DKI Jakarta: Pertamina Dex kini menjadi sorotan karena harganya melambung tinggi belakangan. Di satu sisi, bahan bakar minyak (BBM) untuk mesin diesel ini juga menjadi kebutuhan bagi mobil-mobil modern.
BBM ini merupakan varian premium untuk kendaraan diesel yang menginginkan performa lebih baik. Dengan angka cetane lebih tinggi dari Dexlite, Pertamina Dex menawarkan pembakaran lebih sempurna dan minim residu.
Dikutip dari situs Pertamina Patra Niaga, Pertamina Dex memiliki cetane number (CN) 53, tertinggi dibandingkan jenis diesel lainnya (Dexlite 51, Bio Solar 48), sehingga pembakaran lebih sempurna dan mesin lebih bertenaga.
Dengan kadar sulfur maksimal 50 PPM, bahan bakar ini memenuhi standar EURO 4, menjadikannya lebih ramah lingkungan dan aman untuk mesin common rail modern.
Baca Juga:
Cek Cicilan Kredit Jetor T2, Mulai dari Rp12 Jutaan
Dengan CN 53 dan rendah sulfur, Pertamina Dex dirancang untuk meningkatkan tenaga mesin secara optimal dan memberikan akselerasi yang lebih. Selain itu, kualitas pertamina dex juga turut berpengaruh dalam kebersihan mesin, mencegah karat, dan mengurangi risiko kerusakan komponen sehingga memperpanjang umur mesin.
Saat ini, dalam 10 tahun ke belakang, mobil dengan mesin diesel sudah menggunakan teknologi Common Rail. Misalkan sebut saja Toyota Innova Reborn, Toyota Fortuner, Mitsubishi Pajero Sport, Isuzu MU-X/D-Max, Hyundai Santa Fe, serta hingga Nissan Terra.
Nah bagaimana dengan mobil sobat Medcom.id, sudah pakai bbm yang sesuai dengan spesifikasinya?
DKI Jakarta: Pertamina Dex kini menjadi sorotan karena harganya melambung tinggi belakangan. Di satu sisi,
bahan bakar minyak (BBM) untuk mesin diesel ini juga menjadi kebutuhan bagi mobil-mobil modern.
BBM ini merupakan varian premium untuk kendaraan diesel yang menginginkan performa lebih baik. Dengan angka cetane lebih tinggi dari Dexlite, Pertamina Dex menawarkan pembakaran lebih sempurna dan minim residu.
Dikutip dari situs Pertamina Patra Niaga, Pertamina Dex memiliki cetane number (CN) 53, tertinggi dibandingkan jenis diesel lainnya (Dexlite 51, Bio Solar 48), sehingga pembakaran lebih sempurna dan mesin lebih bertenaga.
Dengan kadar sulfur maksimal 50 PPM, bahan bakar ini memenuhi standar EURO 4, menjadikannya lebih ramah lingkungan dan aman untuk mesin common rail modern.
Dengan CN 53 dan rendah sulfur, Pertamina Dex dirancang untuk meningkatkan tenaga mesin secara optimal dan memberikan akselerasi yang lebih. Selain itu, kualitas pertamina dex juga turut berpengaruh dalam kebersihan mesin, mencegah karat, dan mengurangi risiko kerusakan komponen sehingga memperpanjang umur mesin.
Saat ini, dalam 10 tahun ke belakang, mobil dengan mesin diesel sudah menggunakan teknologi Common Rail. Misalkan sebut saja Toyota Innova Reborn, Toyota Fortuner, Mitsubishi Pajero Sport, Isuzu MU-X/D-Max, Hyundai Santa Fe, serta hingga Nissan Terra.
Nah bagaimana dengan mobil sobat Medcom.id, sudah pakai bbm yang sesuai dengan spesifikasinya?
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(UDA)