periode pembayaran pertama, yang berjumlah hampir USD9,8 juta atau setara dengan Rp139,8 miliar akan diberikan kepada 102 penerima yang menjadi korban airbag Takata. Carscoops
periode pembayaran pertama, yang berjumlah hampir USD9,8 juta atau setara dengan Rp139,8 miliar akan diberikan kepada 102 penerima yang menjadi korban airbag Takata. Carscoops

Takata Gelontorkan USD9,8 Juta ke Korban Airbag Cacat Produksi

Otomotif honda mobil recall mobil airbag bermasalah
Ekawan Raharja • 12 Agustus 2019 16:17
Amerika Serikat: Usai melakukan sejumlah penghitungan kerugian yang diakibatkan airbag Takata di sejumlah mobil, kini para penumpang yang korban mulai mendapatkan ganti rugi. Tercatat ada 102 penerima gantui rugi akibat korban airbag Takata di termin pertama.
 
Dikutip dari Carscoops, Pengadilan Distrik Amerika Serikat (AS) di Distrik Timur Michigan telah mengumumkan bahwa Takata memulai melakukan pembayaran ganti rugi kepada para korban akibat insiden airbag-nya yang meletus meledak terlalu kuat hingga melukai penumpang. Disebutkan periode pembayaran pertama, yang berjumlah hampir USD9,8 juta atau setara dengan Rp139,8 miliar akan diberikan kepada 102 penerima yang menjadi korban airbag Takata.
 
Nantinya akan ada petugas khusus yang mengawasi pembayaran ini hingga benar-benar sampai kepada korban. Setidaknya setiap korban akan mendapatkan berkisar USD643,4 hingga USD608 (maksimal sekitar Rp8,8 juta).

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Airbag Takata memiliki masalah di bagian inflator, dimana ada kemungkinan tidak stabil. Inflator ini berfungsi mengembangkan kantung udara saat kecelakaan, namun di Takata ledakannya bisa sangat kuat hingga akhirnya merusak sejumlah komponen di setir dan menyebabkan luka bagi penumpang.
 
Hampir 70 juta kendaraan di seluruh Amerika Serikat telah ditarik kembali dalam beberapa tahun terakhir karena inflator airbag Takata Inflator meledak telah dikaitkan dengan setidaknya 24 kematian di seluruh dunia, 16 di antaranya terjadi di Amerika Serikat yang lebih dari 250 cedera juga telah dilaporkan.
 
Sebagai bagian dari penarikan kembali keselamatan otomotif terbesar dalam sejarah, Takata mengaku bersalah dan diharuskan membayar hampir USD 1 miliar dalam hukuman pidana. Dari denda ini, sekitar USD125 juta akan digunakan untuk individu yang terluka, USD850 juta untuk mengganti dana yang digelontorkan produsen mobil untuk memperbaiki setiap mobil yang terindikasi, dan USD25 juta sebagai denda.
 
Di Indonesia, recall mengenai pergantian airbag ini juga dilakukan oleh sejumlah merek otomotif. Salah satu yang gencar mengingatkan adalah Honda dengan total mobil yang belum melakukan perbaikan mencapai 7.330 unit.
 
Oleh karena itu, Honda kembali menghimbau konsumen yang mobilnya teridentifikasi, agar segera datang ke dealer resmi Honda terdekat untuk melakukan penggantian dengan komponen terbaru. Honda Prospect Motor (HPM) akan mengirimkan surat pemberitahuan langsung kepada para pemilik kendaraan yang teridentifikasi. Setiap pemilik kendaraan juga dapat melakukan pengecekan sendiri untuk mengetahui apakah mobilnya termasuk kendaraan yang teridentifikasi program penggantian airbag inflator dengan membuka situs resmi Honda.
 

(UDA)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif