Pentingnya meningkatkan kualitas SDM dalam menyediakan pelayanan penjualan dan purna jual. HMSI
Pentingnya meningkatkan kualitas SDM dalam menyediakan pelayanan penjualan dan purna jual. HMSI

Hino Siap Terapkan Emisi Euro4 Lewat Kompetisi Customer Satisfaction

Otomotif industri otomotif hino autogear
M. Bagus Rachmanto • 08 November 2019 11:50
Tangerang: Ragam cara dilakukan Hino guna mempersiapkan diri dalam hal produk dan purnajual, utamanya untuk menghadapi standar emisi gas buang Euro 4 bagi kendaraan baru bermesin diesel pada 2021.
 
Salah satu cara yang rutin digelar PT Hino Motors Sales Indonesia (HMSI) adalah mengadakan ajang Customer Satisfaction (CS) Contest, yang jadi tempat langganan di Hino Training Center, Jatake. HMSI sengaja mengadakan acara ini sebagai upaya meningkatan pelayanan.
 
CS Contest merupakan bagian dari skema pengembangan sumber daya manusia (SDM) di seluruh jajaran 3S (sales, service, spare part) yang bertujuan untuk meningkatkan kualitas SDM dalam menyediakan pelayanan penjualan dan purna jual.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Mengusung tema “We Represent Hino Total Support By Human Touch”, CS Contest merupakan salah satu cara mengimplementasikan Total Support, yaitu komitmen dan janji Hino untuk memberikan kendaraan dengan waktu bekerja atau operasional yang maksimal melalui kendaraan yang terbaik dan sesuai dengan bisnis pelanggan, serta meminimalisir operational cost melalui layanan yang berorientasi kepada bisnis konsumen dengan dukungan layanan purna jual yang prima dan sumber daya manusia (SDM) mulai dari sales hingga mekanik yang terlatih dan bisa diandalkan.
 
“Target kami setiap tahunnya adalah melahirkan teknisi-teknisi yang handal, terpercaya dan bekerja dengan cepat sehingga mengurangi down time kendaraan customer kami, dan bisnis mereka dapat berjalan dengan lancar tanpa ada gangguan,” ungkap Presiden Direktur HMSI, Hiroo Kayanoki dalam keterangan persnya.
 
Untuk tahun ini, kategori sales, service dan spare part (3S) consultan yang terdiri dari Salesman Ranger, Field Advisor (FA),Part Fleet Salesman, yang terjun langsung bertemu dengan para pelanggan setia Hino, dapat mendalami dan memahami regulasi, masalah dan menyediakan solusi total support yang sesuai dengan keinginan pelanggan.
 
Sedangkan untuk pengembangan sisi teknikal, Hino mempersiapkan tim teknisi yang terdiri dari Service Advisor (SA) dan Mekanik untuk mengatasi permasalahan sehari - sehari (Trouble Shooting) seperti electrical wearing diagram dan penggunaan Diagnosis Tools Hino (DX Tool) yang merupakan alat untuk pemeliharaan dan diagnosa permasalahan pada unit common rail, sekaligus ini menjadi bukti kesiapan Hino dalam menyambut era EURO4 di tahun 2021 mendatang dimana Hino juga memiliki common rail system simulator sebagai media untuk pembelajaran mekanik – mekanik Hino.
 
Hino menegaskan, jika konsumen tidak perlu khawatir akan kendaraan common rail Hino yang didukung layanan purna jual pun terjamin karena Hino memiliki SDM yang ahli dan terlatih, serta peralatan yang canggih dalam merawat kendaraan Hino yang bermesin common rail.
 
CS Contest setiap tahun digelar dan menjadi agenda rutin dari Hino untuk mengembangkan sumber daya manusia yang ahli dan terpercaya, tahun ini merupakan edisi ke 23 atau dimulai sejak tahun 1989. Kegiatan ini digelar dengan di ikuti oleh 355 peserta dari 41 diler Hino diseluruh Indonesia. CS Contest 2019 kali ini dibagi menjadi 2 jenis kompetisi yaitu team dan individu, dimana masing-masing akan dibagi lagi menjadi beberapa kategori, seperti untuk tim 3S Consultant Team ( Field Advisor/FA, Sales dan Spare part fleet salesman), Hoyu Team (Hoyu Manager dan CCO), dan Technician Team ( SA dan Technician).
 
Sementara untuk individu yang diperlombakan untuk kategori After Sales Service (ASS) Manager, Inventory, Warehouse, Sales Dutro, Sales Bus, Internal Dealer Training (IDT) Sales, IDT Technician. Dimana masing – masing kategori memiliki tingkat kesulitan yang berbeda dan jenis test yang berbeda – beda. Namun rata – rata setiap peserta akan diberikan waktu 30 – 40 menit dalam melaksanakan test praktek. Untuk bobot penilaian sendiri pada saat semifinal 30% untuk tes teori via online tes dan 70% di tes praktek, sementara di babak grand final bobot penilaian menjadi 100% di tes praktek.
 
“Meningkatkan keterampilan mekanik dan memperkuat kerja sama staf frontline menjadi kunci untuk meningkatkan keahlian dan kecepatan waktu kerja,sehingga operasional bisnis konsumen menjadi lebih cepat, inilah yang membuat customer Hino sangat loyal”, kata Direktur Penjualan dan Promosi HMSI, Santiko Wardoyo.
 
Bicara soal kontek mekanik untuk mobil komersial, sudah pasti tidak hanya Hino saja yang mengadakan kontes semacam ini untuk menjaga kualitas atau meningkatkan kemampuan SDM, lantaran Mitsubishi juga melakukan hal yang sama. Sementara untuk mobil penumpang sebut saja Honda, Suzuki, atau bahkan Daihatsu yang kerap melakukan hal serupa. Di roda dua pun tidak mau kalah karena Honda dan Yamaha juga rutin menggelar kontes mekanik dan tenaga purnajual lainnya setiap tahun.
 

(UDA)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif