Dirjen Perhubungan Darat Budi Setiyadi, kemacetan arus mudik lebaran menjadi perhatian pemerintah. Medcom.id/M. Bagus Rachmanto
Dirjen Perhubungan Darat Budi Setiyadi, kemacetan arus mudik lebaran menjadi perhatian pemerintah. Medcom.id/M. Bagus Rachmanto

Lalu Lintas

Pemerintah Siapkan Antisipasi Macet Lebaran

M. Bagus Rachmanto • 14 Maret 2018 17:39
Jakarta: Tiga bulan menjelang arus mudik lebaran 2018, pemerintah melalui Ditjen Perhubungan Darat sudah menyiapkan pola pengaturan arus lalu lintas (lalin) dan kendaraan dari sekarang, baik di jalur mudik lintas pantura, lintas selatan dan jalur alternatif tol.
 
Menurut Direktur Jenderal (Dirjen) Perhubungan Darat, Budi Setiyadi ada beberapa tempat atau kabupaten khusus yang jalurnya spesifik dan perlu mendapat perhatian yang khusus pula. 
 
Kehadiran pasar di sejumlah titik jalur pantura dianggap berkontribusi terhadap kemacetan pada saat peningkatan arus mudik lebaran. Penyebab kemacetan karena banyak pedagang yang memanfaatkan bahu jalan sehingga arus lalu lintas yang menuju ke arah Jawa Tengah maupun Jakarta tersendat. 

"Secara spesifik saya akan rapatkan kembali nanti di Tegal, untuk membahas jalur mulai dari Brebes, Pekalongan sampai Pemalang akan ada beberapa pola," kata Budi di Rakornas Hubdat 2018, di Jakarta, Rabu (14/3/2018).
Pemerintah Siapkan Antisipasi Macet Lebaran
Lebih lanjut Budi mengatakan, untuk penjual makanan atau oleh-oleh akan diarahkan agar lebih tertib, jadi tidak setiap tempat ada penjual oleh-oleh sehingga konflik kendaraan semakin banyak. Termasuk mengatur kendaraan seperti dokar atau becak untuk tidak melintas di jalur utama, sehingga tidak mengganggu arus lalu lintas. 
 
Sementara untuk ruas tol Jakarta-Surabaya, kata Budi, saat lebaran nanti sudah bisa dilalui, walaupun kemungkinan masih ada beberapa ruas yang masih fungsional.
 
"Fungsional itu dari Tegal ke Pemalang dan Madiun-Nganjuk, kemarin sudah di survei oleh Kakorlantas, kemudian dari Madiun ke Nganjuk itu juga masih fungsional. Intinya Kementerian PUPR dan pegelola jalan tol sudah mengatakan sudah bisa dilalui, itu juga akan memudahkan kita untuk pengaturannya," jelas Budi.
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(UDA)




TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan