New BMW 7 Series, punya banyak ubahan yang signifikan. medcom.id/Ahmad Garuda
New BMW 7 Series, punya banyak ubahan yang signifikan. medcom.id/Ahmad Garuda

Ulas BMW Seri-7, Benarkah Banyak yang Baru?

Otomotif mobil baru bmw
Ahmad Garuda • 15 Oktober 2019 08:23
Jakarta: BMW Group Indonesia kian agresif meluncurkan produk anyarnya untuk pasar Indonesia. Ini menjadi indikasi permintaan mobil mewah dan luxury di pasar nasional kian besar. Seperti yang terlihat pada Kamis (10/10/2019). Mereka meluncurkan versi CKD Seri-7 dengan dua versi yaitu elegan dan M Sport.
 
Menurut Presiden Direktur BMW Group Indonesia, Ramesh Divyanathan saat melakukan peluncuran mobil tersebut, bahwa mereka melakukan penyegaran ini tapi cukup banyak juga ubahan yang mereka sematkan. Sehingga bisa dibilang ini seperti versi All New. Lalu apa saja yang baru di mobil tersebut? Mari kita ulas satu per satu.
 
Desain eksterior: Sporty VS Elegan
Sekilas dari tampilan, yang terlihat berubah cukup besar adalah desain lampu lebih sipit dan emblem yang membesar. Lalu kap mesin baru miliki garis kontur tajam dan logo BMW yang lebih besar. Desain yang paling dominan di bagian depan adalah kidney grille BMW dengan single-piece surround - menyatu, yang luas permukaannya membesar sekitar 40 persen.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Ulas BMW Seri-7, Benarkah Banyak yang Baru?
 
Secara singkat, desain eksterior baru meliputi apron depan dan kap mesin, kidney grille yang dibingkai oleh surround one-piece, lampu depan, panel sisi depan serta bumper belakang, dan lampu belakang.
 
Air intake di bagian bawah apron depan kini dilapisi dengan air deflectors besar. Hal ini memandu udara bergerak secara efisien ke saluran udara rem dan air curtains, berguna meminimalkan turbulensi di sekitar lengkungan roda. Secara keseluruhan tampilan samping kendaraan semakin sempurna dengan lingkar roda yang menggunakan finishing high-gloss velg alloy 20-inci W-spoke style 646 di The new 740Li Opulence.
 
Interior
Suasana mewah mobil ini tentu adalah yang utama. Semuanya ditingkatkan dengan sentuhan eksklusif dalam design pure excellence. Misalnya headliner Alcantara, door sill Fine Brushed Aluminium, jahitan dekoratif dan masih banyak lagi lainnya.
 
Ulas BMW Seri-7, Benarkah Banyak yang Baru?
 
Fitur menonjol dari desain baru leather steering wheel yang menjadi standar adalah pengaturan modifikasi dari tombol multifungsi serta BMW M Sport steering wheel baru di tipe M Sport. Tray pengisian nirkabel untuk ponsel kini berada tepat di depan cupholders di semua varian, untuk memudahkan pengemudi.
 
Sementara di versi 730Li Opulence hadir dengan kursi belakang Executive Lounge yang dirancang untuk memaksimalkan faktor keamanan dan kenyamanan penumpang. Di samping four-zone automatic climate control, bangku dapat disetel secara elektrik, dan fungsi pijat di bagian belakang, paket interior ini juga mencakup ventilasi aktif untuk semua bangku, dan Rear-seat entertainment Experience termasuk Touch Command.
 
Sistem Rear-seat entertainment terdiri dari dua layar sentuh full-HD 10-inci lengkap dengan drive Blu-ray. Sistem ini memungkinkan pengguna untuk mengakses fungsi hiburan dan navigasi dari bangku belakang. Sistem ini memiliki fungsi layar sentuh yang dapat disesuaikan dengan posisi bangku penumpang.
 
Tablet yang dapat dilepas ini miliki layar diagonal 7-inci dan dapat digunakan dari kursi mana pun dan bahkan dari luar kendaraan. Fitur ini memungkinkan pemilik mengoperasikan fungsi kenyamanan seperti penyesuaian bangku, pencahayaan interior dan pengaturan AC, serta sistem hiburan, navigasi, dan komunikasi.
 
Ulas BMW Seri-7, Benarkah Banyak yang Baru?
 
Tenaga Mesin Lebih Buas
Teknologi mesin terbaru hadir dengan turbocharger twin-scroll, High Precision Injection, ValveTronic fully variable valve timing dan Double-Vanos variable camshaft control.
 
Unit bensin mesin 6-silinder 3.0-liter untuk 740Li Opulence dilengkapi dengan teknologi di atas namun dan mampu menghasilkan 14 daya kuda lebih tinggi dari model sebelumnya. Sekarang total tenaganya mencapai 340 dk pada putaran mesin 5.500 - 6.500 rpm dan torsi maksimum 450 Nm dari 1.500 rpm. Mobil ini pun bisa melesat 100 km per jam dari titik diam dalam waktu 5,6 detik dengan kecepatan maksimum 250 km per jam.
 
Sementara versi 730Li M Sport, unit bensin 4-silinder 2.0 liter sanggup menghasilkan peningkatan tenaga 7 hp dengan total 265 hp pada 5.500 - 6.500 rpm dan torsi maksimum 400 Nm dari 1.500 rpm, memungkinkan mobil ini mencapai 100 km per jam dalam 6,3 detik dengan kecepatan maksimum 250 km per jam.
 
Uniknya, semua varian ini dibekali fitur standar adaptive suspension termasuk peredam yang dikontrol secara elektronik dan suspensi udara 2-axle dengan automatic self-levelling. Selain itu, tombol Driving Experience Control dapat digunakan untuk mengaktifkan berbagai pengaturan untuk hadirkan pengalaman berkendara sporty namun tetap nyaman.
 
Suplai udara di air-suspension dikendalikan dengan modul terpisah untuk setiap roda, sehingga bobot kendaraan tetap seimbang. Ditambah lagi, tinggi kendaraan dapat diatur secara manual. Misalnya, dapat dinaikkan hingga 20 mm dengan satu sentuhan tombol pada permukaan jalan yang bergelombang atau curam.
 
Lalu bagaimana dengan harganya? Versi 740Li Opulence akan dibanderol dengan Rp2,299,000,000 off the road mulai hari ini. Sedangkan 730Li M Sport berbanderol Rp1,829,000,000 off the road mulai Desember 2019.
 
Rival
Berbicara soal rivalitas, BMW tentu tidak akan melangkah sendirian. Mercedes-Benz yang cukup kuat di segmen S-Class-nya tentu takkan tinggal diam. Apalagi sebelumnya juga sudah ada Audi dengan A8 L dan Lexus SL. Tentu akan kembali ke soal passion dan kenyamanan terhadap brand. Mengingat brand yang kuat di Indonesia untuk mobil mewah sekelas seri-7, adalah Mercedes-Benz dan Lexus. Tingga adu teknologi dan fitur terbaru saja.
 

(UDA)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif