Produsen aki mulai was-was soal mobil listrik yang bisa mengganggu siklus bisnis mereka. Medcom.id/Ahmad Garuda
Produsen aki mulai was-was soal mobil listrik yang bisa mengganggu siklus bisnis mereka. Medcom.id/Ahmad Garuda

Komponen Otomotif

Produsen Aki Waspadai Era Elektrifikasi Otomotif? Ternyata Ini Alasannya

Ahmad Garuda • 22 Desember 2021 13:06
Perkembangan elektrifikasi dalam industri otomotif nasional, diikuti dengan sistem pemasaran yang semakin membaik. Belum lagi soal edukasi penggunaan mobil ramah lingkungan, semakin membuat banyak orang mulai beralih ke kendaraan yang menggunakan energi terbarukan ini.
 
Namun disadari atau tidak, ternyata ada juga beberapa produsen komponen yang merasa was-was jika mobil listrik semakin masif digunakan di Indonesia. Salah satunya adalah produsen baterai atau aki. Salah satunya adalah produsen aki Massiv. Mereka dengan tegas mengatakan bahwa ini menjadi ancaman bagi produsen baterai untuk kendaraan.
 
"Alasan terbesarnya adalah karena mobil listrik cukup irit menggunakan energi dari baterai. Tidak seperti mobil dengan pembakaran internal, maksimal penggunaan aki kalau dari mobil-mobil yang sudah tahun berjalan, sekitar 2 tahun saja. Malah sebaliknya di mobil listrik, penggunaan aki bisa bertahan lama," ujar Direktur PT Wacana Prima Sentosa (Aki Massiv), Hadi saat meluncurkan varian terbaru Thunder.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Baca Juga:
Ada Skutik Edisi Spider-Man, Harganya Cuma Rp16 Jutaan
 
Hadi melanjutkan bahwa keitka penggunaan aki di mobil bisa berlangsung lama, maka secara otomatis permintaan akan baterai atua aki ini akan menurun drastis. Bagi mereka ini tentu jadi masalah besar, karena bisnis mereka akan terganggu akibat naiknya penggunaan kendaraan listrik.
 
Saat dikonfirmasi soal strategi mereka untuk menghadapi era elektrifikasi di otomotif, Hadi belum bisa mengutarakan dengan pasti strateginya. Ia hanya berharap penggunaan komponen pengasil listrik di kendaraan ini, masih akan tetap digunakan. Tentang bagaimana mereka mengakalinya nanti, tentu ini jadi tantangan besar.
 
Memang belum ada data sampel yang banyak diambil dari pengguna kendaraan listrik dan terkait penggunaan aki di mobil mereka. Namun secara logika, penggunaan aki di mobil listrik, memang tak akan terlalu banyak. Mengingat mobil listrik memiliki baterai sendiri yang bisa diisi ulang dan penggunaan energi listrik langsung yang bisa digunakan semua perangkat di kendaraan tersebut.
 
(UDA)



LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif