Jakarta: Heboh di media sosial terkait masalah di mobil listrik mungil Wuling Air EV. Beberapa konsumen mengungkapkan masalah di mobil Air EV mereka pada laman group Facebook "Komunitas Pemilik Wuling Air EV'.
Pengguna bernama Angga Surya Putra mengungkapkan kalau Air EV miliknya tidak bisa dicas. Pernyataan tersebut ia tulis pada 26 Oktober 2022.
"Keluhan mobil semalam saya charge tidak bisa masuk/tidak bertambah (baterai). Sampai malam ini jam 19.00 tidak ada kabar sama sekali dari pihak bengkel tentang penyebab, progres, atau bahkan kapan mobil bisa saya ambil pun tidak ada sama sekali," tulisnya.
Ada juga konsumen lain Air EV lainnya bernama Lim Yan Wen. "Ceritanya kemarin sampai rumah baterai sisa 36 persen langsung dicharge. Besok pagi dicek cuma 49 persen, lalu saya coba charge lagi. Hanya berjalan 22 detik langsung mati tidak bisa charge lagi," ungkap Lim Yan Wen di forum tersebut.
Hal senada juga diungkap Adityo Setyawan yang mengeluhkan mobilnya yang sulit diisi daya listrik.
Penjelasan Wuling
Setelah ramai di medsos, Wuling Indonesia bergerak cepat sebagai bentuk tanggung jawab mereka kepada konsumen.
Brand & Marketing Director Wuling Motors, Dian Asmahani mengungkapkan tiga kasus keluhan konsumen tersebut sudah ditangani. Dian berujar kalau kerusakan yang dialami ketiga konsumen ternyata bukan kerusakan di komponen baterai.
"Untuk konsumen Angga Surya Perdana, tak ditemukan ada masalah pada mobilnya tetapi ternyata ada masalah pada kelistrikan rumah. Kemudian konsumen Lim Yan Wen, masalah pada bagian alternator," ujar Dian.
"Sementara untuk Adityo Setyawan, permasalahannya di bagian salah satu sirkuit charging yaitu OBC. Semua kasus ini tidak ada yang berhubungan ke baterai dan sudah selesai ditangani, jadi baterai aman," lanjut Dian.
Seluruh penganganan pada kerusakan tersebut tanpa dipungut termasuk biaya untuk penggantian suku cadang karena masih dalam masa garansi.
Mobil listrik Air EV dilengkapi garansi umum kendaraan hingga 3 tahun atau 100.000 km. Lalu ada garansi untuk komponen inti, yang terdiri dari garansi power battery, drive motor, dan motor controller hingga 8 tahun atau 120.000 km.
Jakarta: Heboh di media sosial terkait masalah di
mobil listrik mungil
Wuling Air EV. Beberapa konsumen mengungkapkan masalah di mobil Air EV mereka pada laman group Facebook "Komunitas Pemilik Wuling Air EV'.
Pengguna bernama Angga Surya Putra mengungkapkan kalau Air EV miliknya tidak bisa dicas. Pernyataan tersebut ia tulis pada 26 Oktober 2022.
"Keluhan mobil semalam saya charge tidak bisa masuk/tidak bertambah (baterai). Sampai malam ini jam 19.00 tidak ada kabar sama sekali dari pihak bengkel tentang penyebab, progres, atau bahkan kapan mobil bisa saya ambil pun tidak ada sama sekali," tulisnya.
Ada juga konsumen lain Air EV lainnya bernama Lim Yan Wen. "Ceritanya kemarin sampai rumah baterai sisa 36 persen langsung dicharge. Besok pagi dicek cuma 49 persen, lalu saya coba charge lagi. Hanya berjalan 22 detik langsung mati tidak bisa charge lagi," ungkap Lim Yan Wen di forum tersebut.
Hal senada juga diungkap Adityo Setyawan yang mengeluhkan mobilnya yang sulit diisi daya listrik.
Penjelasan Wuling
Setelah ramai di medsos, Wuling Indonesia bergerak cepat sebagai bentuk tanggung jawab mereka kepada konsumen.
Brand & Marketing Director Wuling Motors, Dian Asmahani mengungkapkan tiga kasus keluhan konsumen tersebut sudah ditangani. Dian berujar kalau kerusakan yang dialami ketiga konsumen ternyata bukan kerusakan di komponen baterai.
"Untuk konsumen Angga Surya Perdana, tak ditemukan ada masalah pada mobilnya tetapi ternyata ada masalah pada kelistrikan rumah. Kemudian konsumen Lim Yan Wen, masalah pada bagian alternator," ujar Dian.
"Sementara untuk Adityo Setyawan, permasalahannya di bagian salah satu sirkuit charging yaitu OBC. Semua kasus ini tidak ada yang berhubungan ke baterai dan sudah selesai ditangani, jadi baterai aman," lanjut Dian.
Seluruh penganganan pada kerusakan tersebut tanpa dipungut termasuk biaya untuk penggantian suku cadang karena masih dalam masa garansi.
Mobil listrik Air EV dilengkapi garansi umum kendaraan hingga 3 tahun atau 100.000 km. Lalu ada garansi untuk komponen inti, yang terdiri dari garansi power battery, drive motor, dan motor controller hingga 8 tahun atau 120.000 km.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(PRI)