DKI Jakarta: Merek kendaraan listrik, iCAR, mulai memperkenalkan fondasi teknologi yang akan menjadi dasar seluruh lini produknya menjelang kehadirannya di Indonesia. Platform yang diperkenalkan tersebut adalah i-SWIFT, sebuah arsitektur modular yang dirancang khusus untuk kendaraan listrik dan kendaraan energi terbarukan.
Platform i-SWIFT menjadi fondasi utama pengembangan produk iCAR dengan mengintegrasikan powertrain, chassis, serta sistem pintar dalam satu struktur kendaraan.
Dengan pendekatan modular tersebut, merek asal China itu menyebut platform ini mampu menghadirkan fleksibilitas tinggi untuk menjawab kebutuhan pasar global yang beragam sekaligus menjaga standar kualitas dan performa kendaraan.
Teknologi ini juga dirancang untuk memberikan pengalaman berkendara yang lebih premium dengan karakter performa yang konsisten di berbagai kondisi jalan.
Salah satu model yang mengusung platform ini adalah iCAR V23. Pada model tersebut, i-SWIFT diwujudkan melalui sistem chassis yang memadukan suspensi depan double-wishbone atau MacPherson dengan suspensi belakang five-link independent.
Baca Juga:
Pilihan Mobil Listrik dengan Jarak Tempuh Tembus 800 KM, Belum Ada di Indonesia?
Konfigurasi tersebut diklaim mampu menghadirkan keseimbangan antara kenyamanan berkendara dan kontrol kendaraan, baik untuk penggunaan harian di perkotaan maupun saat melintasi medan yang lebih menantang.
Sistem Penggerak Cerdas i-AWD
Performa kendaraan juga diperkuat melalui teknologi i-AWD (intelligent All-Wheel Drive) yang memanfaatkan kontrol elektronik dan distribusi torsi dinamis pada setiap roda.
Sistem ini secara otomatis menyesuaikan distribusi tenaga berdasarkan kondisi jalan dan tingkat traksi yang tersedia. Dengan teknologi tersebut, kendaraan dapat menjaga stabilitas dan kontrol secara optimal dalam berbagai situasi berkendara.
Berbeda dengan sistem penggerak konvensional, i-AWD mampu beralih secara otomatis antara penggerak dua roda dan empat roda. Peralihan tersebut dilakukan secara halus untuk menjaga efisiensi energi tanpa mengorbankan performa kendaraan.
Pada kondisi perkotaan, sistem ini mengatur distribusi tenaga untuk menghasilkan pengalaman berkendara yang lebih halus dan senyap. Sementara saat menghadapi kondisi off-road, sistem akan menyesuaikan logika penggerak agar tenaga tersalurkan secara presisi ke roda yang membutuhkan traksi lebih besar.
Baca Juga:
Motul Jalin Kemitraan dengan Produsen Sepeda Motor Italia
Enam Mode Berkendara
Untuk memberikan fleksibilitas berkendara, V23 juga dilengkapi lebih dari enam mode berkendara, yakni ECO, Comfort, Sport, Slippery, Off-Road, serta Individual. Mode Individual memungkinkan pengemudi menyesuaikan berbagai parameter kendaraan sesuai preferensi masing-masing, sehingga pengalaman berkendara menjadi lebih personal.
Pengaturan mode berkendara dapat dilakukan melalui kontrol fisik, layar sentuh, maupun perintah suara. Fitur voice command ini memungkinkan pengemudi tetap fokus mengemudi tanpa perlu melepaskan tangan dari kemudi.
Telah Diuji di Berbagai Kondisi Medan
Menurut iCAR, keandalan platform i-SWIFT telah diuji melalui berbagai pengujian di kondisi nyata, termasuk pada medan off-road seperti lumpur, tanjakan curam, hingga tikungan tajam. Pengujian tersebut bertujuan memastikan kendaraan mampu menjaga stabilitas, respons tenaga, serta presisi handling dalam berbagai situasi ekstrem.
Country Director iCAR Indonesia, Mark Yang, menyatakan platform i-SWIFT menjadi dasar penting bagi pengembangan kendaraan listrik iCAR di masa depan.
“V23 merupakan representasi nyata dari kekuatan platform i-SWIFT yang kami kembangkan. Melalui platform ini, kami menghadirkan kendaraan listrik yang tidak hanya fleksibel dan berperforma, tetapi juga menawarkan pengalaman berkendara yang lebih premium, stabil, dan percaya diri di berbagai kondisi. Kehadirannya di Indonesia menjadi langkah penting kami dalam menjawab kebutuhan mobilitas modern yang semakin dinamis,” ujar Mark dikutip dari keterangan resminya.
DKI Jakarta: Merek
kendaraan listrik,
iCAR, mulai memperkenalkan fondasi teknologi yang akan menjadi dasar seluruh lini produknya menjelang kehadirannya di Indonesia. Platform yang diperkenalkan tersebut adalah i-SWIFT, sebuah arsitektur modular yang dirancang khusus untuk kendaraan listrik dan kendaraan energi terbarukan.
Platform i-SWIFT menjadi fondasi utama pengembangan produk iCAR dengan mengintegrasikan powertrain, chassis, serta sistem pintar dalam satu struktur kendaraan.
Dengan pendekatan modular tersebut, merek asal China itu menyebut platform ini mampu menghadirkan fleksibilitas tinggi untuk menjawab kebutuhan pasar global yang beragam sekaligus menjaga standar kualitas dan performa kendaraan.
Teknologi ini juga dirancang untuk memberikan pengalaman berkendara yang lebih premium dengan karakter performa yang konsisten di berbagai kondisi jalan.
Salah satu model yang mengusung platform ini adalah iCAR V23. Pada model tersebut, i-SWIFT diwujudkan melalui sistem chassis yang memadukan suspensi depan double-wishbone atau MacPherson dengan suspensi belakang five-link independent.
Konfigurasi tersebut diklaim mampu menghadirkan keseimbangan antara kenyamanan berkendara dan kontrol kendaraan, baik untuk penggunaan harian di perkotaan maupun saat melintasi medan yang lebih menantang.
Sistem Penggerak Cerdas i-AWD
Performa kendaraan juga diperkuat melalui teknologi i-AWD (intelligent All-Wheel Drive) yang memanfaatkan kontrol elektronik dan distribusi torsi dinamis pada setiap roda.
Sistem ini secara otomatis menyesuaikan distribusi tenaga berdasarkan kondisi jalan dan tingkat traksi yang tersedia. Dengan teknologi tersebut, kendaraan dapat menjaga stabilitas dan kontrol secara optimal dalam berbagai situasi berkendara.
Berbeda dengan sistem penggerak konvensional, i-AWD mampu beralih secara otomatis antara penggerak dua roda dan empat roda. Peralihan tersebut dilakukan secara halus untuk menjaga efisiensi energi tanpa mengorbankan performa kendaraan.
Pada kondisi perkotaan, sistem ini mengatur distribusi tenaga untuk menghasilkan pengalaman berkendara yang lebih halus dan senyap. Sementara saat menghadapi kondisi off-road, sistem akan menyesuaikan logika penggerak agar tenaga tersalurkan secara presisi ke roda yang membutuhkan traksi lebih besar.
Enam Mode Berkendara
Untuk memberikan fleksibilitas berkendara, V23 juga dilengkapi lebih dari enam mode berkendara, yakni ECO, Comfort, Sport, Slippery, Off-Road, serta Individual. Mode Individual memungkinkan pengemudi menyesuaikan berbagai parameter kendaraan sesuai preferensi masing-masing, sehingga pengalaman berkendara menjadi lebih personal.
Pengaturan mode berkendara dapat dilakukan melalui kontrol fisik, layar sentuh, maupun perintah suara. Fitur voice command ini memungkinkan pengemudi tetap fokus mengemudi tanpa perlu melepaskan tangan dari kemudi.
Telah Diuji di Berbagai Kondisi Medan
Menurut iCAR, keandalan platform i-SWIFT telah diuji melalui berbagai pengujian di kondisi nyata, termasuk pada medan off-road seperti lumpur, tanjakan curam, hingga tikungan tajam. Pengujian tersebut bertujuan memastikan kendaraan mampu menjaga stabilitas, respons tenaga, serta presisi handling dalam berbagai situasi ekstrem.
Country Director iCAR Indonesia, Mark Yang, menyatakan platform i-SWIFT menjadi dasar penting bagi pengembangan kendaraan listrik iCAR di masa depan.
“V23 merupakan representasi nyata dari kekuatan platform i-SWIFT yang kami kembangkan. Melalui platform ini, kami menghadirkan kendaraan listrik yang tidak hanya fleksibel dan berperforma, tetapi juga menawarkan pengalaman berkendara yang lebih premium, stabil, dan percaya diri di berbagai kondisi. Kehadirannya di Indonesia menjadi langkah penting kami dalam menjawab kebutuhan mobilitas modern yang semakin dinamis,” ujar Mark dikutip dari keterangan resminya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(UDA)