Subang: Menteri Pertahanan, Sjafrie Sjamsoeddin, meninjau langsung perkembangan Proyek Mobil Nasional di Kabupaten Subang, Jawa Barat, pada Rabu (10-6-2026). Kunjungan tersebut dilakukan untuk melihat progres pembangunan fasilitas manufaktur sekaligus kesiapan pengembangan ekosistem industri otomotif nasional yang tengah disiapkan pemerintah.
Sjafrie menegaskan pengembangan industri manufaktur strategis nasional memiliki peran penting dalam memperkuat kemandirian industri dalam negeri.
“Kawasan Mobil Nasional merupakan instalasi strategis yang memiliki nilai penting dalam mendukung penguatan industri nasional, penguasaan teknologi, serta pembangunan ekosistem manufaktur yang terintegrasi,” kata Sjafrie dikutip dari Antara.
Selain meninjau lokasi pembangunan, Sjafrie juga menerima paparan terkait fasilitas utama yang akan dibangun, mulai dari area manufaktur, pusat rekayasa kendaraan, fasilitas pengujian, hingga sarana pendukung lainnya yang menjadi bagian dari master plan kawasan.
Baca Juga:
Alasan Geely EX2 Jadi Pilihan Mobil EV Pertama
Pemerintah menilai proyek mobil nasional ini berpotensi memberikan dampak ekonomi yang signifikan bagi Kabupaten Subang dan wilayah sekitarnya. Kehadiran kawasan industri tersebut diproyeksikan mampu meningkatkan aktivitas industri, memperkuat rantai pasok lokal, serta menarik investasi baru di sektor manufaktur.
Dari sisi ketenagakerjaan, fasilitas manufaktur tersebut diperkirakan dapat menyerap sekitar 2.000 tenaga kerja yang terdiri dari lulusan sarjana maupun tenaga teknisi.
"Selain itu kehadiran dan operasionalisasi proyek mobil nasional ini di sana juga memberi dampak pada penguasaan teknologi otomotif berbasis listrik," ujar Sjafrie.
Subang: Menteri Pertahanan, Sjafrie Sjamsoeddin, meninjau langsung perkembangan Proyek
Mobil Nasional di Kabupaten Subang, Jawa Barat, pada Rabu (10-6-2026). Kunjungan tersebut dilakukan untuk melihat progres pembangunan fasilitas manufaktur sekaligus kesiapan pengembangan ekosistem industri otomotif nasional yang tengah disiapkan pemerintah.
Sjafrie menegaskan pengembangan industri manufaktur strategis nasional memiliki peran penting dalam memperkuat kemandirian industri dalam negeri.
“Kawasan Mobil Nasional merupakan instalasi strategis yang memiliki nilai penting dalam mendukung penguatan industri nasional, penguasaan teknologi, serta pembangunan ekosistem manufaktur yang terintegrasi,” kata Sjafrie dikutip dari Antara.
Selain meninjau lokasi pembangunan, Sjafrie juga menerima paparan terkait fasilitas utama yang akan dibangun, mulai dari area manufaktur, pusat rekayasa kendaraan, fasilitas pengujian, hingga sarana pendukung lainnya yang menjadi bagian dari master plan kawasan.
Pemerintah menilai proyek mobil nasional ini berpotensi memberikan dampak ekonomi yang signifikan bagi Kabupaten Subang dan wilayah sekitarnya. Kehadiran kawasan industri tersebut diproyeksikan mampu meningkatkan aktivitas industri, memperkuat rantai pasok lokal, serta menarik investasi baru di sektor manufaktur.
Dari sisi ketenagakerjaan, fasilitas manufaktur tersebut diperkirakan dapat menyerap sekitar 2.000 tenaga kerja yang terdiri dari lulusan sarjana maupun tenaga teknisi.
"Selain itu kehadiran dan operasionalisasi proyek mobil nasional ini di sana juga memberi dampak pada penguasaan teknologi otomotif berbasis listrik," ujar Sjafrie.
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda(UDA)