Sistem sidik jari akan mulai diaplikasikan di Hyundai Santa Fe. Hyundai
Sistem sidik jari akan mulai diaplikasikan di Hyundai Santa Fe. Hyundai

Hyundai Santa Fe 2019, Hidupkan Mesin dengan Sidik Jari

Otomotif teknologi otomotif hyundai
Ekawan Raharja • 31 Desember 2018 15:53
Korea Selatan: Hyundai Motor Company mengumumkan akan menggunakan teknologi sidik jari di Santa Fe yang meluncur pada kuartal pertama 2019. Sistem ini tidak sekadar mengunci atau membuka pintu, tetapi juga digunakan untuk menghidupkan mesin mobil.
 
untuk membuka mobil, pengemudi harus meletakan jarinya di area sensor yang ada di gagang pintu. Sensor ini akan mengidentifikasi dan mengirimkan informasi kepada kontroler yang ada di dalam.
 
Selain pengemudi juga bisa mengidupkan mobil dengan menyentuh area engine on/off. Penggunaan sistem sidik jari ini juga akan secara otomotis mengatur posisi jok, mengkoneksikan berbagai fitur, dan menyesuaikan semua kaca spoion sesuai dengan pengendaranya.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Hyundai Santa Fe 2019, Hidupkan Mesin dengan Sidik Jari
 
“Di masa depan, Hyundai berencana untuk memperluas penerapan teknologi ini untuk memungkinkan penyesuaian suhu, posisi setir, dan lain-lain yang akan disesuaikan dengan preferensi pengemudi,” kata Presiden dan Kepala Riset & Pengembangan Divisi dari Hyundai Motor Company, Albert Biermann, melalui keterangan resminya.
 
Menyoal keamanannya, pabrikan asal Korea Selatan ini juga memastikannya aman. Sistem ini dinilai sangat sensitif, dan bisa memilah antara sidik jari palsu dan orang asing yang ingin membuka mobil ini.
 
Teknologi ini akan diterapkan di Hyundai untuk di pasar-pasar tertentu dan secara bertahap akan berkembang di pasar lainnya. Selain itu mereka juga tidak menutup kemungkinan untuk mengaplikasikan fitur ini di jajaran mobil lainnya, dan berambisi memperkuat citranya sebagai salah satu pemimpin teknologi di pasar mobilitas masa depan.
 
Teknologi yang menggunakan sidik jari secara langsung terintegrasi dengan mobil, memang belum diaplikasikan banyak produsen otomotif. Namun secara tak langsung, melalui aplikasi di gawai teknologi ini sudah bisa dilakukan bahkan sudah banyak dipasarkan di Indonesia. Untuk alasan keamanan, tentu teknologi yang terintegrasi dengan sistem kelistrikan di mobil akan sangat penting.
 

(UDA)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif