Jakarta: Persaingan di bisnis mobil untuk penggunaan komersial tak kalah sengitnya dengan bisnis mobil penumpang. Tapi bisnis mobil komersial ada potensi untuk konsumen membeli kembali produk untuk menambah jumlah armada miliknya.
Mengapresiasi konsumen jadi salah satu trik untuk menjaga loyalitas konsumen. Dengan dihargai, bukan tidak mungkin konsumen akan kembali membeli produk dari merek yang sama. Itulah yang dilakukan PT United Tractors Tbk (UT) dengan menggelar 'Scania Trans Jawa Gathering' untuk memperkenalkan program #ScaniaTransJawa.
Kegiatan yang berlangsung di kantor pusat United Tractors Tbk Cakung, Jakarta Timur, Selasa (2/4/2019) untuk menjaga hubungan baik dengan konsumen yang sudah menggunakan produk bus dan truk Scania.
Di event ini, UT sekaligus memperkenalkan dua sasis bus dengan spesifikasi rute jarak jauh antarkota antar provinsi (AKAP) Trans Jawa. Adalah bus Scania K360IB-4X2 dan K410IB-6X2, yang diklaim bakal diaplikasikan menjadi bus berbodi Super High Deck (SHD), Ultra High Deck (UHD) dan Super Double Decker (SDD).
"Kedua model bus Scania ini masuk dalam kategori bus executive karena dilengkapi dengan berbagai fasilitas yang memberikan keamanan dan kenyamanan berstandar tinggi," ungkap Direktur Marketing UT Loudy Irwanto Elias, di acara yang sama.
Loudy menjelaskan, fitur-fitur yang dimiliki di dua bus premium Scania ini antara lain adalah sistem pengereman handal berupa Electronic Braking System (EBS) dan Anti-locked Braking System (ABS), serta Electronic Stability Program (ESP), yang berguna menjaga kestabilan saat berkendara meski di jalan yang licin.
Sementara itu, fitur suspensi udara (air suspension) dan transmisi opticruise (auto manual transmission) diklaim membuat Scania lebih aman dan nyaman dipakai berkendara.
Iman Nurwahyu, Direktur Sales PT United Tractors Tbk menambahkan, bus Scania dilengkapi dengan mesin berkapasitas besar dengan tenaga maksimum sebesar 360 daya kuda dan 410 daya kuda yang ramah lingkungan dan irit bahan bakar.
Maret 2019, PT Hino Motors Sales Indonesia (HMSI) juga sudah menjajal bus baru mereka dengan menyusuri jalur Jawa untuk menguji ketangguhan mesin, fitur baru dan kenyamanan bus pabrikan tersebut.
Acara road test ini diikuti oleh 30 pengusaha otobus yang bergerak dibidang transportasi antar kota maupun pariwisata. Mengambil rute dari Hotel The Wujil Semarang menuju tol Unggaran dan tol Salatiga.
Beberapa fitur atau pengembangan terbaru FC Bus disebut tak kalah saing di kelasnya. Jika dibandingkan dengan bus-bus impor seperti Mercedes-Benz, Scania hingga Volvo, bus produksi Hino tak kalah dalam hal fitur dan teknologi. Meski juga masih ada beberapa hal yang jadi tugas besar mereka. Terutama soal komputerisasi dan fitur safety.
Jalur Trans-Jawa akhir-akhir ini selalu menjadi tempat untuk menguji performa dan kenyamanan bus. Selain United Tractors, beberapa produsen yang bekerja sama dengan Karoseri ternama seperti Hino, pun melakukan pengetesan di jalur tersebut. Tujuannya tak lain untuk meyakinkan bahwa produk mereka sangat nyaman untuk kepentingan kenyamanan penumpang.
Jakarta: Persaingan di bisnis mobil untuk penggunaan komersial tak kalah sengitnya dengan bisnis mobil penumpang. Tapi bisnis mobil komersial ada potensi untuk konsumen membeli kembali produk untuk menambah jumlah armada miliknya.
Mengapresiasi konsumen jadi salah satu trik untuk menjaga loyalitas konsumen. Dengan dihargai, bukan tidak mungkin konsumen akan kembali membeli produk dari merek yang sama. Itulah yang dilakukan PT United Tractors Tbk (UT) dengan menggelar 'Scania Trans Jawa Gathering' untuk memperkenalkan program #ScaniaTransJawa.
Kegiatan yang berlangsung di kantor pusat United Tractors Tbk Cakung, Jakarta Timur, Selasa (2/4/2019) untuk menjaga hubungan baik dengan konsumen yang sudah menggunakan produk bus dan truk Scania.
Di event ini, UT sekaligus memperkenalkan dua sasis bus dengan spesifikasi rute jarak jauh antarkota antar provinsi (AKAP) Trans Jawa. Adalah bus Scania K360IB-4X2 dan K410IB-6X2, yang diklaim bakal diaplikasikan menjadi bus berbodi Super High Deck (SHD), Ultra High Deck (UHD) dan Super Double Decker (SDD).
"Kedua model bus Scania ini masuk dalam kategori bus executive karena dilengkapi dengan berbagai fasilitas yang memberikan keamanan dan kenyamanan berstandar tinggi," ungkap Direktur Marketing UT Loudy Irwanto Elias, di acara yang sama.
Loudy menjelaskan, fitur-fitur yang dimiliki di dua bus premium Scania ini antara lain adalah sistem pengereman handal berupa Electronic Braking System (EBS) dan Anti-locked Braking System (ABS), serta Electronic Stability Program (ESP), yang berguna menjaga kestabilan saat berkendara meski di jalan yang licin.
Sementara itu, fitur suspensi udara (air suspension) dan transmisi opticruise (auto manual transmission) diklaim membuat Scania lebih aman dan nyaman dipakai berkendara.
Iman Nurwahyu, Direktur Sales PT United Tractors Tbk menambahkan, bus Scania dilengkapi dengan mesin berkapasitas besar dengan tenaga maksimum sebesar 360 daya kuda dan 410 daya kuda yang ramah lingkungan dan irit bahan bakar.
Maret 2019, PT Hino Motors Sales Indonesia (HMSI) juga sudah menjajal bus baru mereka dengan menyusuri jalur Jawa untuk menguji ketangguhan mesin, fitur baru dan kenyamanan bus pabrikan tersebut.
Acara road test ini diikuti oleh 30 pengusaha otobus yang bergerak dibidang transportasi antar kota maupun pariwisata. Mengambil rute dari Hotel The Wujil Semarang menuju tol Unggaran dan tol Salatiga.
Beberapa fitur atau pengembangan terbaru FC Bus disebut tak kalah saing di kelasnya. Jika dibandingkan dengan bus-bus impor seperti Mercedes-Benz, Scania hingga Volvo, bus produksi Hino tak kalah dalam hal fitur dan teknologi. Meski juga masih ada beberapa hal yang jadi tugas besar mereka. Terutama soal komputerisasi dan fitur safety.
Jalur Trans-Jawa akhir-akhir ini selalu menjadi tempat untuk menguji performa dan kenyamanan bus. Selain United Tractors, beberapa produsen yang bekerja sama dengan Karoseri ternama seperti Hino, pun melakukan pengetesan di jalur tersebut. Tujuannya tak lain untuk meyakinkan bahwa produk mereka sangat nyaman untuk kepentingan kenyamanan penumpang.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(UDA)