Liuzhou: Produsen otomotif asal China, Wuling berkomitmen untuk terus memperluas lini produk untuk market global, tak terkecuali pasar Indonesia.
Vice President of SAIC-GM-Wuling (SGMW), Han Dehong memaparkan kalau setidaknya ada beberapa lini dari berbagai segmen yang direncanakan untuk dipasarkan di tanah air dalam waktu yang akan datang.
Dalam paparannya, Han Dehong mengungkap empat model berbeda segmen yang akan didatangkan ke Indonesia, salah satunya All-New Car A- model yang diduga kuat adalah Wuling Mini EV alias Aira EV yang sempat dipamerkan Wuling Indonesia beberapa waktu lalu. Mobil ini disinyalir bakal diluncurkan secara resmi di pameran Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026 mendatang.
Adapun tiga model lainnya antara lain Full-size Six-Seater SUV, Luxury Flagship SUV, hingga Commercial Vehichle.
“Kami berencana memperkenalkan model-model ini ke market yang sudah ada. Saya pikir Indonesia akan menjadi salah satu (market) tujuan. Kami berencana meluncurkan mobil-mobil ini mungkin tidak semuanya secara langsung, tapi lewat beberapa fase,” kata Han Dehong di markas SGMW, Liuzhou, China.
Model flagship masih dalam tahap studi
Dalam kesempatan mengunjungi markas Wuling di Luizhou, China. Wuling turut memperkenalkan model flagship mereka yakni Baojun Huajing S, sebuah SUV mewah yang mengusung sistem PHEV dan teknologi pintar terbaru hasil kolaborasi dengan Huawei. Selain itu, ada juga Baojun Yep Plus, mini SUV dengan desain bergaya boxy.
Baca Juga :
Diam-Diam, Wuling Pamer Mobil Lisrik Baru
Sebagai informasi, Baojun sendiri merupakan brand yang berada di bawah naungan SGMW. Sederhananya, Wuling dan Baojun masih ‘saudara’, hanya saja Baojun diposisikan pada kelas yang lebih premium.
Terkait dengan kepastian flagship dari brand saudara Wuling tersebut masuk ke Indonesia, pihak SGMW masih belum mengambil keputusan.
“Mengenai flagship khususnya Baojun, ini menjadi pembahasan lanjutan yang kami pertimbangkan untuk fase berikutnya portofolio kami di pasar Indonesia tapi kami belum memutuskannya saat ini. Jadi masih dalam tahap studi,” lanjut Han Dehong.
(Huajing S. dok Wuling)
Menurutnya, berbagai aspek yang masih dipertimbangkan termasuk positioning harga hingga strategi pendekatan dengan target konsumen.
“Jadi jika Anda ingin menjual model flagship, Anda harus tahu ekspektasi konsumen, pengalaman orang-orang itu akan berbeda. Sehingga untuk model di level flagship kami butuh studi menyeluruh dan mendetil. Jadi kami belum memutuskannya tapi kami yakin ada opportunity di segmen itu (di pasar Indonesia),” pungkas Han Dehong.
Dalam kesempatan berkunjung ke markas Wuling, redaksi Medcom.id juga mendapatkan kesempatan untuk melakukan test drive dengan lini Baojun seperti Huajing S hingga Yep Plus. Tunggu ulasan lengkapnya di Medcom.id.
(Huajing S. dok Wuling)
Liuzhou: Produsen otomotif asal China,
Wuling berkomitmen untuk terus memperluas lini produk untuk market global, tak terkecuali pasar Indonesia.
Vice President of SAIC-GM-Wuling (SGMW), Han Dehong memaparkan kalau setidaknya ada beberapa lini dari berbagai segmen yang direncanakan untuk dipasarkan di tanah air dalam waktu yang akan datang.
Dalam paparannya, Han Dehong mengungkap empat model berbeda segmen yang akan didatangkan ke Indonesia, salah satunya All-New Car A- model yang diduga kuat adalah Wuling Mini EV alias Aira EV yang sempat dipamerkan Wuling Indonesia beberapa waktu lalu. Mobil ini disinyalir bakal diluncurkan secara resmi di pameran Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026 mendatang.

Adapun tiga model lainnya antara lain Full-size Six-Seater SUV, Luxury Flagship SUV, hingga Commercial Vehichle.
“Kami berencana memperkenalkan model-model ini ke market yang sudah ada. Saya pikir Indonesia akan menjadi salah satu (market) tujuan. Kami berencana meluncurkan mobil-mobil ini mungkin tidak semuanya secara langsung, tapi lewat beberapa fase,” kata Han Dehong di markas SGMW, Liuzhou, China.
Model flagship masih dalam tahap studi
Dalam kesempatan mengunjungi markas Wuling di Luizhou, China. Wuling turut memperkenalkan model flagship mereka yakni Baojun Huajing S, sebuah SUV mewah yang mengusung sistem PHEV dan teknologi pintar terbaru hasil kolaborasi dengan Huawei. Selain itu, ada juga Baojun Yep Plus, mini SUV dengan desain bergaya boxy.
Sebagai informasi, Baojun sendiri merupakan brand yang berada di bawah naungan SGMW. Sederhananya, Wuling dan Baojun masih ‘saudara’, hanya saja Baojun diposisikan pada kelas yang lebih premium.
Terkait dengan kepastian flagship dari brand saudara Wuling tersebut masuk ke Indonesia, pihak SGMW masih belum mengambil keputusan.
“Mengenai flagship khususnya Baojun, ini menjadi pembahasan lanjutan yang kami pertimbangkan untuk fase berikutnya portofolio kami di pasar Indonesia tapi kami belum memutuskannya saat ini. Jadi masih dalam tahap studi,” lanjut Han Dehong.
(Huajing S. dok Wuling)
Menurutnya, berbagai aspek yang masih dipertimbangkan termasuk
positioning harga hingga strategi pendekatan dengan target konsumen.
“Jadi jika Anda ingin menjual model flagship, Anda harus tahu ekspektasi konsumen, pengalaman orang-orang itu akan berbeda. Sehingga untuk model di level flagship kami butuh studi menyeluruh dan mendetil. Jadi kami belum memutuskannya tapi kami yakin ada opportunity di segmen itu (di pasar Indonesia),” pungkas Han Dehong.
Dalam kesempatan berkunjung ke markas Wuling, redaksi Medcom.id juga mendapatkan kesempatan untuk melakukan test drive dengan lini Baojun seperti Huajing S hingga Yep Plus. Tunggu ulasan lengkapnya di Medcom.id.
(Huajing S. dok Wuling) Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda(PRI)