medcom.id, Jakarta: Kabar kepindahan Ahmad Yudhistira ke Honda sudah lama terdengar, sebelum akhirnya resmi usai berakhirnya gelaran Asia Road Racing Championship (ARRC) 2015. Yudhistira pun sempat mengikuti tes menggunakan Honda CBR600RR.
Tapi kabar terbaru justru mengatakan pembalap berbakat tersebut batal bergabung dengan Honda. Ia justru akan kembali membela tim lamanya, Manual Tech Kawasaki.
AHRT merilis pernyataan resmi terkait hal ini dan ditulis di akun media sosial ARRC. “Terkait pembalap Yudhistira, sebelumnya memang Yudhistira berencana menjadi bagian dari AHRT. Namun sayangnya rencana ini tidak bisa dilanjutkan," tulis pernyataan tersebut.
"Kami memahami keputusan pribadi yang dibuat Yudhistira sebelum dimulainya program baru. Astra Honda menghargai keputusan tersebut dan tidak bermaksud mengubahnya. Kami berharap Yudhistira dapat meneruskan prestasi balapnya di manapun dia berkarya," tutup pernyataan itu.
Apa pun keputusannya, setidaknya Yudhistira tetap membawa nama Indonesia di kancah balap internasional. Dan semoga lekas meraih apa yang dicita-citakannya, bertarung di level balap yang lebih tinggi.
medcom.id, Jakarta: Kabar kepindahan Ahmad Yudhistira ke Honda sudah lama terdengar, sebelum akhirnya resmi usai berakhirnya gelaran Asia Road Racing Championship (ARRC) 2015. Yudhistira pun sempat mengikuti tes menggunakan Honda CBR600RR.
Tapi kabar terbaru justru mengatakan pembalap berbakat tersebut batal bergabung dengan Honda. Ia justru akan kembali membela tim lamanya, Manual Tech Kawasaki.
AHRT merilis pernyataan resmi terkait hal ini dan ditulis di akun media sosial ARRC. “Terkait pembalap Yudhistira, sebelumnya memang Yudhistira berencana menjadi bagian dari AHRT. Namun sayangnya rencana ini tidak bisa dilanjutkan," tulis pernyataan tersebut.
"Kami memahami keputusan pribadi yang dibuat Yudhistira sebelum dimulainya program baru. Astra Honda menghargai keputusan tersebut dan tidak bermaksud mengubahnya. Kami berharap Yudhistira dapat meneruskan prestasi balapnya di manapun dia berkarya," tutup pernyataan itu.
Apa pun keputusannya, setidaknya Yudhistira tetap membawa nama Indonesia di kancah balap internasional. Dan semoga lekas meraih apa yang dicita-citakannya, bertarung di level balap yang lebih tinggi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(UDA)