Ilustrasi kendaraan bermotor. Suzuki
Ilustrasi kendaraan bermotor. Suzuki

Data Dihapus, Korlantas: Kendaraan Disimpan saja

Ekawan Raharja • 27 September 2022 14:00
Bintaro: Penghapusan data kendaraan bermotor memang tercantum di dalam undang-undang dan pihak kepolisian berhak untuk melakukannya. Sehingga kendaraan yang sudah dihapus kendaraannya sudah tidak bisa digunakan di jalan raya dan sebaiknya disimpan saja.
 
Direktur Registrasi dan Identifikasi (Dirregident) Korlantas Polri, Brigjen Pol Yusri Yunus, menyebutkan penghapusan data kendaraan bermotor tercantum di dalam pasal 74 UU No. 22 Tahun 2009. Bahkan di menyebutkan secara detail ada 3 ayat yang bisa digunakan sebagai landasan hukum untuk menghapus data kendaraan bermotor.
 
“Masuk ke ayat 2, yang pertama adalah permintaan dari pemilik kendaraannya sendiri untuk kendaraannya dihapus. Seperti kendaraannya hancur tabrakan, kendaraan yang hilang sudah berapa tahun atau kendaraan yang sudah tidak bisa jalan lagi atau rusak berat,” jelas Yusri.
 
Yusri menjabarkan jika kendaraannya tidak dilakukan penghapusan maka akan ada tagihan pajak. Agar pajaknya ini tidak ditagih lagi, pemilik kendaraan dapat datang ke kantor polisi supaya dihapus.
 
“Syaratnya bagaimana? Foto kendaraan tersebut, bawa BPKB - STNK kemudian buat pernyataan minta dihapus, nanti distempel dihapus. Inilah untuk bisa membuat data kita valid. Jadi semua terdata dan tagihan sudah tidak ada lagi,” terang Yusri.
 
Yusri menambahkan data kendaraan juga dapat dihapus oleh petugas itu sendiri apabila STNK-nya mati yang lima tahun, kemudian tambah lagi 2 tahun tidak bayar pajak otomatis akan terhapus.
 
“Nah jika sudah terhapus bisa tidak daftar lagi? Sudah tidak bisa ya, kendaraannya silahkan saja disimpan,” ungkap Yusri.

 
(ERA)




LEAVE A COMMENT
LOADING
social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif