Jakarta - Kia akhirnya memainkan segmen kendaraan listrik berdimensi mungil yaitu dengan merilis EV2 di Eropa. Dirilisnya mobil dengan bahasa desain ala pabrikan asal Korea Selatan itu lengkap dengan harganya dengan banderol Rp480 jutaan..
Kemahalan untuk segmen mobil berdimensi kecil? Yap, bisa jadi itu akan tersirat di benak banyak orang Indonesia jika mobil ini juga dirilis di Indonesia. Mengingat pilihan kendaraan listrik di Indonesia yang kian banyak mulai dari segmen kendaraan kecil hingga premium, akan menyulitkan brand ini.
Mobil ini dirilis dalam tiga varian, yaitu Air, Earth, dan GT Line. Varian dasarnya menawarkan jarak tempuh sekitar 197 mil atau setara 317 km dalam sekali pengisian daya. Varian ini juga sudah dibekali fitur teknologi standar, dan hanya tersedia dalam konfigurasi empat kursi.
Artinya mobil ini memang dirilis untuk segmen premium, meski bodinya tergolong kecil. Apalagi jika melihat desain dari sisi luar juga menganut gaya bahasa desain EV9 yang merupakan tipe flagship kendaraan listrik Kia di Indonesia.
Baca Juga:
Cek Harga OTR Jakarta BYD per Maret 2026
Selain itu, versi ini juga dilengkapi berbagai fitur tambahan untuk menunjang kenyamanan dan kepraktisan berkendara, seperti pelek alloy 16 inci, kaca spion lipat otomatis, hingga pemanas baterai yang sangat berguna saat pengisian daya di cuaca dingin.
Sementara itu, tipe Earth menawarkan kenyamanan lebih dengan kursi pengemudi elektrik, pemanas kursi dan setir, serta pengisian daya ponsel secara nirkabel. Namun, penambahan fitur-fitur mewah ini berdampak pada bobot kendaraan yang sedikit memangkas jarak tempuhnya.
Sedangkan varian tertingginya, yaitu GT-Line dengan konfigurasi lima kursi, harga juga bikin kaget lantaran mencapai Rp630 jutaan. Namun GT-Line menawarkan sensasi berkendara yang lebih premium dan tampilan yang jauh lebih agresif dibanding kedua varian di bawahnya.
Jakarta - Kia akhirnya memainkan segmen
kendaraan listrik berdimensi mungil yaitu dengan merilis EV2 di Eropa. Dirilisnya mobil dengan bahasa desain ala pabrikan asal Korea Selatan itu lengkap dengan harganya dengan banderol Rp480 jutaan..
Kemahalan untuk segmen mobil berdimensi kecil? Yap, bisa jadi itu akan tersirat di benak banyak orang Indonesia jika mobil ini juga dirilis di Indonesia. Mengingat pilihan kendaraan listrik di Indonesia yang kian banyak mulai dari segmen kendaraan kecil hingga premium, akan menyulitkan brand ini.
Mobil ini dirilis dalam tiga varian, yaitu Air, Earth, dan GT Line. Varian dasarnya menawarkan jarak tempuh sekitar 197 mil atau setara 317 km dalam sekali pengisian daya. Varian ini juga sudah dibekali fitur teknologi standar, dan hanya tersedia dalam konfigurasi empat kursi.
Artinya mobil ini memang dirilis untuk segmen premium, meski bodinya tergolong kecil. Apalagi jika melihat desain dari sisi luar juga menganut gaya bahasa desain EV9 yang merupakan tipe flagship kendaraan listrik Kia di Indonesia.
Selain itu, versi ini juga dilengkapi berbagai fitur tambahan untuk menunjang kenyamanan dan kepraktisan berkendara, seperti pelek alloy 16 inci, kaca spion lipat otomatis, hingga pemanas baterai yang sangat berguna saat pengisian daya di cuaca dingin.
Sementara itu, tipe Earth menawarkan kenyamanan lebih dengan kursi pengemudi elektrik, pemanas kursi dan setir, serta pengisian daya ponsel secara nirkabel. Namun, penambahan fitur-fitur mewah ini berdampak pada bobot kendaraan yang sedikit memangkas jarak tempuhnya.
Sedangkan varian tertingginya, yaitu GT-Line dengan konfigurasi lima kursi, harga juga bikin kaget lantaran mencapai Rp630 jutaan. Namun GT-Line menawarkan sensasi berkendara yang lebih premium dan tampilan yang jauh lebih agresif dibanding kedua varian di bawahnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(UDA)