Mobil Bekas

Bisnis Marketplace Otomotif Kian Menggiurkan

M. Bagus Rachmanto 07 Mei 2018 18:20 WIB
penjualan mobilmobil bekas
Bisnis <i>Marketplace</i> Otomotif Kian Menggiurkan
Carsome ramaikan marketplace otomotif di Indonesia. Medcom.id/M. Bagus Rachmanto
Jakarta: Perkembangan teknologi digital mengubah pola konsumsi masyarakat. Mereka yang dulunya berbelanja di toko ritel, kini beralih ke online, termasuk di Indonesia. Menyadari perkembangan itu, platform jual beli mobil bekas online, Carsome, merambah pasar e-commerce di Tanah Air.

Masuk pasar Indonesia sejak 2015, Carsome yang berkantor pusat di Malaysia itu, melakukan inovasi dengan menghadirkan layanan bagi mereka yang ingin menjual mobil ke dealer (bukan end user) melalui portal berbasis daring. 

Namun, hal itu dirasa belum cukup untuk pentrasi pasar. Menurut Co-Founder dan CEO-Carsome, Eric Cheng, bahwa penggunaan platform e-commerce jual beli mobil bekas di Indonesia masih dalam masa prematur karena kurangnya alternatif daring yang tersedia.


Ia menambahkan, bahwa hal serupa terjadi di semua negara kawasan Asia Tenggara, di mana dealer tradisional menjadi pemegang mayoritas pasar. 

"Kami melihat potensi pasar yang sesuai dengan model bisnis yang kami usung karena tidak banyak platform daring yang tersedia. Kami yakin bisa memberikan solusi terbaik dalam menjual mobil secara online, kata Eric di acara press conference Mendisrupsi Industri Jual-Beli Mobel Bekas di AsiaTenggara, Jakarta, Senin (7/5/2018).

Oleh karena itu, kata Eric, Carsome memfasilitasi seluruh proses penjualan mobil, mulai dari inspeksi penilaian harga, penawaran dan pembayaran dealer serta kebutuhan logistik.

Di Indonesia, terdapat lebih dari 2 juta transaksi mobil bekas setiap tahun dan salah satu pasar mobil bekas terbesar di Asia Tenggara. Angka ini diprediksi masih akan terus tumbuh hingga 10 persen per tahun, sejalan dengan pertumbuhan tinggi kelas menengah dan populasi mobil.

"Kami percaya Inovasi ini akan membawa angin segar dalam penjualan dan pembelian mobil bekas di Indonesia. Mobil yang bisa ditawarkan di sini, diprioritaskan tahun 2000 ke atas," tambah Country Manager Carsome Indonesia, Andreas Djingga, di acara yang sama.

Carsome mengungkapkan, pasar mobil bekas di Asia Tenggara adalah pasar mobil bekas terbesar ke lima di dunia, dengan lebih dari 5 juta transaksi setiap tahun dengan nilai transaksi mencapai USD30 miliar atau sekitar Rp4,2 triliun.

Andreas menilai Indonesia tetap menunjukkan prospek yang menjanjikan, terutama yang berkaitan dengan platform e-commerce jual beli mobil bekas.



(UDA)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id