Hingga saat ini di Indonesia, belum ada kompetitor yang memiliki spesifikasi serupa dengan Toyota C-HR. Medcom.id
Hingga saat ini di Indonesia, belum ada kompetitor yang memiliki spesifikasi serupa dengan Toyota C-HR. Medcom.id

Toyota Perkirakan C-HR Hybrid akan Lebih Laris

Otomotif toyota IIMS 2019
Ekawan Raharja • 30 April 2019 18:15
Jakarta: Toyota baru-baru ini meluncurkan C-HR dengan teknologi hybrid dan menjadi varian tertinggi sport utility vehicle (SUV) compact tersebut. Meski harganya tembus lebih dari Rp500 juta, pabrikan nomor satu ini optimis mobil terbarunya ini bisa lebih laris dari varian standar.
 
Vice President Director PT Toyota Astra Motor, Henry Tanoto, menjelaskan mereka melihat karakteristis konsumen C-HR berada di segmen ekonomi A+. Dimana konsumen di kelas ekonomi ini memiliki daya beli dan mereka inginkan kendaraan yang memiliki fitur terlengkap.
 
"Konsumen di segmen ini tidak sensitif dengan harga dan memiliki daya beli yang cukup tinggi. Perbedaan harganya juga masih cukup masuk akal antara berteknologi hybrid dan mesin konvensional," ungkap Henry kepada Medcom.id di sela-sela Telkomsel Indonesia International Motor Show (IIMS) 2019.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Selain itu, C-HR ini, diklaim Toyota, menawarkan sensasi mengemudi yang berbeda karena mengusung teknologi hybrid. Sehingga bagi konsumen yang masih gemar mengemudi sendiri, akan terdapat beberapa alternatif mobil yang fun to drive.
 
"Banyak orang yang suka mengemudi sendiri. Kombinasi ini (teknologi hybird dan harga) juga banyak orang yang memiliki bukan sekadar punya mobil tapi bisa unjuk mobil ini lain," jelas Henry Tanoto.
 
Hingga saat ini di Indonesia, belum ada kompetitor yang memiliki spesifikasi serupa dengan Toyota C-HR. Bila membandingkan C-HR bermesin naturally aspirated akan bersinggungan dengan Honda HR-V, Mazda CX-3, Chevolet Trax, Nissan Juke, dan Hyundai Kona yang juga baru meluncur.
 
Kehadiran C-HR Hybrid juga melengkapi lini produk hybrid Toyota yang sebelumnya sudah diisi dengan Toyota Camry Hybrid dan Alphard Hybird. Meski di segmen kendaraan hybrid semakin banyak, Toyota tidak khawatir ketiganya akan saling mengganggu pangsa pasar.
 
"Ya berbeda, kan Camry biasanya untuk executive seperti mobil perusahaan yang dikasih ke executive-nya. Juga biasanya dia bukan pembawa mobilnya, lebih menjadi penumpangnya. Jadi memang secara segmentasi tidak sama," tutup Henry.
 

(UDA)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

MAGHRIB 17:47
DOWNLOAD JADWAL

Untuk Jakarta dan sekitarnya

  • IMSAK04:26
  • SUBUH04:36
  • DZUHUR11:53
  • ASHAR15:14
  • ISYA19:00

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif