Kualitas Tinggi, Wajib untuk Ekspor Mobil ke Jepang
Pabrik daihatsu di Indonesia sudah berhasil menembus pasar Jepang. MI
Jakarta: Tidak banyak pabrikan otomotif di Indonesia yang melakukan ekspor ke Jepang. Perlu diakui Negeri Matahari terbit tersebut memiliki standar yang cukup tinggi untuk pasar domestik sana.

Corporate Planning Division PT Astra Daihatsu Motor, Rudy Ardiman, menjelaskan ada sejumlah tantangan ketika melakukan ekspor ke Jepang. Salah satunya standar kualitas yang tinggi harus dipenuhi produsen ketika melakukan ekspor.

"Mereka memiliki standar yang terbilang cukup tinggi. Mulai dari kualitas pengerjaan sampai menyoal emisi," ujarnya di Workshop Wartawan Industri PT Astra International Tbk (AI), di FX Sudirman Jakarta.

Ketika ada sejumlah keuntungan yang diperoleh jika sudah berhasil menembus pasar Jepang. Mulai dari meningkatnya volume ekspor, hingga standar kualitas juga meningkat.


Pabrik brand Jepang yang bermarkas di Indonesia itu sudah melakukan ekspor ke negara asal brand itu sendiri untuk model Town Ace dan Lite Ace. Bahkan dibeberkan untuk Januari-Oktober kedua model tersebut sudah diekspor ke Jepang hingga 13.582 unit.

"Untuk proses produksinya memang tidak dibedakan antara kualitas untuk domestik dengan ekspor. Kita multiproduk, dengan satu lini bisa memproduksi Rush domestik, Rush ekspor dan Gran Max, dan berbagai model lainnya," tegasnya.

Produsen mobil Jepang lain yang sudah melakukan ekspor kini juga dimasuki Mitsubishi. Begitu juga dengan industri kendaraan roda dua, yang diisi oleh pabrikan Jepang yang mengalokasikan sistem produksi sebuah tipe di Indonesia. Artinya ini menjadi langkah besar bagi produsen otomotif tanah air agar bisa memperbesar potensi pasar dalam dan luar negeri.



(UDA)

metro tv
  • Opsi Opsi
  • kick andy Kick Andy
  • economic challenges Economic Challenges
  • 360 360

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id