Generasi pertama Toyota Hilux sudah hadir sejak tahun 1968. Toyota
Generasi pertama Toyota Hilux sudah hadir sejak tahun 1968. Toyota

Sejarah Otomotif

52 Tahun Roda Toyota Hilux Berputar

Ekawan Raharja • 24 Agustus 2020 11:50
Jakarta: Toyota sebagai salah satu produsen mobil terbesar di dunia menawarkan beragam model untuk berbagai keperluan, termasuk untuk kebutuhan kendaraan komersial. Di segmen ini mereka memiliki sejumlah model dan ukuran, termasuk Hilux yang sudah beroperasi puluhan tahun.
 
Kendaraan berbasis pikap kabin ganda ini sudah diproduksi sepanjang 52 tahun, sejak 1968, menggantikan model truk Toyota Light Scout. Hilux diproduksi sebagai pikap perkotaan yang tidak membutuhkan daya angkut barang besar.
 
Mengingat model ini digunakan untuk area perkotaan, desain yang digunakan mempertahankan mesin depan, tidak terlihat kaku, dan tetap stylish sehingga cocok dipakai oleh warga kota pemilik usaha. Nilai-nilai ini yang kemudian menyesuaikan namanya, yaitu High (tinggi) dan Lux (mewah) sehingga melepaskan kesan mobil angkutan barang.
 
Hilux generasi awal mengadopsi konstruksi sasis terpisah antara kabin dan bak belakang, serta mengandalkan suspensi double wishbone di depan dan per daun (leaf spring) di belakang.
 
Dengan daya angkut maksimal 1.000 kg, Hilux memakai mesin 1.490 cc 4-silinder bertenaga 70 PS @ 5.000 rpm serta transmisi manual 4-speed. Perubahan kemudian terjadi di tahun 1971 dengan memanfaatkan mesin lebih besar 1.587 cc 4-silinder bertenaga 83 PS @ 5.400 rpm, disertai opsi bak belakang standar atau lebih panjang.
 

Inovasi di Hilux Generasi Ke-3

52 Tahun Roda Toyota Hilux Berputar
Hilux generasi ke-3. Toyota
 
Salah satu bentuk keseriusan Jenama asal Jepang ini menggarap pasar Amerika Serikat adalah dengan kemunculan Hilux generasi ke-3 tahun 1978. Kemunculan mobil pekerja ini disertai dengan pesan 'Hilux California: born in Japan, raised in the U.S' untuk menunjukkan jati dirinya sebagai produk Jepang yang pas untuk lifestyle warga di sana.
 
Salah satu yang menjadi ciri khas dari truk ringan ini adalah penggunaan tulisan Toyota di pintu bak belakang. Hingga saat ini ciri khas tersebut terus berlanjut ke generasi-generasi berikutnya.
 
Model termahal Super Deluxe juga memperoleh benefit dari ruang kabin yang dibuat lebih panjang sekitar 90 mm sehingga lebih luas. Ia juga telah mengadopsi mesin serupa generasi kedua namun dengan standar emisi gas buang lebih baik. Termasuk aplikasi rem cakram untuk meningkatkan sektor safety dan membuatnya lebih andal di jalan aspal.
 
Selain itu, generasi ini merupakan model pertama yang menggunakan sistem penggerak 4 roda (4WD) masuk ke dalam line-up Hilux di bulan Oktober 1979. Perubahan sistem penggerak ini kemudian diikuti juga dengan penggunaan  mesin lebih besar 18R-J 2.000 cc 4-silinder bertenaga 109 PS.
 
Di bulan Desember 1979, dapur pacu diesel Type L untuk pertama kalinya dipakai oleh Hilux berpenggerak roda belakang. Mengandalkan unit 2.188 cc 4-silinder, sanggup menghasilkan tenaga 72 PS @ 4.2000 rpm dan torsi 142 Nm @ 2.400 rpm. Tidak berhenti sampai di situ, model kabin ganda dengan 2 deret bangku diperkenalkan pada Bulan Oktober 1981.
 

Hilux Masuk Ke Indonesia Di saat Generasi Ke-7

52 Tahun Roda Toyota Hilux Berputar
Hilux generasi ke-7. Toyota
 
Hilux generasi 7 hadir di Indonesia pada tahun 2006 sebagai bagian dari Innovative International Multi-purpose Vehicle (IMV) project. Sebelumnya, segmen truk ringan atau pikap di Indonesia diisi oleh Toyota Kijang untuk memenuhi kebutuhan kendaraan komersil serbaguna berharga terjangkau.
 
Hilux generasi ke-7 secara global ini berbagi sasis dengan Kijang Innova dan Fortuner. Untuk pertama kalinya Hilux tidak lagi diproduksi di Jepang dan pindah ke Thailand, Argentina, dan Afrika Selatan. Termasuk produksi sebagian besar komponen mesin diesel di Thailand, mesin bensin di Indonesia, dan transmisi manual di India. Selanjutnya, Hilux diekspor ke negara-negara Asia, Eropa, Afrika, Amerika Latin, dan Timur Tengah.
 
Langkah memasukkan Hilux ke Indonesia dirasa pas dengan kondisi pasar lokal yang membutuhkan pikap serbaguna di segala medan jalan. Model single cabin (S-Cab) yang dipasarkan berbagi unit bensin dengan Kijang Innova, yakni 1TR-FE 1.998 cc VVT-i bertenaga 136 PS @ 5.600 rpm dan torsi 183 Nm @ 4.000 rpm. Saat itu tersedia opsi transmisi manual 5-speed dengan distribusi daya 4x4.
 
Tahun 2007 barulah model 4x2 dihadirkan dengan pilihan model S-Cab dan cab & chassis.
 
Generasi ke-8 juga akhirnya dihadirkan di Indonesia pada tahun 2015. Inovasi di generasi ini lebih mengedepankan desain yang sporty dan modern tanpa menghilangkan jejak sebuah kendaraan untuk segala medan. Mobil ber-body bongsor ini lahir dengan garis-garis yang lebih tegas di eksterior, dan Kesan elegan dan stylish begitu terasa pada bagian interior.
 
Sektor kenyamanan ditingkatkan, seperti jok ala bucket seat sehingga lebih nyaman untuk perjalanan jauh. Sebuah handlebar juga disediakan sehingga penumpang dapat duduk lebih stabil dengan berpegangan ketika diajak melalui medan non aspal.
 
Hilux dilengkapi shockbreaker dengan travel lebih panjang sehingga kondisi dalam kabin lebih stabil dan nyaman saat ada guncangan serta lebih mudah melewati jalan rusak. Kabin juga dibuat kedap suara sehingga lebih senyap.
 
Mesin yang digunakan masih sama dengan generasi sebelumnya, yakni unit bensin dan diesel non VNT untuk model single cabin, dan diesel VNT untuk model extra cabin dan double cabin. Selain varian yang sudah ada yaitu Single Cabin 2.0 Gasoline, Single Cabin 2.5 Diesel, Double Cabin 2.5 V 4x4, Double Cabin 2.5 G 4x4 dan Double Cabin 2.5 E 4x4, tersedia juga varian Extra Cabin 2.5 E 4x4.

Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(UDA)




TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan