medcom.id: Saat ini kendaraan bertenaga listrik tidak menggunakan sistem transmisi 'multi-speed'. Itu terjadi karena motor listrik mampu menghasilkan torsi besar dan stabil di semua rentang putaran. Istimewanya torsi bisa meningkat beberapa kali lipat dari torsi awal sehingga hanya butuh gearbox 'single-speed'.
Tetapi sepertinya hanya masalah waktu saja yang menunda penggunaan transmisi multi-speed pada kendaraan listrik. Beberapa diantaranya sudah menggunakan drive train, walaupun hanya memiliki 2-speed seperti pada BMW i8.
Kita juga harus ingat kalau i8 bukan kendaraan listrik murni, namun motor elektrik yang diusungnya terhubung dengan sebuah transmisi multi-speed.
Kendaraan listrik dengan transmisi 'single-speed' yang ada saat ini bisa dibilang oke-oke saja karena kebanyakan jangkauan operasionalnya hanya di wilayah perkotaan. Kendaraan listrik akan lebih lincah dan gesit saat menjelajah hutan kota, namun akan terasa kekurangannya saat diajak ke luar kota.
Menurut kabar yang dirilis oleh Wards Auto, ZF saat ini tengah mengerjakan sebuah gearbox multi-speed yang dirancang untuk kendaraan bertenaga listrik.
Setelah menciptakan transmisi model 8HP yang diklaim paling banyak dgunakan oleh pabrikan mobil di luar sana, para teknisi di ZF tengah mencoba menciptakan transmisi yang sama cerdasnya namun dikhususkan untuk kendaraan listrik.
"Bagi mobil-mobil penumpang, Saya akan mengatakan kalau kami akan membuat hingga tiga atau empat tingkat percepatan," ucap James Potter, mewakili ZF Powertrain Technology. "Dua tingkat percepatan sudah ada, dan transmisi yang baru yang sedang kami riset akan menjadi generasi berikutnya," sambung Potter.
Itu mungkin akan menjadi batas teratas untuk transmisi kendaraan elektrik, karena jika mengeluarkan transmisi dengan rasio lebih dari itu rasanya sangat tidak masuk akal.
Menggunakan 4 gigi memungkinkan para produsen membuat mobil-mobil listrik yang lebih efisien, khususnya saat menjelajah ke luar kota. Sementara untuk di dalam kota rasanya akan lebih baik menggunakan pilihan satu atau dua tingkat percepatan (1-2 speed).
Jika kendaraan listrik memiliki tiga atau empat tingkat percepatan, maka para pemiliknya bisa memilih gigi yang paling baik buat mereka dengan memanfaatkan dua rasio tambahan saat mereka melakukan perjalanan luar kota.
Sama seperti pada kendaraan bermesin konvensional, transmisi multi-speed diklaim mampu meningkatkan efisiensi kendaraan listrik sehingga dengan kapasitas baterai yang sama, kendaraan listrik bisa memiliki daya jelajah yang lebih jauh ketimbang hanya menggunakan satu atau dua tingkat percepatan.
medcom.id: Saat ini kendaraan bertenaga listrik tidak menggunakan sistem transmisi '
multi-speed'. Itu terjadi karena motor listrik mampu menghasilkan torsi besar dan stabil di semua rentang putaran. Istimewanya torsi bisa meningkat beberapa kali lipat dari torsi awal sehingga hanya butuh gearbox '
single-speed'.
Tetapi sepertinya hanya masalah waktu saja yang menunda penggunaan transmisi multi-speed pada kendaraan listrik. Beberapa diantaranya sudah menggunakan
drive train, walaupun hanya memiliki
2-speed seperti pada BMW i8.
Kita juga harus ingat kalau i8 bukan kendaraan listrik murni, namun motor elektrik yang diusungnya terhubung dengan sebuah transmisi
multi-speed.
Kendaraan listrik dengan transmisi '
single-speed' yang ada saat ini bisa dibilang
oke-oke saja karena kebanyakan jangkauan operasionalnya hanya di wilayah perkotaan. Kendaraan listrik akan lebih lincah dan gesit saat menjelajah hutan kota, namun akan terasa kekurangannya saat diajak ke luar kota.
Menurut kabar yang dirilis oleh Wards Auto, ZF saat ini tengah mengerjakan sebuah
gearbox multi-speed yang dirancang untuk kendaraan bertenaga listrik.
Setelah menciptakan transmisi model 8HP yang diklaim paling banyak dgunakan oleh pabrikan mobil di luar sana, para teknisi di ZF tengah mencoba menciptakan transmisi yang sama cerdasnya namun dikhususkan untuk kendaraan listrik.
"Bagi mobil-mobil penumpang, Saya akan mengatakan kalau kami akan membuat hingga tiga atau empat tingkat percepatan," ucap James Potter, mewakili ZF Powertrain Technology. "Dua tingkat percepatan sudah ada, dan transmisi yang baru yang sedang kami riset akan menjadi generasi berikutnya," sambung Potter.
Itu mungkin akan menjadi batas teratas untuk transmisi kendaraan elektrik, karena jika mengeluarkan transmisi dengan rasio lebih dari itu rasanya sangat tidak masuk akal.
Menggunakan 4 gigi memungkinkan para produsen membuat mobil-mobil listrik yang lebih efisien, khususnya saat menjelajah ke luar kota. Sementara untuk di dalam kota rasanya akan lebih baik menggunakan pilihan satu atau dua tingkat percepatan (1-2 speed).
Jika kendaraan listrik memiliki tiga atau empat tingkat percepatan, maka para pemiliknya bisa memilih gigi yang paling baik buat mereka dengan memanfaatkan dua rasio tambahan saat mereka melakukan perjalanan luar kota.
Sama seperti pada kendaraan bermesin konvensional, transmisi multi-speed diklaim mampu meningkatkan efisiensi kendaraan listrik sehingga dengan kapasitas baterai yang sama, kendaraan listrik bisa memiliki daya jelajah yang lebih jauh ketimbang hanya menggunakan satu atau dua tingkat percepatan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(UDA)