BSD City: Wuling Motors hadir dengan Confero dan Cortez yang lebih murah dibandingkan kompetitornya. Selain itu, mereka juga mengklaim layanan purna jualnya juga terjangkau.
After Sales Director Wuling Motors, Taufik S Arief, membeberkan jika biaya servis Confero untuk kepemilikan 5 tahun atau 100 ribu kilometer adalah Rp6.701.132. Jika dirinci maka rata-rata biaya service per tahun Rp1.340.226 atau sebesar Rp111.686 per bulannya.
Kemudian biaya servis Wuling Cortez 1.5 untuk jangka waktu pemakaian 100 ribu kilometer adalah Rp6.030.712 atau Rp1.205.142 per tahun dan Rp100.512 per bulan. Dan untuk biaya servis Wuling Cortez 1.8 selama 100 ribu kilometer adalah Rp6.884.374, atau Rp1.376.875 per tahun dan Rp114.740 per bulan.
Taufik menjelaskan, ada sejumlah strategi yang membuat biaya layanan purna jual mereka lebih miring. Salah satunya kombinasi penggunaan komponen lokal dan komponen dari Tiongkok.
“Harga sparepart kami bisa lebih murah karena sudah 56 persen lokal, sisanya kita impor dari Tiongkok. Kita sudah dapat murah karena di Tiongkok produksinya di sana juga sudah cukup besar jadi biaya produksinya menjadi lebih kecil,” terang Taufik di sela-sela GIIAS 2018.
Kemudian letak produksi suku cadang yang terintegrasi dengan pabrik perakitan di Cikarang, Jawa Barat, juga berpengaruh. Sehingga ketersediaan suku cadang bisa lebih terpantau, termasuk untuk suku cadang bersifat habis kegunaan atau fast moving.
“Kita mempunyai 45 supplier lokal dan 15 diantaranya berada di supplier park,” ungkap Brand Manager Wuling Motors, Dian Asmahani, di waktu yang sama.
Jika membandingkan dengan rata-rata biaya servis Suzuki Ertiga, per lima tahun atau 100 ribu kilometer membutuhkan biaya Rp7.559.500 untuk manual dan Rp7.370.000 untuk otomatis. Jika dirinci, per tahun akan mengeluarkan biaya Rp1.511.900 untuk manual dan Rp1.474.000 untuk otomatis.
BSD City: Wuling Motors hadir dengan Confero dan Cortez yang lebih murah dibandingkan kompetitornya. Selain itu, mereka juga mengklaim layanan purna jualnya juga terjangkau.
After Sales Director Wuling Motors, Taufik S Arief, membeberkan jika biaya servis Confero untuk kepemilikan 5 tahun atau 100 ribu kilometer adalah Rp6.701.132. Jika dirinci maka rata-rata biaya service per tahun Rp1.340.226 atau sebesar Rp111.686 per bulannya.
Kemudian biaya servis Wuling Cortez 1.5 untuk jangka waktu pemakaian 100 ribu kilometer adalah Rp6.030.712 atau Rp1.205.142 per tahun dan Rp100.512 per bulan. Dan untuk biaya servis Wuling Cortez 1.8 selama 100 ribu kilometer adalah Rp6.884.374, atau Rp1.376.875 per tahun dan Rp114.740 per bulan.
Taufik menjelaskan, ada sejumlah strategi yang membuat biaya layanan purna jual mereka lebih miring. Salah satunya kombinasi penggunaan komponen lokal dan komponen dari Tiongkok.

“Harga sparepart kami bisa lebih murah karena sudah 56 persen lokal, sisanya kita impor dari Tiongkok. Kita sudah dapat murah karena di Tiongkok produksinya di sana juga sudah cukup besar jadi biaya produksinya menjadi lebih kecil,” terang Taufik di sela-sela GIIAS 2018.
Kemudian letak produksi suku cadang yang terintegrasi dengan pabrik perakitan di Cikarang, Jawa Barat, juga berpengaruh. Sehingga ketersediaan suku cadang bisa lebih terpantau, termasuk untuk suku cadang bersifat habis kegunaan atau fast moving.
“Kita mempunyai 45 supplier lokal dan 15 diantaranya berada di supplier park,” ungkap Brand Manager Wuling Motors, Dian Asmahani, di waktu yang sama.
Jika membandingkan dengan rata-rata biaya servis Suzuki Ertiga, per lima tahun atau 100 ribu kilometer membutuhkan biaya Rp7.559.500 untuk manual dan Rp7.370.000 untuk otomatis. Jika dirinci, per tahun akan mengeluarkan biaya Rp1.511.900 untuk manual dan Rp1.474.000 untuk otomatis.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(UDA)