NEWSTICKER
Tol Layang Jakarta-Cikampek telah diresmikan Presiden Joko Widodo. Jasmar
Tol Layang Jakarta-Cikampek telah diresmikan Presiden Joko Widodo. Jasmar

Keselamatan Lalu Lintas

Fitur Keselamatan Jalan Tol Layang Jakarta-Cikampek

Otomotif keselamatan lalu lintas Jalan Tol Layang Jakarta-Cikampek
M. Bagus Rachmanto • 13 Desember 2019 07:17
Jakarta: Jalan Tol Layang Jakarta-Cikampek telah diresmikan Presiden Joko Widodo meresmikan, Kamis, 12 Desember 2019. Tol layang ini diharapkan dapat mengurangi kemacetan di ruas Jalan Tol Jakarta-Cikampek.
 
"Alhamdulillah pembangunan Jalan Tol Jakarta-Cikampek II elevated sudah rampung. Dan segera bisa kita manfaatkan," kata Jokowi saat meresmikan Jalan Tol layang Jakarta-Cikampek, Kamis, 12 Desember 2019.
 
Jokowi mengaku mendapat banyak keluhan soal kemacetan di Tol Jakarta-Cikampek. Kemacetan berlangsung berjam-jam setiap hari. "Saya harap ini bisa mengurai kemacetan yang sering dirasakan masyarakat. Terjebak berjam-jam sekarang bisa dihindari, dan kita harap kemacetan di jalur ini bisa berkurang 30 persen. Ini bisa mengirit BBM," ujar dia.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Pada kesempatan sama, Kepala BPJT Danang Parikesit mengatakan, Jalan Tol Jakarta-Cikampek II (Elevated) dapat diakses melalui dua pintu masuk dan keluar, yakni Simpang Susun (SS) Cikunir dan Karawang Barat.
 
“Ada fitur keselamatan di jalan tol ini, yaitu delapan titik emergency U-Turn dan 113 unit CCTV,” lanjutnya.
 
Tambah lagi, ia menambahkan, Jalan Tol Jakarta-Cikampek II (Elevated) juga dilengkapi dengan beberapa armada kendaraan, yaitu mobil derek, patroli jalan raya, patroli layanan jalan tol, rescue, dan ambulance sehingga pengguna jalan tol merasa aman dan nyaman.
 
Jalan Tol Layang Japek sepanjang 38 Km ini berada tepat di sebagian ruas Jalan Tol Jakarta-Cikampek eksisting, membentang dari ruas Cikunir hingga Karawang Barat (Sta 9+500 sampai dengan Sta 47+500). Untuk saat ini, Jalan Tol Jakarta-Cikampek II (Elevated) hanya untuk kendaraan tujuan jarak jauh, khusus untuk kendaraan golongan I non bus dan non truk.
 
Operasionalnya dilaksanakan Badan Usaha Jalan Tol (BUJT) PT Jasamarga Jalan Layang Cikampek (JJC) yang merupakan anak usaha PT Jasa Marga. Proyek pembangunan Jalan Tol Layang Japek dikerjakan PT Waskita Karya (Persero) Tbk bersama PT Acset Indonusa Tbk (kerja sama operasi) dengan biaya konstruksi Rp11,69 triliun.
 
Jalan tol ini memilki 9 zona konstruksi yakni:
1. Zona I Cikunir – Bekasi Barat sepanjang 2,94 km. 2. Zona II Bekasi Barat – Bekasi Timur sepanjang 3,42 km.
3. Zona III Bekasi Timur – Tambun sepanjang 4,40 km.
4. Zona IV Tambun – Cibitung sepanjang 3,30 km. 5. Zona V Cibitung – Cikarang Utama sepanjang 4,66 km.
6. Zona VI Cikarang Utama – Cikarang Barat sepanjang 1,96 km.
7. Zona VII Cikarang Barat – Cibatu sepanjang 3,11 km.
8. Zona VIII Cibatu – Cikarang Timur sepanjang 3,00 km.
9. Zona IX Cikarang Timur – Karawang Barat sepanjang 9,58 km.
 

 

(UDA)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif