DFSK Belum Pasang Target Jualan di Indonesia
DFSK belum pasang target penjualan di 2018. DFSK
Jakarta: Keikutsertaan brand DFSK bersaing di pasar otomotif nasional, menambah banyak pilihan mobil-mobil berkualitas duina yang dijual di Indonesia. Meski terkadang masih dianggap enteng karena dikatakan brand dari Tiongkok, namun brand satu ini tak main-main dalam hal rencana jangka panjangnya.

Salah satunya adalah fokus mereka mengembangkan dan memperbaiki kualitas berdasarkan masukan dari banya pihak saat ini. Tak heran jika brand ini belum mau memasang target penjualan mobil di tahun 2018.

"Kami akan biarkan berjalan apa adanya dulu selama 2018, sembari melakukan perbaikan-perbaikan jika memang ditemukan kekurangan. Ini juga menjadi komitmen kami agar konsumen di pasar nasional ikut dalam hal penyempurnaan produk ini. Hal kedua yang kami tegaskan sebagai langkah konkret kami adalah dengan mulai fokus mengembangkan layanan purna jual sepanjang tahun ini," ungkap Managing Director of Sales Centre DFSK Indonesia, Franz Wang, kepada Medcom.id di NuArte, Bandung, pada Selasa (5/6/2018).

Hal ini diperkuat juga dengan pernyataan langsung dari Co CEO PT Sokonindo Automobile, Alexander Barus yang juga hadir memberikan sambutan langsung, bahwa target program layanan purna jual akan jadi kunci penetrasi mereka ke pasar nasional.


"Memang angka penjualan saat ini tak begitu utama bagi kami, namun kami harus tetap menyiapkan strategi purna jual yang bisa menjangkau masyarakat. Sehingga memudahkan mereka untuk mengakses produk-produk yang kami hadirkan nantinya. Tahun ini kami berencana menghadirkan 50 unit dealer yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia. Terutama kota-kota besar yang persebaran mobil jenis SUV-nya cukup tinggi."

Alex melanjutkan bahwa produk yang bagus tanpa didukung layanan purna jual yang mumpuni, ibaratnya Anda punya teknologi terdepan, tapi tidak bisa menggunakannya karena pola persebarannya terbatas.

Padahal dengan pola penyebaran yang lebih merata di sebuah negara, akan turut membantu tumbuhnya kepercayaan masyarakat yang lebih besar. Kalau target ini berhasil mereka capai, maka tahun depan mereka mungkin mulai bicara tentang target penjualan. Seiring peluncuran produk baru untuk pasar nasional. Kita lihat saja nanti.



(UDA)