Volkswagen nyatakan komitmen untuk tetap di Indonesia. Medcom.id/Ekawan Raharja
Volkswagen nyatakan komitmen untuk tetap di Indonesia. Medcom.id/Ekawan Raharja

Volkswagen Janji Bertahan di Pasar Otomotif Indonesia

Otomotif industri otomotif volkswagen autogear
Ekawan Raharja • 11 November 2019 17:23
Jakarta: Kabar otomotif di tanah air, baru-baru ini sempat ramai dengan dihentikannya penjualan Chevrolet. Melihat kondisi tersebut, beberapa pabrikan otomotif nasional yang penjualannya kurang bagus, tentu mulai ketar-ketir. Namun merek otomotif asal Jerman yang satu ini yaitu Volkswagen, berikrar untuk bertahan di pasar Indonesia.
 
Sampai sekarang ini, merek asal Jerman ini tetap di Indonesia di bawah naungan PT Garuda Mataram Motor dan menjadi bagian dari Indomobil Group. Chief Operating Officer PT Garuda Mataram Motor, Jonas Chendana, juga menegaskan bahwa mereka tidak akan mengikuti langkah yang dilakukan oleh pabrikan Amerika Serikat, seperti Chevrolet dan Ford yang menghentikan penjualannya di tanah air.
 
"Kita tidak ada kekhawatiran (akan hengkang). Kita juga bikin pabrik (di Indonesia), jadi kita berkomitmen," kata Jonas di Senayan Jakarta.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Selain itu, keberadaan konsumen di Indonesia menjadi salah satu pertimbangan merek asal Jerman ini bertahan. Mengingat merek bisa diterima dan memiliki konsumen setia. "Kita percaya bahwa Volkswagen itu punya ikatan batin dengan (konsumen) Indonesia," terang Jonas.
 
Bahkan ada beberapa mobil-mobil Volkswagen yang kemudian menjadi barang koleksi, dan harga bekasnya ada yang tembus sampai miliaran rupiah. "Banyak model Volkswagen yang menjadi legenda, seperti Karmann Ghia, Beetle, Safari, dan banyak lagi," ungkap Jonas.
 
Merek Volkswagen sudah ada di Indonesia sejak 1952 di bawah naungan PT Piola. Kemudian di 1972, merek ini diambil alih oleh PT Garuda Mataram Motor dan akhirnya pada 1992 bergabung dengan Indomobil Group. Terakhir, di Juli 2019, mereka meluncurkan All New Tiguan Allspace sebagai mobil terbarunya di tanah air.
 
Meski kondisi otomotif Indonesia sedang stagnan, cenderung turun, dan kalah bersaing dengan merek-merek Jepang, Volkswagen masih tetap tegar dengan tetap menjual mobil-mobilnya di tanah air. Berbeda dengan Chevrolet yang sudah tidak tahan dengan kondisi di tanah air, dan akhirnya mengurangi bisnisnya di tanah air dengan menghentikan penjualan sementara layanan purna jual tetap diteruskan.
 

(UDA)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif