Telusur pesisir Sulawesi Selatan dan Barat bersama BMW X1. medcom.id/Ahmad Garuda
Telusur pesisir Sulawesi Selatan dan Barat bersama BMW X1. medcom.id/Ahmad Garuda

Driving Experience

Bertualang Seru ala 'Baby Bimmer' di Pesisir Sulselbar

Otomotif test drive bmw
Ahmad Garuda • 01 Oktober 2018 17:21
Makassar: Menikmati hawa pesisir sembari berkendara seru, wajib memasukkan jalan trans-Sulawesi Selatan dan Barat, sebagai salah satu destinasi trip Anda. Yup, sepanjang perjalanan Anda akan melalui banyak spot indahnya pemandangan pesisir pantai dan ragam budaya setempat.
 
Kali ini saya menikmatinya dengan mengendarai sebuah sport activity vehicle (SAV) milik BMW yaitu X1. Mobil 3 silinder segaris bermodalkan turbocharged tersebut menjadi teman dalam menyusuri jalan-jalan di sepanjang jalur Makassar-Majene-Mamuju hingga kembali ke Majene lalu Makassar lagi.
Bertualang Seru ala 'Baby Bimmer' di Pesisir Sulselbar
Jalan yang cukup jauh sepanjang 1.000 km kurang lebih, pun tergolong komplit, mulai dari trek lurus, berkelok, beton, aspal, berlubang hingga jalan tanah bekas longsoran jalan, tersaji di sana. Lalu seperti apa pengalaman berkendara yang saya kemas khusus selama menyusuri wilayah tersebut? simak ulasan lengkapnya berikut.
 
Berkendara Dinamis
Masuk ke kabin untuk pertama kalinya, membuat saya tetap merasa percaya diri. Meski hanya bermodalkan mesin segaris dengan kapasitas 1.500 cc tiga silinder, penggerak depan, namun saya tak percaya kalau si Baby Bimmer ini tak punya tenaga buas.
Bertualang Seru ala 'Baby Bimmer' di Pesisir Sulselbar
Benar saja, ketika mencoba tarikan tenaganya usai melakukan pembayaran di gerbang tol reformasi, Makassar, tenaga buasnya sangat terasa berkat sokongan BMW TwinPower Turbo Technology. Gaya hentak sebesar 220 Newton meter jadi jaminan bahwa pengalaman berkendara akan menyenangkan kali ini.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Kendati langsung mencoba akselerasi terbaiknya, namun saya tak lupa mencoba tiga mode berkendara yang tersaji di mobil tersebut. Mulai dari eco mode, lalu ada comfort dan kemudian terakhir adalah mode sport. Untuk mode eco atau ekonomis, tenaga mobil akan disalurkan lebih halus dan minim hentakan. Tujuannya jelas untuk membuat konsumsi bahan bakarnya lebih irit.
Bertualang Seru ala 'Baby Bimmer' di Pesisir Sulselbar
Namun untuk jalan trans Sulselbar, rasanya tidak akan banyak terpakai. Mengingat kondisi jalan yang diselingi trek naik-turun, memaksa mode berkendara minimal berada di mode comfort. Saya malah kebanyakan menggunakan mode sport untuk membuat berkendara lebih dinamis.
 
Terlebih ketika menyusuri jalur antara kota Pare-Pare ke Pinrang yang melewati wilayah perbukitan. Kemudian jalur menuju Mamuju selepas perbatasan Kabupaten Majene. Di sini, sensasi berkendara di mode sport benar-benar terasa. Tenaga yang tersalur di roda depan benar-benar terasa namun tak membuat roda belakang terabaikan.
Bertualang Seru ala 'Baby Bimmer' di Pesisir Sulselbar
Beberapa jalur rusak juga sempat saya lalui dengan undakan yang cukup tinggi. Beruntung si Baby Bimmer ini punya ketinggian yang cukup baik untuk tipe crossover atau yang mereka bilang SAV. Bahkan masih mampu bermanuver secara ekstrim dengan dukungan ragam fitur sistem stabilitas dalam berkendara seperti DTC (dynamic traction control), CBC (cornering brake control), DBC (dynamic brake control), hingga EDLC (electrically controlled differential lock control).
 
