Emblem Hybrid. Autogear/Alun Segoro
Emblem Hybrid. Autogear/Alun Segoro

Mobil Baru

Toyota Kijang Innova 'Disuntik' Hybrid, Segini Konsumsi Bensinnya

Ekawan Raharja • 23 November 2022 10:00
Jakarta: All New Toyota Innova Zenix membawa perubahan yang cukup signifikan dengan menghadirkan teknologi hybrid. Penambahan motor listrik dan baterainya ini diklaim membuat konsumsi bahan bakar mobil semakin irit dan bertenaga.
 
Di atas kertas, generasi ke-6 Kijang ini menggunakan mesin bensin 2.000 cc berkode M20A-FKS dengan tenaga maksimal 174 PS @ 6.600 dengan torsi 204,9 Nm @ 4.500 - 4.900 rpm. Kemudian untuk varian hybrid sudah menggunakan mesin berkode M20A-FXS dengan tenaga mesin maksimal 186 ps @ 6.000 rpm dan torsi 187,3 Nm @ 4.400 - 5.200 rpm, dan dukungan motor listrik bertenaga maksimal 113 PS dengan torsi 205 Nm.
 
Vice President Director PT Toyota-Astra Motor (TAM), Henry Tanoto, menjelaskan untuk teknologi hybrid yang digunakan sudah mengadopsi generasi kelima alias teknologi yang paling mutakhir. Penggunaan teknologi hybrid ini untuk meningkatkan efisiensi bahan bakar dan performa.
 
"Model baru ini memiliki peningkatan performa yang lebih baik, rata-rata sebesar 25% serta konsumsi BBM yang lebih irit, rata-rata di ata? 50% dibandingkan dengan generasi yang sekarang," kata Henry di Jakarta Pusat.
 
Selain lebih irit, penggunaan teknologi ini juga membuat emisi gas buang jauh lebih rendah. Bahkan kadar emisi gas buang yang dihasilkan lebih rendah 50 persen dibandingkan dengan generasi sebelumnya.
 
"Kehadiran model ini diharapkan tidak hanya menjadi solusi bermobilitas yang ramah lingkungan, namun juga sesuai dengan kebutuhan masyarakat Indonesia," bilang Henry.
 
Marketing Director PT Toyota Astra Motor (TAM), Anton Jimmi Suwandy, kemudian merinci bahwa efisiensi mesin bensin dan hybrid yang ditawarkan All New Innova Zenix lebih baik dari mesin diesel di generasi sebelumnya. Hal ini kemudian yang menjadikan alasan perusahaan untuk menghilangkan varian mesin diesel di All New Innova Zenix.
 
“Jadi fuel consumption mobil diesel yang lama itu kira-kira 1 liter banding 14 Km sekian. Yang baru, bahkan yang bensinnya saja sudah 1 liter banding 15 Km sekian. Apalagi yang hybrid, 1 liter banding 21 KM, jadi dari sisi keiritan, baik bensin maupun hybrid lebih irit dibandingkan yang diesel," kata Anton di lokasi yang sama.
 
"Karena menggunakan mesin baru, bobot lebih ringan, power to weight ratio lebih baik, akselerasi lebih baik. “Akselerasi 0-100 kpj lebih baik, yang bensin lebih baik dibandingkan yang diesel, apalagi yang hybrid," lanjut Anton.
 
(ERA)




LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif