Inalum bahkan membuktikan kualitasnya dengan melakukan kerjasama dengan Toyota Motor Mufacturing Indonesia (TMMIN) untuk memasok bahan baku peleknya. TMMIN
Inalum bahkan membuktikan kualitasnya dengan melakukan kerjasama dengan Toyota Motor Mufacturing Indonesia (TMMIN) untuk memasok bahan baku peleknya. TMMIN

Inalum Pasok Alumunium untuk Industri Otomotif Nasional

Otomotif toyota industri otomotif inalum
Ekawan Raharja • 15 Februari 2019 17:20
Kuala Tanjung: Peningkatan industri otomotif di Indonesia menuju industri 4.0 juga diikuti dengan perkembangan beberapa industri pendukung lainnya. Salah satunya adalah pengembangan industri alumunium yang juga ikut mengembangankan kualitas untuk memenuhi kebutuhan industri otomotif Indonesia.
 
PT Indonesia Asahan Aluminium (Inalum) kini mulai memasok alumunium untuk memproduksi pelek-pelek mobil. Diketahui tipe aluminium yang dipasok adalah Alumuniun Padukan A365.
 
Inalum bahkan membuktikan kualitasnya dengan melakukan kerjasama dengan Toyota Motor Mufacturing Indonesia (TMMIN) untuk memasok bahan baku peleknya. Kerja sama ini disahkan dengan menandatangani nota kesepahaman oleh Presiden Direktur TMMIN, Warih Andang Tjahjono dan disaksikan oleh Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Inalum sebagai satu-satunya smelter aluminium di Indonesia menjadi pemasok aluminium yang akan digunakan untuk manufaktur produk TMMIN. Langkah ini adalah salah satu wujud INALUM sebagai induk holding industri pertambangan dalam melaksanakan mandat dari pemerintah Republik Indonesia untuk hilirisasi produk aluminium, salah satunya dengan mendorong peningkatan industri otomotif nasional melalui pemakaian produk aluminium yang kami produksi," ujar Direktur Utama PT Indonesia Asahan Aluminium, Budi Gunadi Sadikin, melalui keterangan resminya.
 
Budi menambahkan bahwa Inalum memiliki prospek untuk memasok hingga 150 MT/bulan foundry alloy ke PT Pakoakunia (PAKO) yang merupakan perusahaan pemasok pelek untuk pabrikan-pabrikan otomotif di Indonesia. Angka ini ditargetkan akan terus meningkat pada tahun-tahun berikutnya.
 
Inalum Pasok Alumunium untuk Industri Otomotif Nasional
 
Pengembangan aluminium untuk bahan baku pelek ini, Inalum bekerja sama dengan PAKO dan TMMIN sejak tahun 2017 yang lalu. Kerjasama yang dilakukan meliputi area studi kelayakan, pengembangan spesifikasi material aluminium termasuk di dalamnya pengecekan komposisi unsur kimia, struktur metalurgi, hasil pengecoran ingot, evaluasi material (tingkat kekerasan, performa) hingga persiapan produksi massal.
 
Dengan adanya pasokan aluminium foundry alloy dari Inalum, impor aluminium foundry alloy di sektor industri otomotif dapat dikurangi secara bertahap sehingga memberi dampak positif berupa potensi penghematan devisa sebesar USD 1,3 juta per tahun. Di tahap awal ini pasokan aluminium foundry alloy terserap oleh kendaraan bermerek Toyota produksi TMMIN. Kedepannya angka ini diharapkan akan meningkat dalam jumlah signifikan.
 
Selain itu dengan kemampuan Inalum dalam memproduksi aluminium foundry alloy untuk pelek yang didukung dengan kapasitas produksi sebesar 90 ribu ton per tahun, dapat membuka peluang besar bagi Indonesia untuk menjadi pemain aktif sebagai pemasok bahan baku komponen otomotif di tingkat global yang saat ini didominasi oleh 3 pemain utama yang bermarkas di Dubai, Qatar dan Australia.
 
“TMMIN mendukung dan menyambut baik upaya Inalum dalam melokalkan ingot untuk pelek kendaraan. Keberhasilan Inalum ini akan memberikan dampak yang besar bagi penguatan struktur industri otomotif nasional, tahan banting terhadap fluktuasi nilai tukar rupiah dan juga mempercepat tercapainya Tingkat Kandungan Dalam Negeri (TKDN) murni produk-produk otomotif Indonesia yang semakin tinggi. Pada gilirannya dapat meningkatkan daya saing industri nasional,” ungkap Warih Andang Tjahjono.
 
Di tahap awal, Inalum akan memasok kebutuhan aluminium foundry alloy di PAKO yang kemudian akan dipergunakan bagi produksi pelek kendaraan bermerek Toyota model Kijang Innova, Fortuner, dan Sienta. Pasokan aluminium foundry alloy akan terus ditambah secara bertahap seiring dengan kemampuan Inalum dalam memasok alloy yang sejalan dengan rencana pengembangan kapasitas produksi secara berkelanjutan
 

(UDA)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi