Perawatan sistem pengereman jadi hal terpenting untuk bus di musim mudik. Hino
Perawatan sistem pengereman jadi hal terpenting untuk bus di musim mudik. Hino

Perawatan Sistem Pengereman, Fokus Hino di Musim Mudik

Otomotif hino
Ahmad Garuda • 24 Mei 2019 08:35
Jakarta: Tragedi rem blong yang terjadi di sistem transportasi nasional, masih sering jadi sorotan. Penyedia jasa angkutan umum atau transportasi seperti Pengusaha Otobus (PO), terkadang dianggap hanya mementingkan soal penghasilan mereka saja.
 
Namun beberapa hasil penelitian menyebutkan bahwa sistem keselamatan transportasi nasional, bukan hanya ditentukan dari satu sisi saja. Melainkan juga menuntut peran pemerintah bahkan industri otomotif nasional. Terutama di momentum mudik lebaran tahun ini, beberapa APM memberikan prioritas pelayanan terhadap sistem transportasi.
 
Seperti yang dilakukan APM Hino di Indonesia. Mereka memberikan pelayanan khusus untuk perawatan sistem pengereman di Indonesia. Sistem ini diklaim menjadi hal terpenting bagi transportasi nasional, mengingat banyak kecelakaan yang terjadi karena sistem ini kurang diperhatikan.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Sistem pengereman di mobil-mobil transportasi seperti bus, itu adalah hal yang sangat vital. Biasanya sistem ini yang kerap mengalami masalah jika mobil digunakan secara non stop. Mengingat panas yang terjadi di bagian pengereman bisa membuat bagian ini sedikit bermasalah," klaim Senior Executive Officer Aftersales PT Hino Motors Sales Indonesia (HMSI), Irwan Supriyono di sela buka bersama media pada Kamis (23/5/2019).
 
Sementara isu yang sempat beredar soal potensi terjadinya ban meletus akibat kepanasan karena mobil transportasi digunakan secara terus menerus di jalur panjang seperti jalan tol trans-Jawa, diklaim bukan jadi masalah utama. Ia menegaskan bahwa sistem kaki-kaki di kendaraan ini, hanya butuh pengecekan dan perawatan rutin.
 
"Itulah pentingnya pengecekan dan perawatan rutin. Mengingat kita tidak pernah tahu kondisi yang sebenarnya dari komponen kendaraan kita kalau pengecekan rutin saja jarang dilakukan. Ini juga menjadi konsentrasi kami dalam hal pelayanan. Paling tidak kami juga mengkomunikasikan dengan pengemudi atau sopir-sopir, agar rutin melakukan pengecekan kecil."
 
Tentang isu tersebut, Ia memberikan saran agar pengecekan tekanan angin di ban kendaraan, selalu disesuaikan dengan rekomendasi khusus untuk mobil penumpang. Mengingat ini akan jadi standarisasi keselamatan berkendara sistem transportasi nasional.
 

(UDA)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif