Ilustrasi bus TransJakarta. MI/Angga
Ilustrasi bus TransJakarta. MI/Angga

Transportasi Umum

Ini Aturan Penggunaan Transportasi Umum Selama PPKM Level 3

Ekawan Raharja • 18 Februari 2022 09:02
Jakarta: Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memperpanjang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 3 hingga 21 Februari 2022. Tentunya masyarakat sebaik memahami bagaimana peraturan menggunakan transportasi umum di tengah aturan PPKM Level 3 yang berlaku.
 
Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk tetap disiplin protokol kesehatan, serta membekali diri dengan pengetahuan terkait upaya pencegahan dan penanganan jika terinfeksi Covid-19. “Insya Allah, dengan kedisiplinan, dengan kerja sama, dengan kolaborasi seperti yang telah kita lakukan sebagai warga Jakarta, maka kita akan bisa melewati gelombang Omicron ini dengan baik, dengan cepat, dan Insya Allah sehat, selamat."
 
Sejumlah pembatasan diterapkan dalam perpanjangan PPKM Level 3, termasuk di sektor transportasi umum. berikut aturannya;
  1. Kendaraan Umum, Angkutan Massal, Taksi (Konvensional dan Online) dan Kendaraan Sewa/Rental: Diberlakukan dengan pengaturan kapasitas maksimal 70% (tujuh puluh persen), dengan penerapan protokol kesehatan secara lebih ketat;
  2. Ojek (Online dan Pangkalan): Penerapan protokol kesehatan secara lebih ketat.
 

Sertifikat Vaksin Digunakan Di Berbagai Lokasi

Dalam Keputusan Gubernur yang berlaku sampai 21 Februari 2022 tersebut, selama masa PPKM Level 3, setiap orang yang melakukan aktivitas pada tiap sektor atau tempat harus sudah divaksinasi Covid-19 minimal dosis pertama. Tetapi vaksinasi yang utama adalah dosis lengkap yakni sampai dosis kedua, kecuali bagi penduduk yang masih dalam masa tenggang tiga bulan pasca terkonfirmasi Covid-19 dengan bukti hasil laboratorium.
 
Pengecualian juga berlaku bagi penduduk yang kontraindikasi dilakukan vaksinasi Covid-19 berdasarkan hasil pemeriksaan medis dengan bukti surat keterangan dokter, dan anak-anak usia kurang dari 12 tahun.
 
Kemudian sebagai bukti sudah divaksin, masyarakat melampirkan bukti status telah divaksin pada aplikasi Jakarta Kini (JAKI), aplikasi PeduliLindungi, dan/atau bukti vaksinasi yang dikeluarkan oleh lembaga yang berwenang.
 
(ERA)



LEAVE A COMMENT
LOADING
social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif