Solo: Toyota GR Corolla menunjukkan karakter performanya ketika diuji di Sirkuit Goro Assalam, Solo, Selasa (15/9). Test driver Medcom.id mendapat kesempatan merasakan performa hatchback lima pintu tersebut dalam format sprint rally.
Hot hatch ini mengusung mesin turbo 1.600 cc G16E-GTS yang menghasilkan tenaga 300 PS pada 6.500 rpm dan torsi 400 Nm pada 3.250–4.600 rpm. Tenaga tersebut disalurkan melalui transmisi otomatis delapan percepatan.
Ketika digunakan di jalan perkotaan, transmisi otomatis tersebut dapat bekerja dengan karakter halus. Namun, karakter responsifnya terasa ketika mobil dipacu di lintasan. Pengemudi juga dapat memilih mode Manual (M) untuk menaikkan dan menurunkan posisi gigi sesuai kebutuhan, dengan sensasi perpindahan yang menyerupai transmisi sequential.
Mengandalkan GR-FOUR 4WD
Toyota GR Corolla menggunakan sistem penggerak GR-FOUR 4WD dengan electronic multi-plate clutch. Sistem ini menyediakan tiga pilihan pembagian penggerak roda depan dan belakang, yakni 60:40, 50:50, dan 30:70.
Pengaturan tersebut memungkinkan karakter distribusi tenaga disesuaikan dengan kondisi berkendara. GR Corolla juga dilengkapi Torsen Limited Slip Differential (LSD) pada setiap as roda untuk membantu meningkatkan traksi dan handling sekaligus mengatur distribusi torsi antara roda kiri dan kanan.
Baca Juga:
'Tokyo Drift' di Basement ICE BSD, IMX 2026 Bawa Drift King
Pada sektor kaki-kaki, para insinyur melakukan pengembangan untuk mendukung kemampuan mobil ketika bermanuver. Langkah suspensi diperpanjang untuk meningkatkan artikulasi, sementara spring rate dioptimalkan dengan penggunaan pegas dual pitch.
Titik pemasangan trailing arm juga dinaikkan untuk mendukung stabilitas ketika mobil melakukan manuver cepat. Kombinasi pengembangan tersebut menjadi bagian dari karakter GR Corolla ketika digunakan di lintasan.
GR Corolla Diajak Sprint Rally
Sirkuit Goro Assalam di Solo digunakan sebagai arena sprint rally untuk menguji kemampuan GR Corolla. Lintasan yang memanfaatkan area motocross tersebut memiliki karakter low speed dengan kombinasi akselerasi, tikungan, dan lintasan lurus.
Pada momen start, GR Corolla mampu berakselerasi dengan cepat. Sistem penggerak empat roda membantu menyalurkan tenaga ke permukaan lintasan sehingga akselerasi dapat berlangsung tanpa ban kehilangan traksi secara berlebihan.
Ketika memasuki bagian tikungan, karakter suspensi dan sistem penggerak memberikan respons yang stabil. Mobil dapat diarahkan dengan cepat untuk kemudian kembali mendapatkan tenaga ketika memasuki lintasan lurus.
Baca Juga:
Intip Spesifikasi Mercy Lawas Purbaya yang Viral di TikTok
Respons transmisi otomatis delapan percepatan juga terasa sigap ketika digunakan di lintasan. Kombinasi mesin turbo dengan torsi 400 Nm membuat tenaga tersedia pada rentang putaran mesin yang cukup lebar, sehingga pengemudi dapat menjaga momentum ketika keluar dari tikungan.
Sistem pengereman juga mendapat dukungan ABS yang mengontrol tekanan rem dalam interval cepat. Pengaturan tersebut ditujukan untuk membantu menjaga efektivitas pengereman, termasuk ketika pengemudi melakukan pengereman sebelum memasuki tikungan.
Performa dan Kepraktisan dalam Satu Mobil
Meski membawa karakter GR yang berorientasi pada performa, GR Corolla tetap menggunakan format hatchback lima pintu. Artinya, mobil ini memiliki bangku belakang dan pintu samping yang memungkinkan akses penumpang belakang seperti mobil keluarga pada umumnya.
Kombinasi tersebut membuat Toyota GR Corolla memiliki dua karakter penggunaan. Di satu sisi, mobil dibekali mesin turbo 300 PS, sistem GR-FOUR 4WD, serta berbagai pengembangan pada kaki-kaki untuk kebutuhan performa. Di sisi lain, format lima pintu tetap memberikan kepraktisan yang dibutuhkan untuk penggunaan sehari-hari.
Solo: Toyota GR Corolla menunjukkan karakter performanya ketika diuji di Sirkuit Goro Assalam, Solo, Selasa (15/9).
Test driver Medcom.id mendapat kesempatan merasakan performa hatchback lima pintu tersebut dalam format sprint rally.
Hot hatch ini mengusung mesin turbo 1.600 cc G16E-GTS yang menghasilkan tenaga 300 PS pada 6.500 rpm dan torsi 400 Nm pada 3.250–4.600 rpm. Tenaga tersebut disalurkan melalui transmisi otomatis delapan percepatan.
Ketika digunakan di jalan perkotaan, transmisi otomatis tersebut dapat bekerja dengan karakter halus. Namun, karakter responsifnya terasa ketika mobil dipacu di lintasan. Pengemudi juga dapat memilih mode Manual (M) untuk menaikkan dan menurunkan posisi gigi sesuai kebutuhan, dengan sensasi perpindahan yang menyerupai transmisi sequential.
Mengandalkan GR-FOUR 4WD
Toyota GR Corolla menggunakan sistem penggerak GR-FOUR 4WD dengan electronic multi-plate clutch. Sistem ini menyediakan tiga pilihan pembagian penggerak roda depan dan belakang, yakni 60:40, 50:50, dan 30:70.
Pengaturan tersebut memungkinkan karakter distribusi tenaga disesuaikan dengan kondisi berkendara. GR Corolla juga dilengkapi Torsen Limited Slip Differential (LSD) pada setiap as roda untuk membantu meningkatkan traksi dan handling sekaligus mengatur distribusi torsi antara roda kiri dan kanan.
Pada sektor kaki-kaki, para insinyur melakukan pengembangan untuk mendukung kemampuan mobil ketika bermanuver. Langkah suspensi diperpanjang untuk meningkatkan artikulasi, sementara spring rate dioptimalkan dengan penggunaan pegas dual pitch.
Titik pemasangan trailing arm juga dinaikkan untuk mendukung stabilitas ketika mobil melakukan manuver cepat. Kombinasi pengembangan tersebut menjadi bagian dari karakter GR Corolla ketika digunakan di lintasan.
GR Corolla Diajak Sprint Rally
Sirkuit Goro Assalam di Solo digunakan sebagai arena sprint rally untuk menguji kemampuan GR Corolla. Lintasan yang memanfaatkan area motocross tersebut memiliki karakter low speed dengan kombinasi akselerasi, tikungan, dan lintasan lurus.
Pada momen start, GR Corolla mampu berakselerasi dengan cepat. Sistem penggerak empat roda membantu menyalurkan tenaga ke permukaan lintasan sehingga akselerasi dapat berlangsung tanpa ban kehilangan traksi secara berlebihan.
Ketika memasuki bagian tikungan, karakter suspensi dan sistem penggerak memberikan respons yang stabil. Mobil dapat diarahkan dengan cepat untuk kemudian kembali mendapatkan tenaga ketika memasuki lintasan lurus.
Respons transmisi otomatis delapan percepatan juga terasa sigap ketika digunakan di lintasan. Kombinasi mesin turbo dengan torsi 400 Nm membuat tenaga tersedia pada rentang putaran mesin yang cukup lebar, sehingga pengemudi dapat menjaga momentum ketika keluar dari tikungan.
Sistem pengereman juga mendapat dukungan ABS yang mengontrol tekanan rem dalam interval cepat. Pengaturan tersebut ditujukan untuk membantu menjaga efektivitas pengereman, termasuk ketika pengemudi melakukan pengereman sebelum memasuki tikungan.
Performa dan Kepraktisan dalam Satu Mobil
Meski membawa karakter GR yang berorientasi pada performa, GR Corolla tetap menggunakan format hatchback lima pintu. Artinya, mobil ini memiliki bangku belakang dan pintu samping yang memungkinkan akses penumpang belakang seperti mobil keluarga pada umumnya.
Kombinasi tersebut membuat Toyota GR Corolla memiliki dua karakter penggunaan. Di satu sisi, mobil dibekali mesin turbo 300 PS, sistem GR-FOUR 4WD, serta berbagai pengembangan pada kaki-kaki untuk kebutuhan performa. Di sisi lain, format lima pintu tetap memberikan kepraktisan yang dibutuhkan untuk penggunaan sehari-hari.
(UDA)