Dari tiga unsur itu, LCGC dianggap lemah pada pasar potensial karena hanya untuk pasar lokal. Meski sebenarnya sejumlah mobil LCGC juga diekspor ke beberapa negara dengan nama lain, seperti Toyota Agya menjadi Wego.
 
Atas dasar ini pula, Indonesia kalah dalam hal ekspor kendaraan bermotor. Meski sebenarnya angka ekspor mobil dari Indonesia terus meningkat dalam lima tahun terakhir.
 
"Bandingkan dengan Thailand yang mengekspor lebih dari satu juta unit 2015 lalu. Itu karena di sana mengembangkan mobil yang juga dapat memenuhi kebutuhan pasar global," tutupnya.
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(UDA)




TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan