Salah satu cara yang biasanya dilakukan oleh konsumen curang adalah melakukan klaim prematur.  Anatara/Andika Wahyu
Salah satu cara yang biasanya dilakukan oleh konsumen curang adalah melakukan klaim prematur. Anatara/Andika Wahyu

Ini Salah Satu Penyebab Klaim Asuransi Kendaraan Ditolak

Otomotif asuransi kendaraan
M. Bagus Rachmanto • 04 Oktober 2019 09:35
Jakarta: Asuransi perlindungan kendaraan berfungsi untuk mengcover kerugian jika mobil mengalami kerusakan, sesuai dengan persyaratan dan ketentuan yang berlaku. Dalam prakteknya ada sebagian konsumen asuransi yang melakukan berbagai hal negatif agar pembayaran asuransinya bisa cair. Salah satu cara yang biasanya dilakukan oleh konsumen curang adalah melakukan klaim prematur.
 
Brand Manager Medan Asurasi Astra, Muliawansyah menjelaskan, untuk area Medan ada beberapa konsumen mereka yang melakukan klaim prematur. Biasanya klaim prematur ini dilakukan dengan mencari-cari kerusakan yang ada di mobil, dan kemudian mengklaim ke perusahaan asuransi.
 
"Jadi ketika si pemilik kendaraaan baru masuk asuransinya hari ini, kemudian jeda satu hari atau satu minggu mereka sudah klaim asuransi. Jadi prematur itu artinya tidak seperti kebiasaaan," ungkap Muliawansyah kepada Medcom.id, beberapa waktu lalu.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Terkadang konsumen yang melakukan klaim prematur tidak mengetahui kronologi kerusakan. Bahkan tidak sedikit kerusakan yang mereka laporkan tidak masuk akal. "Biasa hilang, paling banyak kehilangan ban cadangan. Kemudian ada yang empat bannya hilang, kan itu aneh."
 
Setidaknya Asuransi Astra cabang Medan bisa mendapatkan 20-30 klaim prematur setiap bulannya. Diakui Muliawansyah bahwa angka klaim prematur ini tinggi jika dibandingkan dengan daerah lainnya.
 
Untuk menanggulangi itu, tim asuransi harus jeli melihat klaim yang diajukan. Harus melihat klaim proper, tim investigasi menyelidiki dengan seksama, serta sebisa mungkin pihak tertanggung yang melakukan langsung klaim tanpa melalui perantara.
 
"Kita juga akan melakukan investigasi, benar tidaknya kejadian, keberadaan saksi. Saksi jika tidak ada, kejadian juga tidak tahu, berarti kesimpulan klaim tidak proper, dan tidak bisa diproses."
 
Untuk diketahui bahwa di Indonesia hanya ada dua jenis asuransi kendaraan, yaitu total loss only (TLO) dan all risk/comprehensive. TLO memberikan jaminan ganti rugi bila mobil mengalami kehilangan/kerusakan dengan total nilai kerugian sama dari harga mobil. Dengan kata lain lebih besar 75 persen dari harga kendaraan sebenarnya.
 
Penggantian dilakukan apabila biaya perbaikan minimal mencapai 75 persen dari harga kendaraan yang dihitung berdasarkan harga pasar/tahun pembuatan. Bukan berdasarkan kerusakan yang besarannya mencapai 75 persen fisik mobil. Artinya, jika mobil hanya penyok atau lecet lalu mengajukan klaim, maka tidak diganti.
 
Sedangkan all risk/comprehensive adalah jenis asuransi yang memberikan jaminan ganti rugi/biaya perbaikan, andai kendaraan mengalami kehilangan/kerusakan sebagian maupun total akibat risiko-risiko yang dijamin dalam polis. Artinya, asuransi akan mengganti segala jenis kerusakan ringan maupun berat serta kehilangan.
 
Sebelum membeli produk asuransi, yang terpenting adalah mempelajari polis yang diterbitkan sehingga tidak salah mengartikan. Sebab polisi merupakan dokumen yang berisi keterangan kendaraan, nilai kendaraan yang diasuransikan dan klausul.
 

(UDA)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif