medcom.id, Jakarta: Berebut perhatian di segmen premium pasar kaca film nasional, memang tidak mudah. Selain ada brand-brand besar, juga banyak yang baru. Ragam cara pun dihadirkan oleh produsen kaca film tersebut untuk tetap dilirik konsumennya.
Seperti yang dilakukan oleh beberapa produsen, mereka mengaku harus terus merilis produk baru yang sesuai dengan tuntutan dan kebutuhan konsumen. Lantaran komponen ini bukan komponen jenis fast moving. Apalagi harganya juga cukup mahal dan membuat banyak orang berpikir berulang kali untuk melakukan penggantian kaca film jika tak ada kerusakan.
Untuk jenis premium seperti Llumar, mereka memasok jenis kaca film yang memang positioning-nya cukup tinggi. Yaitu konsumen yang ingin sebuah kaca film yang benar-benar elegan. Bukan hanya mellindungi dari paparan sinar ultraviolet, namun juga menjaga visibilitas pengendara tetap bagus dalam segala kondisi, tak punya masalah dalam hal menghantarkan sinyal HP atau internal receiver dan lain sebagainya. Biasanya jenis ini garansinya juga cukup panjang, mencapai 7 tahun.
Marketing Manager PT Jaya Kreasi Indonesia, Herrys Winata sebagai distributor utama Llumar di Indonesia, menegaskan bahwa mereka memang menyasar segmentasi premium untuk tipe tersebut. Tapi bukan berarti mereka tak siap menyasar beragam segmen. Jika Llumar menjadi senjata di segmen premium, merek CPF1 menjadi senjata mereka di segmen menengah. Sedangkan untuk segmen menengah ke bawah, bakal diakomodir oleh merek Sunmaster.
Selain Llumar, strategi serupa juga diaplikasi oleh beberapa produsen kaca film di tanah air. Ini menjadi strategi mereka agar tak ada lagi alasan konsumen untuk tidak menggunakan kaca film mereka di mobil terbaru mereka.
medcom.id, Jakarta: Berebut perhatian di segmen premium pasar kaca film nasional, memang tidak mudah. Selain ada
brand-brand besar, juga banyak yang baru. Ragam cara pun dihadirkan oleh produsen kaca film tersebut untuk tetap dilirik konsumennya.
Seperti yang dilakukan oleh beberapa produsen, mereka mengaku harus terus merilis produk baru yang sesuai dengan tuntutan dan kebutuhan konsumen. Lantaran komponen ini bukan komponen jenis
fast moving. Apalagi harganya juga cukup mahal dan membuat banyak orang berpikir berulang kali untuk melakukan penggantian kaca film jika tak ada kerusakan.
Untuk jenis premium seperti Llumar, mereka memasok jenis kaca film yang memang
positioning-nya cukup tinggi. Yaitu konsumen yang ingin sebuah kaca film yang benar-benar elegan. Bukan hanya mellindungi dari paparan sinar ultraviolet, namun juga menjaga visibilitas pengendara tetap bagus dalam segala kondisi, tak punya masalah dalam hal menghantarkan sinyal HP atau internal receiver dan lain sebagainya. Biasanya jenis ini garansinya juga cukup panjang, mencapai 7 tahun.
Marketing Manager PT Jaya Kreasi Indonesia, Herrys Winata sebagai distributor utama Llumar di Indonesia, menegaskan bahwa mereka memang menyasar segmentasi premium untuk tipe tersebut. Tapi bukan berarti mereka tak siap menyasar beragam segmen. Jika Llumar menjadi senjata di segmen premium, merek CPF1 menjadi senjata mereka di segmen menengah. Sedangkan untuk segmen menengah ke bawah, bakal diakomodir oleh merek Sunmaster.
Selain Llumar, strategi serupa juga diaplikasi oleh beberapa produsen kaca film di tanah air. Ini menjadi strategi mereka agar tak ada lagi alasan konsumen untuk tidak menggunakan kaca film mereka di mobil terbaru mereka.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(UDA)