Ilustrasi. TAF
Ilustrasi. TAF

Mau Punya Kijang Innova Zenix Hybrid? Nunggu 6 Bulan

Ekawan Raharja • 27 November 2022 15:00
Jakarta: All New Toyota Kijang Innova Zenix menawarkan perubahan yang sangat signifikan jika dibandingkan generasi sebelumnya. Oleh sebab itu, banyak konsumen yang menginginkan dan indennya pun tergolong cukup lama.
 
Area Business Manager Auto 2000 Northwest, Herry Darmasaputra, menyebutkan untuk pemesanan mobil keluarga berteknologi hybrid tersebut sudah mencapai 1.200 unit di area DKI Jakarta. Dengan jumlah tersebut, dia memperkirakan masa inden konsumen mencapai 5 - 6 bulan atau akan diantarkan kira-kira pada April - Mei 2023.
 
"Untuk kapasitas produksi sekarang memang tidak bisa mengcover seluruh permintaan saat ini. Janji delivery kita itu sekarang ada di April-Mei 2023 untuk varian hybrid," kata Herry Darmasaputra di Pantai Indah Kapuk Jakarta.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Sementara untuk masa tunggu All New Kijang Innova Zenix bermesin bakar, masa tunggunya kini lebih cepat yaitu sekitar 3 - 4 bulan atau Februari - Maret 2023. Namun Herry belum bisa mengungkapkan jumlah pemesanannya.
 
Marketing Director PT Toyota Astra Motor, Anton Jimmi Suwandy, sebelumnya menyebutkan target penjualan All New Kijang Innova Zenix secara keseluruhan mencapai 4.000 unit per bulan. "Kalau yang sekarang penjualannya hampir sekitar 4.000 unit range-nya. Kira-kira lebih kurang di angka itu per bulan," tukasnya.
 
Dari pihak suplai, PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN) menyiapkan rencana produksi 6.000 unit per bulan untuk All New Kijang Innova Zenix. Mobil ini akan mereka produksi dari pabrik yang berlokasi di Karawang Jawa Barat.
 
“Kami menyiapkan kapasitas produksi untuk All New Kijang Innova Zenix 5.000 hingga 6.000 unit per bulan. Namun, volume itu tergantung dari jumlah permintaannya,” ujar Direktur Corporate Affairs TMMIN, Bob Azam, di Karawang.
 
(ERA)




LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif