Roler pintu geser Honda Freed rusak menyebabkan pintu tidak bisa dibuka dan ditutup. Medcom.id/M. Bagus Rachmanto
Roler pintu geser Honda Freed rusak menyebabkan pintu tidak bisa dibuka dan ditutup. Medcom.id/M. Bagus Rachmanto

Pintu Geser Honda Freed Macet? Cek Komponen Ini

Otomotif perawatan kendaraan tips knowledge
M. Bagus Rachmanto • 02 Desember 2019 12:25
Jakarta: Cara kerja pintu geser/sliding door di mobil berbeda dengan pintu model konvensional. Biasanya, pintu geser ini diperuntukkan bagi model multi purpose vehicle (MPV). Sebab dapat memberikan keleluasaan dan kemudahan bagi mobil yang dapat menampung tujuh penumpang.
 
Toh, penggunaan pintu geser di mobil MPV bukan tanpa masalah. Usia pakai dan penggunaan yang tidak benar bisa menyebabkan kerusakan. Apalagi model pintu geser ini memiliki beberapa komponen pendukung.
 
Fahmi, mekanik sekaligus pemilik bengkel mobil Fahmi Jaya Motor di Bekasi Timur, membagi pengalamannya soal memperbaiki sliding door kepada Medcom.id. Terutama solusi kerusakan pintu geser Honda Freed keluaran 2014.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Menurut Fahmi, pintu geser Freed yang diperbaiki di bengkelnya mengalami kerusakan di bagian roller. Bagian ini menggunakan material/bahan plastik yang bisa rusak/aus akibat usia pakai. Jika sampai itu terjadi, pintu geser tidak bisa dibuka atau ditutup.
Penyebab Pintu Geser Honda Freed Macet
Fahmi memperbaiki komponen yang rusak tersebut dengan cara menggunakan bahan plastik yang mirip. Tentunya harga perbaikan jauh lebih murah dibanding beli sparepart orisinil yang dibanderol seharga Rp700 ribu.
 
"Saya sudah tanya ke toko langganan. Harganya lumayan mahal. Bisa mencapai Rp700 ribu karena harus beli bersamaan dengan relnya. Tidak bisa satuan. Setelah saya lihat kerusakannya, lalu saya cari persamaan bahannya. Kemudian saya pola dan buat sendiri," tutup Fahmi.
 
Beberapa mobil di Indonesia seperti Hyundai H-1, Toyota Sienta, atau Honda Freed mengadopsi pintu geser. Selain desainnya yang berbeda, pintu model geser memberikan ruang yang lebih besar untuk penumpang di belakang keluar atau masuk mobil.
 
Mengingat sistem pintu yang berbeda, tentu ada perawatan tertentu yang harus dilakukan agar tetap bisa bekerja secara optimal.
 
1. Perhatikan Kondisi Rel dan Bearing
Jika pintu sering digunakan, perhatikan kondisi rel dan bearing pintu geser. jika pintu sering macet pemberian gemuk mutlak diperlukan.
 
Namun perlu diingat jangan terlalu banyak memberikan gemuk. Efeknya dapat membuat semakin kotor karena debu dan kotoran mudah hinggap, dan pintu menjadi macet.
 
2. Periksa Kondisi Karet-Karet Secara Rutin
Kondisi karet pintu juga mempengaruhi kondisi rel dan bearing-nya. Terlebih faktor cuaca dalam jangka waktu panjang, dapat membuat kondisi karet getas dan sobek.
 
Karet pintu geser juga berfungsi untuk mencegah agar air atau hawa panas masuk ke dalam rel atau bearing pintu. Jika karet pintu mengalami sobek, maka kotoran jadi lebih mudah masuk dan mengganggu mekanisme pintu geser.
 
3. Jangan Biarkan Pintu Terbuka Lama
Hindari membuka pintu dalam waktu lama. Hal ini bisa membuat karet terbuka lebar karena pergerakkan rel, sehingga debu rawan hinggap di mekanisme pintu geser.
 
Jika kotoran dan debu hinggap, tak hanya sulit dibersihkan, beban kerja pintu geser juga bertambah.
 
4. Hindari Mencuci Mobil dengan Air Bertekanan Tinggi
Sebaiknya berhati-hati saat mencuci mobil dengan air bertekanan tinggi, khususnya daerah seputar pintu geser. Dikhawatirkan air yang deras dapat menyusup ke rel pintu. Akibatnya pelumas di pintu dapat hilang. Hindari penyemprotan langsung ke arah mekanisme pintu geser.

 

(UDA)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif