Bekasi: Carro kini memulai bisnisnya sebagai distributor resmi mobil baru dengan membuka dealer mobil Omoda & Jaecoo Experience Center di Harapan Indah, Bekasi. Peresmian ini bukan hanya sekadar berjualan mobil, namun jadi tonggak sejarah perusahaan dengan strategi baru.
Nama Carro sebelumnya dikenal sebagai marketplace otomotif online di Asia Pasifik (tidak termasuk Tiongkok dan India), bersaing dengan Carsome. Perusahaan kemudian mengubah haluan bisnisnya dengan mengambil langkah untuk menjadi dealer mobil baru.
“Ini merupakan langkah penting bagi kami dalam memperluas pilihan produk dan layanan otomotif bagi konsumen di seluruh Indonesia. Kami melihat potensi pertumbuhan yang besar di pasar Indonesia, khususnya di kategori SUV dan kendaraan listrik generasi terbaru. Kami sangat senang dapat bermitra dengan OMODA & JAECOO dalam memberikan layanan penjualan dan purnajual,” ujar CEO Group Carro, Aaron Tan, pada Selasa (22-9-2026) di Harapan Indah Bekasi Jawa Barat.
Alasan memilih Dealer Omoda & Jaecoo
Pemilihan dealer Omoda & Jaecoo sebagai awalan bisnis di Indonesia bukan tanpa perhitungan. Head of New Business Carro, Harold Donnel, keputusan tersebut berkaitan dengan kesesuaian model bisnis mobil baru dengan arah pengembangan Carro ke depan.
“Untuk sementara kami fokus di mobil baru dulu, karena secara bisnis dan role model di market Indonesia, kami merasa bisnis mobil baru ini lebih suitable dengan role model bisnis yang sedang kami garap ke depannya,” ujar Harold di momen yang sama.
Baca Juga :
Carro Dapat Investasi dari Woori, EBITDA Tumbuh 11x
Pengembangan bisnis lainnya masih dipelajari. Carro juga belum menutup kemungkinan untuk mengembangkan kembali bisnis mobil bekas atau menambah merek lain ke dalam ekosistemnya. Namun untuk saat ini, fokus perusahaan adalah membangun bisnis mobil baru hingga mampu menjadi salah satu engine pertumbuhan grup.
Cara Carro Bersaing dengan Dealer Lainnya
Terjunnya Carro di dunia dealer mobil baru ternyata tidak hanya sekadar bagaimana menjual mobil, tetapi juga membangun alasan bagi konsumen untuk memilih satu diler dibandingkan dealer lainnya. Profesionalisme, komunikasi, dan rasa aman dalam proses kepemilikan menjadi nilai-nilai yang diusung oleh perusahaan dalam berbisnis.
“Bagi kami di dealership, apa kuncinya kenapa orang harus beli di dealer kami? Kenapa tidak di dealer lain? Jadi profesionalisme, peace of mind, easy to communicate, itu menjadi salah satu core daripada bisnis kami yang kami salurkan ke konsumen,” kata Harold.
Product knowledge, lanjut Harold, juga sebagai salah satu bagian penting dari pengalaman konsumen. Perusahaan mengadakan pelatihan product knowledge setiap minggu bagi timnya. Langkah ini dinilai penting karena lini kendaraan Omoda & Jaecoo memiliki banyak fitur yang perlu dipahami secara mendalam oleh tenaga penjualan.
Bekasi: Carro kini memulai bisnisnya sebagai distributor resmi mobil baru dengan membuka
dealer mobil Omoda & Jaecoo Experience Center di Harapan Indah, Bekasi. Peresmian ini bukan hanya sekadar berjualan mobil, namun jadi tonggak sejarah perusahaan dengan strategi baru.
Nama Carro sebelumnya dikenal sebagai marketplace otomotif online di Asia Pasifik (tidak termasuk Tiongkok dan India), bersaing dengan Carsome. Perusahaan kemudian mengubah haluan bisnisnya dengan mengambil langkah untuk menjadi dealer mobil baru.
“Ini merupakan langkah penting bagi kami dalam memperluas pilihan produk dan layanan otomotif bagi konsumen di seluruh Indonesia. Kami melihat potensi pertumbuhan yang besar di pasar Indonesia, khususnya di kategori SUV dan kendaraan listrik generasi terbaru. Kami sangat senang dapat bermitra dengan OMODA & JAECOO dalam memberikan layanan penjualan dan purnajual,” ujar CEO Group Carro, Aaron Tan, pada Selasa (22-9-2026) di Harapan Indah Bekasi Jawa Barat.
Alasan memilih Dealer Omoda & Jaecoo
Pemilihan dealer Omoda & Jaecoo sebagai awalan bisnis di Indonesia bukan tanpa perhitungan. Head of New Business Carro, Harold Donnel, keputusan tersebut berkaitan dengan kesesuaian model bisnis mobil baru dengan arah pengembangan Carro ke depan.
“Untuk sementara kami fokus di mobil baru dulu, karena secara bisnis dan role model di market Indonesia, kami merasa bisnis mobil baru ini lebih suitable dengan role model bisnis yang sedang kami garap ke depannya,” ujar Harold di momen yang sama.
Pengembangan bisnis lainnya masih dipelajari. Carro juga belum menutup kemungkinan untuk mengembangkan kembali bisnis mobil bekas atau menambah merek lain ke dalam ekosistemnya. Namun untuk saat ini, fokus perusahaan adalah membangun bisnis mobil baru hingga mampu menjadi salah satu engine pertumbuhan grup.
Cara Carro Bersaing dengan Dealer Lainnya
Terjunnya Carro di dunia dealer mobil baru ternyata tidak hanya sekadar bagaimana menjual mobil, tetapi juga membangun alasan bagi konsumen untuk memilih satu diler dibandingkan dealer lainnya. Profesionalisme, komunikasi, dan rasa aman dalam proses kepemilikan menjadi nilai-nilai yang diusung oleh perusahaan dalam berbisnis.
“Bagi kami di dealership, apa kuncinya kenapa orang harus beli di dealer kami? Kenapa tidak di dealer lain? Jadi profesionalisme, peace of mind, easy to communicate, itu menjadi salah satu core daripada bisnis kami yang kami salurkan ke konsumen,” kata Harold.
Product knowledge, lanjut Harold, juga sebagai salah satu bagian penting dari pengalaman konsumen. Perusahaan mengadakan pelatihan product knowledge setiap minggu bagi timnya. Langkah ini dinilai penting karena lini kendaraan Omoda & Jaecoo memiliki banyak fitur yang perlu dipahami secara mendalam oleh tenaga penjualan.
(UDA)