Penampilan dan Gaya
Bagian ini adalah bagian yang mendapat porsi cukup besar. Mengingat cara BMW membuat mobil dan karakter khas yang mereka tempelkan di sana, bukan isapan jempol alias nyata adanya. Mulai dari torsi besar, lalu semua kenyamanan yang tersaji bahkan gaya yang diberikan memang tak terlepas dari karakter khas mobil asal Jerman itu.
Bertualang Seru ala 'Baby Bimmer' di Pesisir Sulselbar
Kidney grill atau grill model ginjal ganda khas BMW, tersemat layaknya varian lain mobil asal Jerman itu. Meski disebut Baby Bimmer, namun dimensinya tak kecil untuk ukuran crossover. Panjang bodinya 4.439 mm lalu lebar 1.821 mm dan tingginya 1.598, membuat pengendaliannya tidak sulit.
 
Keamanan dan Kenyamanan
Untuk bagian ini, mungkin tidak perlu mengupas banyak hal. Mengingat BMW bahkan secara umum mobil-mobil Eropa, sangat memperhatikan yang namanya aspek keamanan dan keselamatan dengan dukungan teknologi yang mereka sematkan di mobil tersebut.
Bertualang Seru ala 'Baby Bimmer' di Pesisir Sulselbar
Beberapa fitur yang sudah saya sebutkan di atas adalah beberapa di antaranya. Sementara untuk fitur seperti sabuk keselamatan, sensor tabrakan dan lain sebagainya, sudah cukup lazim untuk mobil-mobil buatan BMW. Namun hal-hal sederhana seperti kompartemen untuk membawa barang, juga dipikirkan hingga detail. Di bagian belakang contohnya, terdapat tiga bagian untuk menaruh barang bawaan.
 
Bagian bawah yang biasanya digunakan untuk ban cadangan, bisa digunakan untuk membawa barang yang sifatnya tidak terlalu besar namun bobotnya cukup berat. Kemudian ruang penyimpanan utama dan kompartemen atas untuk barang yang kecil-kecil.
Bertualang Seru ala 'Baby Bimmer' di Pesisir Sulselbar
Dengan konfigurasi seperti ini, artinya mobil ini pantas bagi keluarga kecil yang ingin melakukan trip ke luar kota. Juga untuk digunakan untuk beraktifitas harian seperti rutinitas dalam bekerja.
 
Saya pun tidak mengalami masalah untuk urusan barang bawaan. Sehingga peralatan seperti kamera, tripot hingga bawaan lainnya tetap aman. Meski harus mampir di beberapa spot unik di sepanjang jalur tersebut.
Bertualang Seru ala 'Baby Bimmer' di Pesisir Sulselbar
Harga
Soal harga, mobil ini tergolong versi mewah dari sebuah crossover atau yang mereka sebut sebagai SAV. Untuk versi X1 sDrive18i Dynamic, dibanderol dengan harga yang cukup bersaing yaitu Rp688 juta on the road Jakarta. Sementara untuk versi xLine dibanderol dengan Rp771 juta otr Jakarta.
 
Rival
Kalau berbicara rival terdekatnya rasanya mobil-mobil buatan Jerman lainnya yang masih cukup dekat adalah Audi Q3, lantaran mengusung kubikasi mesin yang mirip yaitu 1.500 cc dan juga rentang harga tidak terpaut jauh. Kelebihan yang dimiliki Q3 karena pilihan mesin yang diberikan cukup variatif. Sayang versi terbaru dari Q3 belum banyak berubah.
Bertualang Seru ala 'Baby Bimmer' di Pesisir Sulselbar
Namun ada juga yang memasukkan Mercedes-Benz GLA sebagai kompetitornya. Padahal spesifikasi mesin GLA lebih besar yaitu mengusung mesin 2.0 liter meski sama-sama berpenggerak roda depan.
 
Spesifikasi BMW X1 sDrive 28i:
Mesin

Tipe mesin: Silinder3 TwinPower Turbo
Suplai bahan bakar: Direct Injection
Kapasitas mesin: 1499 cc
Tenaga maksimal: 136 ps @ 4400 rpm
Torsi maksimal: 220 Nm @ 1250-4300 rpm
 
Dimensi
P x L x T: 4439 mm x 1821 mm x 1612 mm
Berat:1505 kg
Kapasitas tangki BBM: 51 L
 
Suspensi dan Kaki-kaki
Suspensi depan:Adaptive Suspension
Suspensi belakang: Adaptive Suspension
Ban: R18
 
(UDA)


FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif