medcom.id, Jakarta: Kabar duka menyelimuti industri otomotif tanah air di awal tahun 2016. Salah satu pemainnya, Ford Motor Indonesia (FMI), resmi akan angkat kaki yang direncanakan pada semester kedua 2016.
Presiden Ford Motor Asia Pasifik, Dave Schoch, secara langsung mengumumkan bahwa Ford akan meninggalkan Indonesia. Penjualan yang loyo ditengarai sebagai biang keladi dari hengkangnya merek otomotif asal Amerika Serikat tersebut.
"Tidak ada lagi celah untuk menghasilkan keuntungan di dua negara ini (Indonesia dan Jepang)," tulis Schoch dilansir melalui Reuter pada Senin 25 Januari.
Menilik data penjualan dari Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (GAIKINDO) selama 2015, Ford Motor Indonesia (FMI) berhasil menjual 4.986 unit kendaraan (wholesale) dan 6.103 unit kendaraan (retail). Angka ini merosot tajam hingga 41,5 persen jika dibandingan dengan angka penjualan wholesale di tahun 2014, yang mencapai 12.008 unit.
Praktis melihat angka penjualan yang menurun tajam, membuat produk-produk milik Ford tidak banyak unjuk gigi di tahun 2015. Secara keseluruhan, penjualan merek yang berdiri sejak 1903 tersebut bertumpu pada Ecosport 1.5 TiVCT Titanium AT yang berhasil terjual 2.046 unit, disusul New Fiesta 1.5L 5D Sport AT sebanyak 366 unit, dan Ecosport 1.5 TiVCT Trend AT sebanyak 276 unit.
Berkilas pada 2014, tulang punggung FMI pun masih bertumpu pada ketiganya. Ecosport 1.5 TiVCT Titanium AT berhasil terjual 3.622 unit, disusul New Fiesta 1.5L 5D Sport AT sebanyak 1.678 unit, dan Ecosport 1.5 TiVCT Trend AT sebanyak 595 unit.
Secara keseluruhan, tahun 2015 industri otomotif nasional berhasil melepas sebanyak 1.013.291 unit kendaraan. Jika FMI berhasil menjual 4.986 unit, maka pangsa pasar Ford di Indonesia tak lebih dari 0,5 persen.
Tentu saja angka tersebut bukanlah capaian yang baik, dan tentu tidak bisa menutup biaya operasional FMI. Jadi wajar jika Ford global menyuruh anaknya untuk angkat kaki dari Indonesia.
FMI 2015* FMI 2015*
Januari: 338 unit Januari: 560 unit
Februari: 265 unit Februari: 380 unit
Maret: 626 unit Maret: 492 unit
April: 1082 unit April: 364 unit
Mei: 1176 unit Mei: 355 unit
Juni: 1350 unit Juni: 346 unit
Juli: 1014 unit Juli: 262 unit
Agustus: 1257 unit Agustus: 661 unit
September: 1005 unit September: 889 unit
Oktober: 1071 unit Oktober: 414 unit
November: 1139 unit November: 121 unit
Desember: 1685 unit Desember: 142 unit
Total: 4.986 unit Total: 12.008 unit
*Angka penjualan wholesale berdasarkan data dari GAIKINDO
medcom.id, Jakarta: Kabar duka menyelimuti industri otomotif tanah air di awal tahun 2016. Salah satu pemainnya, Ford Motor Indonesia (FMI), resmi akan angkat kaki yang direncanakan pada semester kedua 2016.
Presiden Ford Motor Asia Pasifik, Dave Schoch, secara langsung mengumumkan bahwa Ford akan meninggalkan Indonesia. Penjualan yang loyo ditengarai sebagai biang keladi dari hengkangnya merek otomotif asal Amerika Serikat tersebut.
"Tidak ada lagi celah untuk menghasilkan keuntungan di dua negara ini (Indonesia dan Jepang)," tulis Schoch dilansir melalui Reuter pada Senin 25 Januari.
Menilik data penjualan dari Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (GAIKINDO) selama 2015, Ford Motor Indonesia (FMI) berhasil menjual 4.986 unit kendaraan (wholesale) dan 6.103 unit kendaraan (retail). Angka ini merosot tajam hingga 41,5 persen jika dibandingan dengan angka penjualan wholesale di tahun 2014, yang mencapai 12.008 unit.
Praktis melihat angka penjualan yang menurun tajam, membuat produk-produk milik Ford tidak banyak unjuk gigi di tahun 2015. Secara keseluruhan, penjualan merek yang berdiri sejak 1903 tersebut bertumpu pada Ecosport 1.5 TiVCT Titanium AT yang berhasil terjual 2.046 unit, disusul New Fiesta 1.5L 5D Sport AT sebanyak 366 unit, dan Ecosport 1.5 TiVCT Trend AT sebanyak 276 unit.
Berkilas pada 2014, tulang punggung FMI pun masih bertumpu pada ketiganya. Ecosport 1.5 TiVCT Titanium AT berhasil terjual 3.622 unit, disusul New Fiesta 1.5L 5D Sport AT sebanyak 1.678 unit, dan Ecosport 1.5 TiVCT Trend AT sebanyak 595 unit.
Secara keseluruhan, tahun 2015 industri otomotif nasional berhasil melepas sebanyak 1.013.291 unit kendaraan. Jika FMI berhasil menjual 4.986 unit, maka pangsa pasar Ford di Indonesia tak lebih dari 0,5 persen.
Tentu saja angka tersebut bukanlah capaian yang baik, dan tentu tidak bisa menutup biaya operasional FMI. Jadi wajar jika Ford global menyuruh anaknya untuk angkat kaki dari Indonesia.
FMI 2015*
FMI 2015*
Januari: 338 unit Januari: 560 unit
Februari: 265 unit Februari: 380 unit
Maret: 626 unit Maret: 492 unit
April: 1082 unit April: 364 unit
Mei: 1176 unit Mei: 355 unit
Juni: 1350 unit Juni: 346 unit
Juli: 1014 unit Juli: 262 unit
Agustus: 1257 unit Agustus: 661 unit
September: 1005 unit September: 889 unit
Oktober: 1071 unit Oktober: 414 unit
November: 1139 unit November: 121 unit
Desember: 1685 unit Desember: 142 unit
Total: 4.986 unit Total: 12.008 unit
*
Angka penjualan wholesale berdasarkan data dari GAIKINDO Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(UDA)