Amerika Serikat: Meski General Motors (GM) telah menutup merek Hummer lebih dari tujuh tahun yang lalu, bukan berarti merek tersebut tidak beredar lagi di pasaran. Dilaporkan GM Inside News, saat ini pabrikan mobil Amerika Serikat (AS) itu sedang mempersiapkan kendaran militer AS yang berlogo GM Defense.
Nantinya, kendaraan darat untuk keperluan militer tersebut tidak hanya mengaplikasikan mesin bensin/diesel. Tapi bakal menggunakan tenaga hidrogen fuell cell.
Bahkan Automotive News melaporkan, bahwa General Motors sedang berdiskusi dengan Army Tank Automotive, Research, Development, dan Engineering Center tentang potensi penggunaan platform Universal Superstructure Silent Utility Rover (SURUS).
Selain itu, GM Defense dikatakan sedang bekerja pada platform komersial dengan kemampuan otonom. Akhir tahun lalu, Direktur eksekutif GM Global Fuel Cell Business, Charlie Freese mengatakan divisi baru akan tergabung erat dalam grup.
“Struktur bisnis baru ini akan meningkatkan produktivitas, kelincahan, dan keterjangkauan GM dalam lingkungan pelanggan yang sangat dinamis. Tujuan kami adalah menjadikannya lebih sederhana dan lebih mulus untuk melakukan bisnis dengan General Motors,” kata Freese seperti dikutip Carscoops.
Tak hanya itu, selain akan menggunakan platform SURUS yang masih dalam pengembangan, GM juga telah menyiapkan kendaraan militer ZH2 yang didasarkan Chevrolet Colarado dan disebutkan jika mobil tersebut sudah berada di pangkalan angkatan darat AS.
Amerika Serikat: Meski General Motors (GM) telah menutup merek Hummer lebih dari tujuh tahun yang lalu, bukan berarti merek tersebut tidak beredar lagi di pasaran. Dilaporkan GM Inside News, saat ini pabrikan mobil Amerika Serikat (AS) itu sedang mempersiapkan kendaran militer AS yang berlogo GM Defense.
Nantinya, kendaraan darat untuk keperluan militer tersebut tidak hanya mengaplikasikan mesin bensin/diesel. Tapi bakal menggunakan tenaga
hidrogen fuell cell.

Bahkan Automotive News melaporkan, bahwa General Motors sedang berdiskusi dengan Army Tank Automotive, Research, Development, dan Engineering Center tentang potensi penggunaan
platform Universal Superstructure Silent Utility Rover (SURUS).
Selain itu, GM Defense dikatakan sedang bekerja pada
platform komersial dengan kemampuan otonom. Akhir tahun lalu, Direktur eksekutif GM Global Fuel Cell Business, Charlie Freese mengatakan divisi baru akan tergabung erat dalam grup.

“Struktur bisnis baru ini akan meningkatkan produktivitas, kelincahan, dan keterjangkauan GM dalam lingkungan pelanggan yang sangat dinamis. Tujuan kami adalah menjadikannya lebih sederhana dan lebih mulus untuk melakukan bisnis dengan General Motors,” kata Freese seperti dikutip Carscoops.
Tak hanya itu, selain akan menggunakan platform SURUS yang masih dalam pengembangan, GM juga telah menyiapkan kendaraan militer ZH2 yang didasarkan Chevrolet Colarado dan disebutkan jika mobil tersebut sudah berada di pangkalan angkatan darat AS.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(UDA)